Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
322. Mengangkat dewa neraka menjadi penguasa alam bawah kembali


__ADS_3

Saat itu, jika dewa takdir tidak datang dia sudah pasti dia berhasil menghancurkan tuan dari meteor itu karena tuan meteor dalam keadaan lemahnya. Mendengar cerita Dewa kematian membuat Dewa takdir benar-benar malu, jika dia tidak ikut campur mungkin dunia akan damai dan tidak seperti sekarang ini.


"Lalu aku bukannya mati tapi malah di jadikan tahanan oleh tuan dari meteor. itu terjadi saat aku terombang-ambing di dalam ruang kacau sebelum akhirnya meteor tuan dengan marah merantaiku di tata Surya yang telah terpisah dengan dunia kalian ini." jelas dewa kaisar Kematian mengingat kejadian di masa lalu.


Sekarang itu tidak menjadi masalah, tapi aku takut jika hal itu benar maka portal untuk masuk kedunia dewa pasti akan menjadi bahaya terbesar di dunia dewa. Karena di dunia dewa tidak ada yang dapat melawan kekuatan mutlak dari makhluk perak itu disana." Tiba-tiba Lin sang berdiri dan mengucapkan isi fikirannya dengan serius.


Semua penguasa menjadi jelek, jika hal itu terjadi maka perang akan dimulai dan kemungkinannya makhluk lemah di dunia dewa akan hancur. Lalu pasti tujuan selanjutnya adalah dunia di bawah dunia dewa. Barulah setelah dunia di bawah dunia dewa hancur sepenuhnya, alam langit dan alam binatang suci menjadi target terakhir mereka.


"Kakak, jika begitu kita harus menghancurkan portal itu!" Lin Long berdiri buru-buru mengusulkan pendapatnya.


"Hei.. apa yang kalian takutkan? apa kalian fikir saat aku kesana tidak memikirkan hal itu juga? tenang saja, portal itu telah hancur jika tidak kenapa aku bisa sesantai ini sekarang?". Lin Tian dengan santai menjawab semua kegelisahan yang ada di hati para penguasa itu. Tapi Lin Tian tidak tahu kalau apa yang ia katakan itu membuat semua penguasa menghela nafas lega.


"Jadi kita masih memiliki waktu untuk menyiapkan serangan kita kesana". ucap Lin Dong.


"Iya! tapi mungkin dalam beberapa tahun ini kita harus siap berperang penuh dengan mereka". Lin Tian mengubah wajahnya dengan serius saat mengucapkan kalimatnya tadi.


"Berapa lama?" tanya Lin dong menatap Lin Tian serius.


"Palaing lama sepuluh tahun atau mungkin bisa kurang dari itu". jawab Lin Tian serius.


"Kalau begitu mari kita bersiap! aku akan mencoba mencari cara untuk meningkatkan kekuatan pasukan seluruh alam. Tapi untuk sekarang mari fokus dengan dewa penghancur dulu, tidak ada yang keberatan bukan?" tanya Lin Dong.

__ADS_1


"Tidak". mereka semua setuju dengan rencana Lin Dong dan tidak ada dari mereka yang keberatan dengan itu.


"Nah, aku ingin bertanya kepadamu, apakah mungkin kalau mata emas itu adalah mata takdir yang sama dengan milik dewa takdir?" tanya Lin Tian setelah semua orang setuju dengan rencananya tadi.


"Tidak! itu bukanlah mata takdir tapi mata itu lebih seperti mengetahui semua hal yang terjadi di dunia saat itu" jawan Dewa kematian sedikit ragu.


"Jadi apa maksudmu mata emas itu adalah mata dewa pencipta?" tanya Lin dong serius.


"Tidak! aku yakin dia bukan mata dewa pencipta karena saat aku di dalam ada sesuatu yang lain sedang mengawasiku juga. saat itu ada suara kecil yang berbicara kepadaku tapi karena itu terlalu kecil aku tidak dapat mendengarnya dengan jelas".


