Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
171. Jembatan darah


__ADS_3

"Kak, sepertinya ambisi dari orang-orang misterius ini bukan hanya soal kekuasaan" ucap Bai kecil.


Lin Tian tidak menjawab dia masih terus berjalan mengikuti rombongan Nan Yong ke sebuah kota yang besar, Lin Tian melihat seluruh kota di lindungi oleh formasi besar yang juga mungkin hanya seorang Leluhur array tingkat tinggi dan formasi ini sungguh dapat menahan serangan dari seorang dewa penguasa tingkat menengah.


"Formasi yang cukup kuat" ucap Lin Tian.


"Hehehe, ini hanya formasi yang di buat oleh leluhur array tingkat tinggi saudara Tian, tidak pantas di sebutkan" ucap Nan Yong agak malu memandang Lin Tian.


Lin Tian mengangguk, meskipun formasi ini adalah formasi tingkat leluhur tapi itu hanya sebatas formasi yang hanya dapat menahan seorang dewa penguasa tingkat menengah, dan menurut Nan Yong ada formasi yang lebih kuat dari ini di ibukota alam bawah dimana para roh yang baru datang atau yang lama akan bereinkarnasi.


Sayangnya sekarang mereka ada dibagian timur dari ibukota, di setiap empat sisi dari ibukota di jaga oleh empat jenderal muda dari keluarga jenderal negeri langit dan Nan Yong mendapatkan tugas untuk menjaga bagian timur, sedangkan bagian barat di jaga oleh keluarga Dong, selatan keluarga Bei dan Utara oleh keluarga Zao.


Di antara empat keluarga jenderal hanya keluarga Zao yang jenderal mudanya adalah wanita di karenakan anak jenderal Zao di beri perintah turun ke dunia dewa untuk mencari penerus kaisar langit.


"Saudaraku, di antara empat sisi gerbang timur lah yang paling lemah dan juga tidak memiliki terlalu banyak orang disini berbeda di tiga gerbang lainnya, jadi maafkan jika tempat ku membuat saudara tidak nyaman" ucap Nan Yong meminta maaf kepada Lin Tian dengan tulus.


"Hei, tidak masalah! tempat yang bagus belum tentu itu baik, dan tempat yang buruk belum tentu juga buruk! kadang tempat yang di anggap buruk oleh orang lain bisa menghasilkan sesuatu yang lebih dari tempat yang lebih bagus" jawab Lin Tian dengan santai.


Mendengar perkataan Lin Tian membuat hati Nan Yong menjadi nyaman, ini bukan berarti ayahnya pelit untuk mengirimkan orang ke alam bawah tapi itu karena sejak terjadinya masalah di alam bawah ayahnya lah yang langsung mengirim bantuan ke sini, awalnya semua berjalan baik tapi hal buruk terjadi yang membuat pasukan dari keluarga Nan menjadi berkurang karena mati atau tidak dapat bertahan di alam bawah.


Sejak itu ayahnya bahkan tidak menurunkan untuk mengirim pasukan ke alam bawah, meskipun hati jenderal Nan berdarah karena kehilangan banyak anggota keluarganya tapi dia tetap melaksanakan tugas sebagai seorang jenderal negeri langit dan mengirim pasukannya ke sana.

__ADS_1


Mereka masuk ke dalam kota itu dengan mudah karena para penjaga tahu kalau Nan Yong adalah jenderal muda mereka, apalagi Nan Yong terkenal baik hati dan ramah kepada seluruh pasukannya karena itulah banyak orang yang mau mengikuti dia untuk masuk ke dalam pasukannya.


Seperti ayah begitulah anaknya juga bersikap, mungkin jenderal besar Nan di kenal keras di luar tapi dia adalah pria yang baik hati dan juga tidak pernah bersikap tidak adil kepada bawahannya.


