
"Hm? akhirnya datang kah?" ucap Long Aotian dengan senyum.
Dewi air berdiri di samping Long Aotian, dia tidak berbicara ataupun melihat orang lain disana baginya orang-orang disana tidak lah penting tentu kecuali jika itu adalah orang yang dihormati oleh suami nya.
Swishh..
"Eh? suku Elf?" ucap banyak orang disana kaget.
Mereka juga telah melihat kalau suku elf masuk ke alam rahasia, termasuk beberapa alam lainnya sebelum itu tapi kebanyakan orang disana kaget karena Dewi Elf sendiri datang kesini.
Wanita cantik itu membuat orang sangat tergoda apalagi pakaiannya yang sangat sexy, di sampingnya pria berambut hijau tersenyum memandang ke arah Long Aotian.
Tapi wajahnya sedikit kesal setelah melihat banyak orang yang melihat ke arah wanitanya ini, dia tahu kalau wanita nya memang cantik tapi bukan kah tidak seharusnya di lihat seperti itu.
"Lain kali aku akan membelikan mu baju yang lebih tertutup" ucap Su Kun agak marah.
"Hehehe.... suamiku ternyata bisa marah juga" ucap Dewi Elf menggoda Su Kun.
"Cih! ayo temui saudara dan keluarga adik kecilku" ucap Su Kun.
Swish..
"Yo... saudara ke empat kamu ternyata yang dulu sampai disini, dimana kakak pertama?" ucap Su Kun.
Long Aotian hanya tersenyum dan memeluk Su Kun, Su Kun begitu dia membalas pelukan dari saudaranya itu.
Melihat dua pria berpelukan itu ada rasa aneh di mata orang disana, tentu sebagian dari mereka tahu siapa Long Aotian karena berita dia menjadi penguasa alam perang telah tersebar ke alam lain.
Dan Juga Su Kun mereka kurang tahu karena dia jarang keluar dari Alam elf tentu tidak ada informasi pasti tentang Su Kun juga karena suku elf adalah suku yang sangat ketat.
"Ini pasti nenek Sheng, kakek Mu dan Nenek Ming, salam" ucap Su Kun memberi hormat kepada ketiganya.
"Hahaha... anak-anak yang baik, kalian benar-benar sama jeniusnya dengan An'er" ucap Mu Chao bahagia melihat Su Kun dan Long Aotian yang sopan itu.
"Iya! sayang kakek Lin kalian tidak ada disini, mereka pasti senang juga" ucap Ming Bi'er penuh senyum.
"Hehehe.... lain kali kami akan datang mengunjungi kalian semua, kali ini kami datang ingin bertemu dengan adik kecil tapi sepertinya dia tidak ada, tapi malah aku lihat nenek Sheng sedang marah, ayo nek! katakan padaku siapa yang membuat mu kesal?" ucap Su Kun dengan penuh kebanggaan.
__ADS_1
"Tidak, hanya masalah kecil" ucap Sheng Lien.
Mendengar itu Su Kun sementara waktu diam, lalu dia melihat ke arah Long Aotian dengan senyum seperti megerti apa yang ingin di katakan Su Kun Long Aotian mengangguk.
Dia memanggil salah satu bawahan Dewi air dan menanyakan apa yang terjadi disini, setelah mendengar apa yang membuat Sheng Lien marah wajah Su Kun masih tenang tapi auranya sudah berubah dari sebelumnya.
"Berani menghina keluarga ku, apa kalian fikir karena kalian dewa penguasa tingkat tinggi aku takut?" ucap Su Kun dengan serius.
Long Aotian juga mengeluarkan aura pertempuran nya, melihat betapa keras nya aura Pertempuran Long Aotian semua orang mengerti kalau dewa penguasa alam perang ini tidak bisa di remehkan.
Di tambah Su Kun yang auranya tak kalah dengan penguasa tingkat menengah, kedua nya adalah orang-orang luar biasa dan mereka begitu hormat kepada Sheng Lien dan Mu Chao.
