
Lin Tian menganggukkan kepalanya mendengarkan hal seperti itu dari Sheng Mi, jika hal itu benar maka dia mempunyai kesempatan untuk menjadikan dewa angin menjadi anggotanya tapi ada satu masalah yaitu sekarang dia harus fokus dulu terhadap alam bawah dan bersiap dengan rencana yang telah dia buat bersama Jenderal Zao.
"Keponakan? kenapa kamu begitu tenang meski kami telah mengatakan semuanya padamu?" tanya Sheng Ming yang sedari tadi diam.
"Hm? kenapa aku harus terkejut dengan masalah dewa angin, bukankah itu hanya racun serangga biru?" jawab Lin Tian santai yang kembali meminum tehnya lagi.
"Keponakan ku, ini racun serangga biru bukan racun biasa loh!" ucap Sheng Mi.
"Aku tahu, lagian racun itu bukan masalah bagiku! apalagi aku punya cara untuk menyembuhkan racun itu sepenuhnya" jawab Lin Tian santai meletakan kembali cangkir tehnya.
"Keponakan kecil ini rac... Apa katamu?" ucap Sheng Mi yang dengan tidak percaya menatap Lin Tian setelah mendengar perkataan Lin Tian sebelumnya.
"Hm, yang mana? aku punya penawar untuk racun serangga biru itukah?" tanya Lin Tian menatap Sheng Mi, yang menatap dirinya dengan mata terbelalak seperti akan keluar itu.
"Ke.. keponakan kecil apa benar kamu punya penawarnya?" tanya Sheng Ming serius menatap Lin Tian.
"Em, bagiku itu tidak masalah untuk menyembuhkan racun seperti itu, tapi yang sulit adalah bahan-bahan untuk membuat penawar racun itu saja" jawab Lin Tian jujur kepada Sheng Ming.
"Hm? apa kamu yakin? sebenarnya bahkan di alam kehancuran belum ada yang bisa menyembuhkan hal tersebut loh." tanya Sheng Ming lagi.
__ADS_1
"Iya, aku sangat yakin! apalagi aku sendiri yang membuatnya dan obat untuk racun serangga biru itu benar-benar berfungsi, jika mau aku bahkan bisa menyembuhkan dewa angin hanya dengan satu Pill" jawab Lin Tian yang terlihat santai.
"Puf!" Sheng Ming tidak tahan lagi dan langsung memuntahkan tehnya, awalnya dia berfikir Lin Tian hanya bercanda tapi melihat wajah tenang Lin Tian dan bagaimana sikap Lin Tian selama ini, dia yakin kalau Lin Tian tidak akan berbohong tapi itu cukup untuk membuat dirinya kaget dengan semua yang di lakukan Lin Tian.
Bahkan orang-orang tua dari kota alkimia tidak pernah bisa menemukan obat untuk menyembuhkan racun itu sepenuhnya, bahkan mereka kadang hanya bisa menahan gejalanya untuk sementara saja tapi Lin Tian mengatakan dengan tenang kalau dia bisa menghilangkan sepenuhnya racun tersebut. Bukankah berarti itu luar biasa? jika hal ini diketahui oleh kota alkimia maka mereka pasti akan datang ke Lin Tian dan menyembah Lin Tian seperti dewa mereka sendiri.
"Keponakan, bukankah bagus jika kamu bisa menyembuhkan dewa angin? dengan begitu mungkin dia akan berterima kasih kepadamu." ucap Sheng Ming dengan serius kepada Lin Tian.
Jika Lin Tian benar-benar bisa untuk menyembuhkan racun dewa angin, maka kemungkinan alam angin akan sangat berhutang Budi kepadanya dan mungkin alam angin akan membantu Lin Tian di dalam saat dia kesulitan nanti.
"Hm? apakah itu penting? tanpa alam angin pun aku bisa terus melindungi alam kehancuran ini, dan apalagi alam ku sekarang sudah dalam perkembangan" jawab Lin Tian santai, dia tidak terlalu memikirkan nasib dewa angin karena jika dewa angin mati pun hal itu tidak terlalu mengganggu kepada dirinya.