Lin Tian yang melihat bagaimana sikap para penjaga dan juga kultivator yang menjadi pasukan disini begitu hormat kepada Nan Yong cukup puas dengan jenderal muda ini, dia tidak tahu bagaimana sikap tiga lainnya tapi dia bisa menilai kalau Nan Yong adalah yang terbaik dari ke empat jenderal muda di negeri langit.


"Saudara Tian, bagaimana menurutmu tempatku ini?" tanya Nan Yong dengan rendah hati kepada Lin Tian.


"Tempat ini cukup bagus" jawab Lin Tian santai.


"Lalu bagaimana menurutmu dengan pasukan yang ada disini?" tanya Nan Yong lagi kepada Lin Tian.


"Jika aku jujur disini sedikit terlalu lemah, dan aku dapat memperkirakan jika monster darah itu terus datang kesini maka mungkin bukanlah monster darah biasa lagi" jawab Lin Tian dengan tenang.


Dia terlihat menghela nafas sedih saat memikirkan tiga jenderal muda lainnya yang memiliki pasukan lebih kuat dari dirinya, itu bukan karena keluarga Nan lemah tapi mereka benar-benar telah kehilangan banyak sejak awal membasmi monster darag itu.


"Bisakah saudara Nan jelaskan bagaimana dan darimana monster itu datang?" tanya Lin Tian serius.


Nan Yong mengangguk dan mengajak Lin Tian duduk di ruangannya tersebut, dia pun menjelaskan dari mana asal monster darah itu muncul dan bagaimana mereka bisa berlari kesini dengan keadaan yang tidak memiliki fikiran sedikitpun bahkan Nan Yong merasa kalau itu adalah binatang iblis terlemah pasti akan merasa takut saat merasakan aura kuat di sekitarnya.


Tapi berbeda dengan monster darah ini yang bahkan merasa terangsang saat merasakan kalau ada orang kuat di sekitar mereka, malah monster darah ini dengan gila-gila mengejar orang yang kuat di grup mereka serta dia selalu berfikir mereka benar-benar tidak memiliki fikiran atau akal sedikitpun hanya insting yang mereka miliki dan inilah awalnya Nan Yong berfikir tapi dia salah saat bertemu dengan monster darah raksasa itu yang jelas-jelas meledek dia saat raksasa tersebut menelan bawahannya.

__ADS_1


"Apakah kamu tahu posisi dimana mereka muncul?" tanya Lin Tian serius.


"Aku kurang tahu pasti tapi dari empat sisi yang jelas saat kami empat jenderal muda mengirim pengintai untuk mencoba mengikuti dari mana monster ini berasal orang yang kami kirim hanya sedikit mengatakan sesuatu sebelum kami kehilangan kontak dengannya" jawab Nan Yong.


"Apa itu?".


"Jembatan darah!" ucap Nan Yong serius.


Mendengar nama jembatan darah wajah Bai kecil langsung berubah, sedangkan Lin Tian tidak mengerti apa maksud dari jembatan darah karena itu dia tidak sekaget Bai kecil.


"Jembatan darah? apa itu?" tanya Lin Tian.


Nan Yong mengeluarkan peta yang mencakup hampir seluruh alam bawah dan perbatasannya, lalu dia menunjuk ke empat jembatan yang ada di empat sisi dimana jembatan itu terletak jauh dari empat kota perbatasan dan juga ibukota alam bawah.


"Disini adalah jembatan yang di katakan oleh pengintai yang mati itu, tapi aku masih tidak mengerti kenapa dia mengatakan jembatan darah" ucap Nan Yong dengan wajah penasaran, empat jembatan ini adalah tempat semua manusia biasa yang mati berasal.


Jika mereka ingin bereinkarnasi dan juga datang ke alam bawah maka pertama mereka pasti akan melewati jalur ini tapi sejak masalah alam bawah tidak ada lagi roh manusia yang datang kesini, bukan hanya roh manusia bahkan makhluk lainnya pun mulai berkurang di sekitaran alam bawah.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2