Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
353. Apa yang kamu lakukan?


__ADS_3

"Apa yang terjadi? kenapa aku merasakan ada bahaya yang terjadi dengan Bai Ying?" fikir Bai kecil yang sedang bersama Naga kecil.


"Kakak? ada apa?" tanya Naga kecil menatap Bai kecil yang terlihat cemas.


Keduanya terlihat tengah tidur dengan wujud kecil masing-masing di pohon yang ada di taman istana langit. Bai kecil sedikit ragu apa yang harus dia lakukan, tapi saat memikirkan anaknya mungkin dalam bahaya. Dia meminta Naga kecil untuk membawanya turun ke dunia dewa. Dengan menggunakan sebuah liontin yang pernah di gunakan Bai Ying, naga kecil dapat merobek ruang untuk muncul di sisi Bai Ying selama itu ada aura pemiliknya di benda tersebut.


"Bukankah paman Lin sedang turun ke dunia dewa?" tanya Naga kecil.


"Iya, tapi mungkin dia terlambat! karena saat dia akan pergi, aku merasakan dia untuk sementara masih berada di negeri langit. Tepatnya berada di Gunung Huangwu" jawab Bai kecil.


"Kenapa dia disana?" tanya Naga kecil bingung.


"Entahlah, sudah! cepat lakukan, jika sesuatu terjadi dengan keponakanmu.. Maka iparmu pasti membunuh aku dan kamu" ucap Bai kecil serius menatap Naga kecil.


"Aku tahu" naga kecil menatap liontin tersebut lalu sinar biru keluar dari matanya.


Swiss...


"Paman Lin?" ucap Bai kecil melihat Lin Dong muncul di tempat mereka.


"Kalian kemana?" tanya Lin Dong yang muncul disana.


"Ke dunia dewa. paman Lin, bukankah kamu harusnya sudah pergi ke dunia dewa? aku melihat mu menghilang saat itu" ucap Bai kecil.


"Aku memang berencana kesana, tapi ada sesuatu yang aneh membuatku tidak bisa keluar dari alam langit. Aku mencoba pergi ke gunung Huangwu untuk melihat ke tempat dimana aku membutuhkan sesuatu, tapi tetap saja setelah mendapatkannya itu tidak berguna" jawab Lin Dong menghela nafas.


Dia sadar kalau ini pasti perbuatan Mata emas, tapi dia tidak berdaya karena bahkan dia pun tidak bisa memaksa masuk ke pintu putih untuk membawa Lin Tian maupun melawan mata emas.


"Kalau begitu, bukankah akan sia-sia?" ucap Bai kecil memandang Naga kecil.


"Hei, tenang saja kakak! kekuatanku tidak ada hubungannya dengan mata emas itu, jadi dia tidak dapat mengendalikan ku apalagi menggagalkan apa yang sedang aku lakukan. Ingat, kita berasal dari suku yang berbeda" Jawab naga kecil dengan suara tenang.


Swishh...


"Berhasil!"


Keduanya serentak bahagia saat melihat portal muncul di belakang liontin tersebut, Lin Dong melihat itu juga senang karena dia sekarang memiliki cara untuk turun ke dunia dewa. Dia lalu meminta agar mereka berangkat bersama ke dunia dewa, karena dia merasakan ada sesuatu yang salah disana sekarang. Tentu Bai kecil merasakan hal yang sama dengan Lin Dong, jadi dia setuju untuk pergi bersama dengannya turun ke dunia dewa.

__ADS_1


"Ayo! aku sudah memiliki beberapa barang dari alam langit, jadi kita nanti bisa kembali dengan benda itu" ucap naga kecil yang pertama masuk ke dalam portal di ikuti Bai kecil dan Lin Dong dari belakang.


......................


"Hahah, sekarang kamu tidak bisa apa-apa lagi" ucap Monster perak memandangi Bai Ying yang tidak lagi dapat bergerak.


"Jangan sentuh dia!" teriak Hei An yang lagi-lagi muncul di belakang monster perak. Tapi dia terus di pukul mundur oleh mosnter perak dengan keras, membuat dia di penuhi luka. Di tempat lain, tiga lainnya juga mengalami nasib yang sama.


