Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
120. Surat Dari Empat Jenderal


__ADS_3

Di istana bunga...


"Istriku, bisakah kamu lepaskan aku dari kandang ini?".


Di dalam sebuah kandang yang berisi banyak kucing betina Bai kecil terus memohon untuk di lepaskan dari sana, tapi semua sia-sia karena apapun yang dia katakan kepada Dewi bunga tidak melepaskannya begitu saja.


"Maaf suamiku, ibu dan saudari Mu mengatakam agar mengurung mu selama beberapa hati lagi" jawab Dewi bunga dengan polosnya.


Mendengar jawaban Dewi bunga, Bai kecil merasa hidupnya akan berakhir karena hidup di kandang penuh kucing ini, hal ini benar-benar membuat dia kapok tapi hanya untuk di saat itu tentu saja.


"Sialan! naga kecil sangat beruntung" ucap Bai kecil di dalam hatinya saat memikirkan naga kecil yang sekarang mungkin sedang bersenang-senang di luar sana.


Dia benar-benar menyesal saat itu, jika dia tahu ada Mu Xuanyin di alam kehancuran maka dia pasti tidak akan mengajak saudara-saudaranya itu ke istana duluan.


Tapi apalah dayanya nasi telah jadi bubur, mana mungkin bisa kembali menjadi nasi lagi sekarang dia terkurung di kandang ini sambil di jaga oleh istrinya yang sangat patuh dengan perintah ibunya itu.


"Hm?" Dewi bunga mengubah wajahnya karena dia merasakan ada beberapa orang yang datang ke istananya.


Dan pakaian mereka semua tentu saja Dewi bunga mengenalnya, tapi dia tidak pergi keluar untuk menyambut orang yang datang tersebut karena dia sepertinya hanya memberikan sebuah surat kepada penjaga di luar.


Benar saja tidak berselang lama pelayan Dewi bunga membawa surat ke depan Dewi bunga yang masih duduk tak jauh dari kandang kurungan Bai kecil.


"Dewi ini dari empat jenderal" ucap pelayan itu kepada Dewi bunga.


Dewi bunga mengangguk dan mengambil surat tersebut, setelah surat di terima pelayan tersebut mohon undur diri dari tempat Dewi bunga, dan tentu saja dia melihat ngeri nasib Bai kecil yang wajahnya masih saja bengkak itu.


"Aku tidak menyangka kalau Dewi bunga juga bisa melakukan hal itu pada kaisar harimau" fikir pelayan tersebut melihat nasib Bai kecil.

__ADS_1


Yang padahal Bai kecil bisa seperti itu murni karena Bai Yu memukulnya tanpa belas kasihan akibat dia sangat kesal dengan sikap anaknya yang nakal tersebut .


Dewi bunga membaca isi surat tersebut, setelah setengah membaca surat itu wajahnya berubah serius dan ada jejak sedikit kesal saat dia melihat isi surat tersebut.


Bai kecil yang melihat wajah Dewi bunga yang berubah karena penasaran mencoba menanyainya, dan ternyata surat itu berisi masalah yang dihadapi alam bawah saat ini.


"Monster aneh? yang seluruh tubuhnya di tutupi oleh darah? apa kamu yakin?" tanya Bai kecil kepada Dewi bunga.


"Iya, disini tertulis seperti itu! apakah suami tahu tentang makhluk ini?" tanya Dewi bunga.


"Bisa saja iya, tapi bisa saja tidak! aku hamy beraharap apa yang ku fikirkan tentang bentuk makhluk ini semoga salah" ucap Bai kecil dengan wajah yang terlihat serius meskipun wajahnya masih bengkak.


"Apakah makhluk ini berbahaya?" tanya Dewi bunga.


"Mereka tidak berbahaya hanya apa yang berada di balik makhluk inilah yang berbahaya, jika aku tidak salah menebak pasti ada masalah dengan portal reinkarnasi di alam bawah" jawab Bai kecil.