Jelas jika dia dewa angin dan dewa Ying membuat masalah maka bukan saja dia melawan empat alam tapi tujuh alam sekaligus.
"I..ini sungguh kesalahan" ucap Dewa angin dengan gugup, dia sekarang tahu kalau anak nya itu pembawa sial dan pasti setelah dia keluar akan memberi dia hukuman.
"Iya... kami benar-benar minta maaf atas salah anak kami itu" ucap dewa Ying.
Mendengar itu Long Aotian dan Su Kun saling pandang mereka melihat ke arah Sheng Lien, jika Sheng Lien masih kurang senang maka mereka berdua pasti akan bertindak.
Melihat keduanya menunggu jawaban dari dia, Sheng Lien terlihat senang anak-anak ini benar-benar menghormati dia tulus jadi karena dia sedang dalam hati yang baik dia melepaskan keduanya.
"Hm.. mungkin tidak" ucap Long Aotian melihat ke arah Dewi air sambil tersenyum.
"Hei...! kamu mendapatkan wanita yang baik, dan lembut sungguh beruntung" ucap Su Kun menyenggol pinggang Long Aotian dengan lembut.
Mendengar hal itu Long Aotian tersenyum, memang Dewi air adalah wanita yang benar-benar lembut dan dia pun merasa bahagia mendapatkan nya, dia akan membawa Dewi air pulang setelah alam langit terbuka untuk menikahinya secara resmi, itulah janjinya.
"Jadi dimana kakak pertama dan kucing sialan itu? jika dia tidak bisa memberikan aku sedikit keuntungan lagi maka aku akan menendang bokongnya" ucap Su Kun dengan kesal.
Long Aotian hanya menggelengkan kepala dia mengerti kenapa Su Kun sangat marah, tapi dia juga tahu kalau Su Kun bukan marah hanya dia ingin bertemu dengan saudaranya untuk mencari alasan agar bisa memukul kucing itu juga.
"Hahaha... aku mendengar ada yang berteriak kucing sialan padaku? ayo! siapa itu" ucap Bai kecil yang muncul dengan wujud manusia nya.
Dia terlihat datang sendiri tanpa ada Dewi bunga yang menemaninya disana, dan saat semua orang melihat pria yang datang wajah semua orang berubah.
"Kaisar harimau?" ucap semua orang disana dengan kaget.
__ADS_1
Mereka yang adalah dewa penguasa alam tentu tahu wajah kaisar harimau, dan juga gayanya sekarang mereka sekali lagi melihat kaisar harimau muncul di alam langit.
"Ternyata dia tidak mati" ucap Beberapa dewa penguasa.
"Hm? oh! lihat dua saudaraku telah datang" ucap Bai kecil melihat ke arah Su Kun dan Long Aotian.
Long Aotian dan Su Kun saling pandang lalu tersenyum, tiba-tiba Long Aotian menghilang dan muncul di depan Bai kecil dengan sangat cepat.
BOOMM....
"Pukulan mu lebih kuat dari terakhir kita bertemu" ucap Bai kecil menangkis pukulan Long Aotian.
"Terima kasih! jadi saudara Bai kita bermain?" ucap Long Aotian.
"Orang itu belum datang dan disini masih banyak orang" ucap Bai kecil dengan senyum.
"Tidak masalah! ayo!" ucap Long Aotian.
BOOMM...
"Hahaha... kalau begitu ayo! lawan aku!" ucap Bai kecil mengeluarkan aura nya yang juga sangat kuat.
"Bagus! kucing sialan aku akan memanah pantat mu hati-hari" ucap Su Kun melepaskan panah nya ke arah Long Aotian dan Bai kecil.
Swish...
"Hm?"
BOOMM....!
Panah itu meledak dan kedua nya menghindari panah itu dengan cepat, Long Aotian tersenyum memandang ke arah Su Kun, dan Bai kecil terlihat santai berdiri di langit.
Tapi tak lama Su Kun, Long Aotian dan Bai kecil menghilang dan pertarungan di langit pun terjadi di bawah mata tak percaya semua orang disana.
Swish...
BOOMM...
__ADS_1
BOOMM...