Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
90. Sifat Wanita Yang Tak Pernah Bisa Hilang


__ADS_3

Tiba-tiba sebuah pukulan mentah langsung menghantam wajah pria itu dengan sangat keras..


Pria tersebut langsung terbang mundur jauh dari tempat dia berada sebelumnya setelah di pukuli Lin Tian yang tiba-tiba muncul di hadapannya.


"Oh sial! apakah mataku salah?" ucap Hei Son melihat betapa kuatnya Lin Tian.


Dia tidak menyangka kalau pemuda yang berasal dari alam kehidupan ini benar-benar sangat kuat, bahkan dengan satu kali pukulan bisa melemparkan musuh nya dengan sangat mudah.


"Sial!" ucap pria tersebut dengan marah memandang Lin Tian.


Wajah nya di pukuli dengan sangat keras membuat dia agak pusing untuk sementara waktu, dia pun perlahan mencoba untuk tenang dan memandang Lin Tian dengan wajah serius.


Dia benar-benar telah meremehkan pemuda yang ada di depan dia ini, jika tebakan dia benar fisik pemuda ini tidak kalah dengan seorang alam dewa surgawi tingkat tinggi tahap puncak atau mungkin lebih.


"Ini akan merepotkan!" ucap pria tersebut menatap Lin Tian.


"Iya bagaimana rasa nya wajahmu di pukuli oleh tinju kecil ku ini?" ucap Lin Tian sambil tersenyum.


Kekuatan pukulan nya barusan sudah tujuh puluh persen dari kekuatan fisik aslinya, jadi menurut Lin Tian jika dia benar-benar bertarung dengan krkuaran fisik penuh mungkin dia bisa sejajar dengan dewa penguasa tingkat rendah jika bertarung dengan fisik saja.


"Nak! jangan sombong! di mataku kamu tetap hanya semut!" ucap Pria tersebut.


Perlahan sebuah energi hitam muncul di tangan pria tersebut, Lin Tian yang melihat energi hitam itu merasa ada sesuatu yang aneh di dalam tubuhnya sedang bergerak.


"Apa ini?" ucap Lin Tian dengan hati-hati.


BOOMM...


"Tinju Hitam!" ucap pria tersebut.


Lin Tian juga langsung menggunakan tinju nya melawan tinju Hitam lawannya itu yang membuat keduanya bertarung dengan fisik mereka di langit.


BOOMM..


BOOMM...


BOOMM...


"Sungguh kuat!" ucap Wanita Zu yang melihat ke arah Lin Tian yang sedang bertempur itu.


"Jangan tinggalkan aku!" ucap Sheng Chu'er yang masih berteriak mencoba mencari Lin Tian.

__ADS_1


Swishh..


"Apa yang terjadi dengan wanita ini? kenapa sifatnya menjadi seperti anak kecil?" fikir Hei Son yang sudah berada di samping Sheng Chu'er.


Dia telah menyelesaikan beberapa Orang misterius itu dan karena orangnya bisa menyelesaikan yang lain maka nya dia datang untuk melindungi Sheng Chu'er.


Tapi saat dia melihat Sheng Chu'er yang bersikap aneh membuat Hei Son menjadi agak bingung, padahal setau dia wanita ini memiliki ketenangan dan pengendalian diri yang luar biasa.


"Cih! aku hanya harus melindungi dia saja" ucap Hei Son pada akhirnya.


BOOMM...


"Sial!" teriak pria yang jadi lawan Lin Tian.


BOOMM...


"Nak! kita akan bertemu lagi!" ucap pria tersebut.


Dia tahu kalau jika terus bertarung dengan Lin Tian dia tidak akan dapat menang, dan rencana penyergapan yang dia atur juga sudah gagal, lebih baik dia pergi dan bergabung dengan kelompok lainnya untuk membantu yang lain.


"Kamu fikir bisa kabur dari ku?" ucap Lin Tian.


Pedang elemen muncul di tangan Lin Tian lalu dengan seketika dia menghilang dari tempat dia berada sebelumnya.


"Hm? meledakan diri?" ucap Lin Tian.


