Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
174. Membuat Pill penawar


__ADS_3

"Jangan seperti itu, aku tidak suka ada orang yang melakukan hal seperti ini padaku, ingat! jika terulang lagi aku tidak akan membantu kalian lagi" ucap Lin Tian setelah membantu keduanya berdiri.


"Hahaha, baiklah! kamu memang seorang pemuda yang menjanjikan" ucap jendral Yun yang jelas lebih mengerti kalau Lin Tian benar-benar bukan orang yang gila hormat.


"Saudaraku, jika semua jenderal lain sudah sembuh aku pasti akan membuatkan mu pesta yang meriah, untuk rasa terima kasih tulus dariku karena kamu tidak menerima hormat kami" ucap Nan Yong yang juga tersenyum ke arah Lin Tian.


"Bagus! kalau begitu besok akan ku tunggu pesta itu, jadi mari secepatnya membuat Pill itu" ucap Lin Tian dengan senyum juga ke arah Nan Yong.


Akhirnya Nan Yong memanggil beberapa orang pelayan dan prajurit disana untuk membantu membagikan Pill yang di berikan Lin Tian sebelumnya, dan jenderal Yun yang benar-benar merasa sudah pulih pun pergi ke ruang penyimpanan untuk segera mencari bahan-bahan yang ada di kertas itu.


Dari apa yang dia baca di kertas, semua bahannya bukanlah bahan langka dan bahkan bisa di bilang hampir umum untuk di temukan dimanapun, karena itu dia tidak menunda sedikitpun waktu untuk menemukan bahan-bahan tersebut.


Lin Tian di berikan kamar bagus di rumah Nan Yong, setelah masuk ke kamar dia segera memasang formasi di sekitar kamar lalu duduk dengan tenang di kamar menunggu semua bahan datang.


"Katakan padaku apa yang kamu tahu tentang jembatan darah ini" ucap Lin Tian serius kepada Bai kecil yang masih tertidur di kepala Lin Tian.


Bai kecil yang sedari tidur pun membuka matanya dan berdiri di meja sambil memandang Lin Tian dengan serius, melihat Bai kecil yang serius Lin Tian menjadi lebih penasaran dengan jembatan darah ini.


"Kakak ingat saat aku mengatakan pernah melawan monster aneh di waktu aku jalan-jalam ke alam bawah semasa dewa neraka masih ada?" tanya Bai kecil.


"Tentu saja aku ingat, waktu itu kamu mengatakan kalau butuh waktu lama untuk membunuhnya dan kekuatan monster itu pun lebih mengerikan dari apa yang bisa di fikirkan para penguasa lainnya, tapi apa hubungannya monster itu dan jembatan darah?" Jawab Lin Tian sambil bertanya lagi dengan kebingungan menatap Bai kecil.


"Tentu berhubungan, karena saat aku bertemu dengan dia pertama kalu adalah di jembatan darah atau di sebut jembatan kematian" ucap Bai kecil.

__ADS_1


Bai kecil adalah orang pertama yang pernah mendekat ke jembatan tersebut, meskipun dia tidak masuk ke dalam jembatan itu tapi dia sudah berhasil berdiri tepat di ujung jembatan tersebut.


Bukan dia tidak ingin masuk tapu saat dia akan melangkah masuk tiba-tiba Di depannya ada kabut darah muncul yang membuat perlahan tanah di bawah kakinya menjadi Semerah darah, Bai kecil yang saat itu kaisar harimau sadar kalau ada bahaya langsung mundur kembali ke arah jembatan dimana dia datang.


Benar saja perlahan tanah berubah menjadi merah darah lalu jembatan itu pun juga ikut berubah menjadi Semerah darah, dan saat setelah semua jembatan berubah merah barulah muncul monster yang aneh itu.


"Maksudmu ada kemungkinan jembatan itu berhubungan dengan monster itu?" ucap Lin Tian.