Bukan hanya mereka, bakan semua pasukan yang tadi datang juga terlihat keleahan dan sudah banyak korban disisi mereka. Kaisar api dan kaisar Chu juga terlihat menyedihkan hanya untuk melawan salah satu monster perak.


"Sial" ucap kaisar api dengan marah me yerang monster perak di depannya.


"Percuma saja, kamu sangat lemah" ucap monster perak bergerak untuk menahan dan memukul mundur Kaisar api.


BOOMM..


"Ugh!' Kaisar api terpukul mundur dan memuntahkan seteguk darah di tanah setelah terhempas begitu jauhnya.


"Saudara Yang!" teriak Kaisar Chu melihat Kaisar api jatuh.


"Sial, formasi teratai hitam!" teriak Kaisar Chu.


Banyak teratai muncul mengeliling kaisar Chu, setiap bunga teratai itu langsung menyerang ke arah monster perak. Meskipun di serang teratai hitam di dalam formasi besar itu, monster perak terlihat dapat bergerak bebas sambil menghindari setiap serangan teratai hitam.


BOOMM..


BOOMM..


"Hahaha, apakah cuman ini kekuatan kalian?" tanya monster perak memandangi kaisar api.


"Tidak, masih belum" teriak kaisar api berdiri. Dia melepaskan kekuatan penuhnya yang membuat rambut kaisar api berubah warna seperti api.


"Sembilan api surgawi bersatu! Teratai api surgawi" teriak Kaisar api.


Teratai kecil muncul di tangan kaisar Pai yang terbentuk dari sembilan api surgawi. Melemparkan Teratai kecil itu ke arah monster perak, membuat Kaisar api langsung kekurangan energi. Teratai api surgawi adalah tekniknya yang snagat menguras energi di dalam tubuhnya, karena itulah dia jarang menggunakan teknik itu.


"Hm?" monster perak melihat tertatai api itu langsung me jadi serius. Mengangkat kedua tangannya, sebelum teratai api mendekati Mosnter perak. Dia sudah memasang perisai energi untuk menahan serangan itu.

__ADS_1


BOOMM...


teratai api meledak yang membuat cukup besar gunjangan di sekitarnya, tapi saat kaisar api melihat lagi, monster perak itu tidak terluka bahkan sedikitpun. Hanya ada sedikit robekan di sisi kanan pakaian dari monster perak itu membuat kaisar api menatap monster perak dengan putus asa


"Apakah ini akhir dari dunia dewa?" fikir Kaisar api dengan sedih


"Hahaah, sepertinya hanya itu yang kamu miliki" ucap monster perak.


"Belum!" kaisar api dengan marah mengangkat pedangnya dan menyerang lagi ke arah monster perak.


Di tempat lain, monster perak mesum telah menyentuh wajah Bai Ying yang tidak dapat bergerak sedikitpun itu. Bai Ying mencoba memberontak tapi luka di tubuhnya membuat dia benar-benar tidak dapat menggerakkan badannya begitu muda.


"Hahaha, begitu sempurna!" kamu akan menjadi milimku" ucap mosnter darah dengan lembut membelai wajah Bai Ying.


"Jangan berani!" ucap Bai Ying dengan dingin.


"Hahaha, jangan terlalu dingin sayang. Lihat, biarkaj kekasihmu untuk melihat betapa liarnya kamu" ucap monster darah akan mulai menyentuh tempat sensitif milik Bai Ying.


"Brengsek! jangan sentuh dia" teriak Hei An, saat dia akan menyerang Monster perak mesum itu. Monster perak yang lain datang menghalangi Hei An, wajah Hei An sangat jelek dan dadanya terasa aman sakit.


"Kamu sangat lemah! lihatlah bagaimana wanitamu menjadi wanitaku" ucap monster perak mesum.


"Jangan sentuh dia!" teriak Hei An ingin maju tapi di halangi oleh yang lainnya.


"Selamat makan" ucap monster perak akan menyentuh area sensitif Bai Ying.


Plakk...


Sebuah tangan menghalangi tangan mosnter perak, membuat dia menjadi marah dan memandangi pria yang tiba-tiba muncul itu dengan penuh kebencian.


"Apa yang kamu lakukan?".


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2