Lin Tianerobek ruang dan menghindar dari tubuh pria itu, dan benar saja setelah Lin Tian masuk ke dalam ruang pria tersebut meledak seketika itu.


Ledakan seorang dewa surgawi tingkat tinggi sangat lah kuat yang membuat area di sekitarnya terkena dampak yang keras.


Swisshh...


"Larikah?" ucap Lin Tian melihat sebuah energi hitam yang kabur ke arah berbeda dari tempat dia berada.


Teknik aneh yang dapat menghancurkan diri dan dapat menyelamatkan roh orang yang menggunakan nya itu memang sangat langka.


"Benar-benar kelompok yang kuat!" ucap Lin Tian dengan serius.


Dari sini Lin Tian semakin menjadi harus berhati-hati dengan kelompok yang sekarang dia sedang lawan ini.


karena bahkan dari apa yang dia lihat orang-orang ini memiliki banyak teknik kuat untuk menghadapi lawannya atau pun untuk menyelamatkan diri mereka sendiri.

__ADS_1


"Hm?" Lin Tian melihat kalau sebagian dari orang-orang misterius yang bertarung dengan alam kegelapan serta alam bunga telah kabur.


"Jangan mengejar!" perintah wanita Zu yang menghentikan orang-orang nya untuk mengejar kelompok tersebut.


"Saudari Zu kenapa kita tidak mengejar mereka?" tanya salah satu wanita cantik dari alam bunga.


"Kita tidak tahu apakah mereka mempunyai ahli yang kuat di belakang mereka, lebih baik kita memulihkan diri sebelum melawan mereka" jelas wania Zu itu dengan serius.


Yang lain akhirnya mengangguk setuju, memang benar yang di katakan saudari Zu mereka, mereka tidak tahu pasti kekuatan lawan jadi lebih baik mereka memulihkan diri sebelum bertemu dengan mereka lagi.


"Dan perasaan ku mengatakan kalau kita akan bertemu dengan mereka lagi nanti" ucap Wanita Zu dengan serius.


Setelah itu semua ahli dari alam bunga melihat ke arah Lin Tian dan Sheng Chu'er, mereka sedikit aneh dengan sifat yang di perlihatkan oleh Sheng Chu'er sekarang.


Biasanya wanita itu sangat tenang dan juga memiliki keanggunan tersendiri tapi sekarang di hadapan mereka entah kenapa Sheng Chu'er seperti seorang anak kecil yang selalu menempel kepada Lin Tian.


"Apa pemuda itu menggunakan sesuatu untuk membuat Sheng Chu'er jadi begitu?" ucap salah satu wanita alam bunga.


"Mungkin saja, setau ku Sheng Chu'er adalah wanita cantik bahkan di alam langit kecantikan nya hampir bisa menyaingi Dewi bunga" jawab yang lain.


"Jangan menggosipkan orang lain, andai jika itu tidak benar kalian akan kena getah nya sendiri" tegur wanita Zu kepada semua saudari nya itu.


Mendengar teguran wanita Zu itu semua nya terdiam dan menunduk kan kepala mereka, mereka wanita tentu tidak akan mudah menghilangkan sifat mereka yang ini.


Wanita Zu akhirnya membawa semua orang ke tempat Lin Tian dan rombongan Hei Son berada.


"Terima kasih telah membantu kami" ucap Wanita Zu kepada Lin Tian yang masih terlihat sibuk mencoba membujuk Sheng Chu'er yang sedang ngambek kepadanya.


"Eh! iya tidak masalah" balas Lin Tian buru-buru.


"Jangan tinggalkan aku!" ucap Sheng Chu'er menggenggam erat tangan Lin Tian.


Lin Tian tidak berdaya melihat sikap Sheng Chu'er yang sekarang, Hei Son juga tidak tahu harus apa karena dia sudah mendegar sendiri apa yang terjadi kepada Sheng Chu'er.


"Iya.. saudara Tian aku pun tidak tahu apa yang harus aku lakukan, coba kita tanya pada Saudari Zu" ucap Hei Son yang juga tak berdaya.


"Hm... Sebenarnya ada apa dengan Sheng Chu'er?" tanya Wanita Zu dengan bingung.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2