Jika dia tidak salah maka tujuan dari pelaku di balik itu adalah portal reinkarnasi, karena itulah Bai kecil agak serius dan masih belum bisa memastikan apa yang terjadi di alam bawah sekarang.


"Istriku! kirim beberapa pasukan mu yang hebat dalam taktik sembunyi ke alam bawah, dan perintahkan mereka untuk melaporkan jika ada kejanggalan disana, juga jika mereka menemukan makhluk darah ini larilah dan jangan melawan mereka" ucap Bai kecil dengan serius kepada Dewi bunga


Ini bukanlah hal yang main-main karena apa yang dia tahu jika benar itu adalah makhluk yang dia kenal maka jika salah satu dari kelompok mereka disana mati maka yang lain pasti akan mengejar pembunuhnya menurut insting mereka.


Jika mereka benar-benar ingin membunuh makhluk itu tanpa membuat yang lain mengejar maka hanya dengan langsung membakar mereka sajalah pilihannya, tapi hanya orang-orang yang memiliki api langi atau kekuatan seperti dia yang dapat membunuh makhluk itu sepenuhnya.


"Baiklah, aku akan mengirim beberapa orang kesana" ucap Dewi bunga yang mematuhi perintah dari Bai kecil.


Bai kecil menganggukkan kepalanya, tapi kata-kata Dewi bunga berikutnya membuat Bai kecil benar-benar agak marah dengan empat jenderal alam langit itu.

__ADS_1


"Sepertinya mereka menginginkan kaisar kehancuran pergi ke alam bawah untuk membantu disana" ucap Dewi bunga membaca lanjutan dari isi surat di bawah.


"Bagus...bagus.. sepertinya mereka tahu dengan mengirim kakakku kesana maka empat alam lainnya pasti akan langsung membantu mereka, rencana yang bagus! sepertinya mereka telah melupakan bagaimana wajah mereka di pukuli oleh ku!" ucap Bai kecil dengan marah.


Dewi bunga tentu juga mengerti dengan apa yang di rencanakan oleh orang-orang ini, tapi apakah mereka yakin semudah itu untuk membujuk Lin Tian yang sekarang sudah menjadi kakak iparnya itu?.


Bagaimanapun saat dia mengunjungi alam kehancuran sebelumnya dia dapat melihat kalau pemuda itu bukanlah pemuda yang mudah untuk di bujuk, dan Dewi bunga merasa kalau Lin Tian mungkin saja dapat melebihi kaisar langit yang dulu.


"Apakah aku perlu bicara dengan mereka?" tanya Dewi bunga kepada Bai kecil.


"Tidak! mereka tidak tahu betapa susahnya jika mereka ingin membujuk kakakku, biarkan saja mereka mencoba untuk membujuk kakakku, dan juga ibu ada disana kemungkinan mereka pasti akan di tendang keluar oleh ibuku" jawab Bai kecil mengejek kebodohan empat jenderal tersebut.


Bai Yu sangat mencintai anak angkatnya itu, dan jelas jika empat jenderal itu berani menggertak Lin Tian maka nasib mereka mungkin akan sangat sial dari Bai kecil yang memukul mereka dulu.


"Cih! mereka benar-benar terlalu bodoh, tapi apakah mereka tidak tahu kalau kakak adalah penerus kaisar langit?" ucap Bai kecil memikirkan hal tersebut.


"Kemungkinan hanya Jenderal Zao yang tahu, dan tiga lainnya pasti belum mengetahuinya! karena yang pergi ke alam kehancuran adalah jenderal Zao sendiri" jawab Dewi bunga.


Bai kecil menganggukkan kepalanya mengerti sekarang, kemungkinan di daerah empat jenderal alam langit ada yang tidak beres karena itula jenderal Zao tidak memberitahu yang lain.


takut kalau dia membahayakan Lin Tian yang masih belum siap menghadapi para penguasa tingkat tinggi itu sendirian.


"Aku harap alam bawah tidak begitu parah, karena jika itu terlalu parah maka kakak terpaksa harus turun tangan sendiri" ucap Bai kecil.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2