Malah kemungkinan akan terjadi perebutan kekuasaan di alam angin, baik dalam bentuk orang dalam maupun orang luar yang ingin menguasai alam angin itu tentu saja jika dia bisa maka dia juga ingin menguasai alam angin tersebut.
Dan juga cepat atau lambat dia juga harus mencari pengganti sebagai kaisar alam kehancuran setelah dia naik tahta di istana langit, maka dari itu Lin Tian tidak terlalu tertarik degan kekuasaan yang di katakan oleh Sheng Ming itu.
Malah yang membuat dia tertarik adalah masalah kesetian yang di katakan Sheng Ming, sangat jarang orang-orang yang masih setia kepada kaisar langit yang lama apalagi yang telah mati sekarang.
Hanya karena dewa kegelapan dan beberapa dewa penguasa tingkat tinggi saja alam langit masih bisa berjalan dengan baik tanpa penguasa alam langit, tapi sayangnya menurut Lin Tian itu tidak akan lama sebelum beberapa orang yang tidak tahan akan kekuasaan pasti muncul dan mencoba untuk masuk ke dalam istana langit.
__ADS_1
"Nah, bibi mari kita fikirkan masalah Chu'er dulu." ucap Lin Tian mencoba agar mereka tidak membahas masalah alam angin lagi, dia sedikit kerepotan dengan bibinya yang benar-benar suka penasaran ini.
Mendengar Lin Tian ingin membahas masalah Sheng Chu'er, akhirnya kedua wanita mengangguk setuju dan mulai menceritakan apa yang di katakan Sheng Lien kepada mereka untuk Lin Tian sendiri karena Lin Tian telah menanyai masalah Sheng Chu'er kepada Sheng Lien sebelumnya dan meminta dia untuk menemukan solusi atas masalah itu.
Setelah cukup lama Sheng Ming berbicara Lin Tian akhirnya sedikit paham tentang apa yang disebut roh kehidupan di alam kehidupan, tapi dia masih agak sulit untuk mencari cara agar Sheng Chu'er bisa mendapatkan roh kehidupan kembali.
"Ini sebuah formasi kuno di berikan oleh bibi kepada kami, kamu bisa melihatnya dulu! dan ini juga biasanya di gunakan untuk membantu kultivasi muda alam kehidupan untuk mendapatkan rohnya" jelas Sheng Ming memberikan sebuah gulungan kepada Lin Tian.
Lin Tian menerima gulungan tersebut lalu dengan tenang melihatnya, di dalam gulungan ada gambar formasi yang cukup mudah Lin Tian mengerti tapi cara menggunakannya untuk orang lain mungkin sulit tapi untuk Lin Tian tidak begitu sulit karena dia juga seorang master formasi.
"Formasi ini memang bagus, tapi hanya bisa di gunakan oleh orang yang belum mendapatkan rohnya dan jika di gunakan oleh orang yang sudah pernah mendapatkan roh maka itu akan sia-sia bahkan mungkin bisa berakibat fatal keoada orang itu" ucap Lin Tian menatap semua tulisan dan formasi di dalam gulungan tersebut.
Dia benar-benar harus memikirkan cara dan mempelajari formasi tersebut untuk malam ini, agar besok bisa memudahkan dia dalam membantu Sheng Chu'er mendapatkan roh untuknya.
"Bibi, aku akan mempelajari formasi ini dulu! kalian bisa bebas kemana saja di alam ini dan jika aku menyarankan kalian bisa mencoba pergi ke restoran bayangan karena disana banya terdiri berbagai makanan yang enak." ucap Lin Tian kepada kedua wanita dengan senyum di wajahnya.
"Baiklah! kamu bebas melakukan apapun, kami akan menemui bibi Ming dulu sebelum jalan-jalan" jawab Sheng Mi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...----------------...
...****************...