"Iya, tapi mungkin jembatan itu bukan di buat oleh monster dulu tapi hasil dari ciptaan seseorang" jawab Bai kecil, jika tebakannya benar maka jembatan darah sengaja di buat dengan menggunakan darah dari mayat monster yang menghilang dulu.


Lin Tian cukup lama berbicara dengan Lin Tian sebelum dia sadar kalau pintu kamarnya di ketuk oleh seseorang dari luar, saat itulah dia dan Bai kecil selesai berbicara dan Lin Tian membuka pintu kamarnya.


"Tuan Tian, aku telah menemukan semua bahan yang kamu butuhkan dan itu siap digunakan kapan pun" ucap jendera Yun yang datang kepada Lin Tian secara langsung.


"Baiklah, kalau begitu mari kita pergi ke tempat alkimia paman Yun" ucap Lin Tian dengan tenang.


"Aku akan jalan-jalan dulu kakakku" ucap Bai kecil yang sudah berlari di jalan lainnya.


Saat Lin Tian merasa ada yang hilang, dia pun sadar kalau Bai kecil tidak ada di kepalanya dan dia melihat ke belakang barulah dia sadar kucing yang tadi terlihat serius sudah menjadi kucing berandalan lagi.


"Kenapa tuan Tian?" tanya Jenderal Yun yang meluhat wajah bingung Lin Tian.


"Ehem. Tidak apa-apa paman Yun, mari kita pergi ke ruang alkimia segera" jawab Lin Tian yang sebenarnya di hatinya pun agak kesal dengan kelakuan Bai kecil.

__ADS_1


"Kucing ini. Jelas kalau kita dalam kesulitan untuk menemukan petunjuk tapi dia malah berlarian seperti berandalan disini" ucap Lin Tian di hatinya penuh kekesalan.


Keduanya pun sampai di ruang alkimia, Lin Tian melihat sudah ada tumpukan bahan di dalam ruangan itu pun mengangguk dan langsung memulai alkimianya di bawah mata jenderal Yun yang kaget melihat Lin Tian.


BOOMM..


Lin Tian mengangkat semua bahan itu dan api dewa naga langsung keluar dari tubuh Lin Tian menelan seluruh bahan tersebut, jelas kalau Lin Tian tidak sedang menggunakan tungku alkimia untuk membuat Pill cukup untuk membuat rahang Jenderal Yun jatuh.


"Ini? bukankah alkimia seperti ini hanya bisa di lakukan oleh alkimia saint tingkat tinggi?" ucap Jenderal Yun penuh rasa tidak percaya melihat semua itu.


Perlahan semua kotoran dari bahan itu pun terpisah dari dalam api dewa naga, bahkan sekarang bahan itu pun sudah benar-benar tanpa kotoran sedikitpun. Setelah itu barulah Lin Tian mulai meleburkan semua bahan itu langsung di dalam perut api dewa naga.


"Ini adalah api tingkat dewa? tidak! api dewa suci" ucap jenderal Yun.


Api dewa suci adalah api paling tinggi di alam langit, bahkan api itu sebenarnya sudah benar-benar memiliki kekuatan sama dengan dewa penguasa meskipun kekuatannya tidak pasti setidaknya jika api ini tidak memiliki tuan sekalipun sangat sulit untuk menjinakkannya bahkan jika itu dilakukam oleh penguasa alam sekalipun.


Bisa di lihat contohnya sekarang adalah alam api yang sampai sekarang tidak ada satupun dewa penguasa yang berani menjadi penguasa disana, itu tentu telah membuktikan betapa kuatnya roh api di alam api tersebut.


BOOMM..


Perlahan semua bahan yang melebur itu pun menjadi cairan, cairan itu pun langsung menjadi sebuah bola berukurma kecil dan berwarna emas. Setelah Lin Tian melihat kalau semuanya sudah selesai dia pun langsung membuka sebuah kotak besar yang berasal dari cincinnya dan memasukan semua Pill itu kesana.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...----------------...


...****************...


__ADS_2