Lin Tian sontak mengubah wajahnya, jika benar apa yang dikatakan oleh dewa kaisar Kematian maka ada kemungkinan kalau mata emas yang dilihat oleh dewa kematian adalah mata pencipta. Tapi mata pencipta ini tidak ingin ada seseorang yang lebih kuat dari dirinya karena itulah dia membiarkan semua kelakuan makhluk meteor itu. Dan dia juga meragukan apakah itu benar mata dewa pencipta? lalu suara siapa yang di dengar oleh dewa kaisar Kematian saat itu?.


"Sepertinya ini akan jauh lebih sulit! yang pasti aku juga harus masuk melihat-lihat ke pintu putih itu" ucap Lin Tian serius.


Jadi karena dia dewa takdir pernah mati, mata takdir yang dia rasakan sekarang tidak lagi terhubung dengan pintu putih itu. Karena dia tidak akan melihat takdir secara langsung seperti dulu, kecuali jika dia benar-benar ingin melihatnya sendiri.


"Kamu tenang saja, aku tidak akan terlalu terburu-buru untuk ke pintu itu. Aku akan berbicara dengan dewa penghancur sebelum merencanakan lagi untuk kesana" jawab Lin Tian yang mengerti kekhawatiran dewa takdir.


"Bagus kalau begitu".


Setelah yakin tidak ada lagi yang harus di bicarakan, Lin Tian langsung membubarkan semua penguasa disana meninggalkan dewa kegelapan dan beberapa dewa yang lebih kuat dari dewa lainnya untuk membicarakan sesuatu dengan mereka.

__ADS_1


"Apa yang ingin kamu katakan kepada kami keponakanku yang tampan?" tanya Mu Chen menatap Lin Tian dengan lembut


"Aku akan mengembalikan status dewa neraka sebagai penguasa alam bawah kepadanya, jadi aku ingin mendengar pendapat kalian sebelum mengumumkan hal itu keluar nanti" jawab Lin Tian dengan santai sambil berdiri di samping ibunya Ying Huanhuan.


Mendengar apa yang ingin dilakukan Lin Tian, sedikit keraguan datang dari mereka tidak terkecuali dewa kegelapan. Meskipun dia mengetahui kalau semua yang dilakukan dewa neraka adalah untuk alam langit, tapi tetap saja semua yang dilakukannya itu terlalu berlebihan.


"Tenang saja, dia dapat di percaya dan yakinlah dia type pria yang tidak akan pernah mengulangi kesalahannya lagi begitu saja. Jadi kalian tidak perlu takut kejadian seperti dulu terulang lagi" jelas Lin Tian.


"Bukan kami meragukan kesetiannya, kami hanya takut kalau dia bertindak Bodoh lagi seperti dulu kaisar". ucap jenderal Zhao menghela nafas.


"Iya, sebenarnya dewa neraka bisa dikatakan sahabat bagi kami para jenderal. Kalau bukan karena dia mana mungkin kami mati-matian ingin menyelamatkan alam bawah, kami juga sangat mengerti kalau pria ini terlalu baik dan terlalu suka bertindak sendiri untuk tidak merepotkan orang lain." tambah jenderal Bei agak sedih.


Lin Tian melihat kalau mereka hanya mencemaskan dewa neraka merasa lega, awalnya dia berfikir kalau orang-orang ini akan menolak dewa neraka karena ulahnya dulu tapi sepertinya itu tidak perlu lagi dia khawatirkan.


"Tenang saja, jika orang ini masih tidak mengubah sifatnya biarkan aku mengikatnya dan mengirim dia kedalam dimensi gelapku untuk bertobat". ucap dewa kegalapan sambil tersenyum.


"Tidak! kasihan dia, dia masih tidak memiliki pasangan jadi lebih baik kita kurung dia di rumah bordil agar bisa menghasilkan keponakan untukku". Jenderal Bei membuat lelucon.


"Sial! apa yang kamu fikirkan?".


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...----------------...


...****************...


__ADS_2