Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
150. Kelakuan para wanita


__ADS_3

Setelah dia pamit kepada dua wanita itu, dia lalu masuk ke kamarnya untuk memulai meneliti formasi tersebut dengan serius dan dalam semalaman itu Lin Tian tidak keluar yang membuat Sheng Chu'er agak penasaran apa yang di lakukan Lin Tian.


Tapi saat dia bertanya kepada ayah maupun Sheng Mi dan Sheng Ming tidak ada dari mereka yang menjawab jujur, mereka hanya mengatakan kalau Lin Tian sedang berlatih karena mungkin tiba-tiba dia mendapatkan sebuah jalan untuk melangkah ke jalan yang lebih jauh dalam kultivasinya sendiri.


Di malamnya juga dua wanita tidak terlihat kabur dari rumah seperti biasanya, karena mereka tahu Lin Tian tidak akan keluar dari kamar jadi mereka hanya berkpul dengan para wanita di sana sambil menikmati teh.


Tentu disana ada semua wanita seperti Ming Bi'er, Bai Yu, Mu Jing'er, Mu Lu'er, Lin Xin, Sheng Ming dan Sheng Mi serta tiga istri Lin Tian. Mereka terlihat asyik mengobrol dan berbicara bersama tanpa ada sedikitpun perbedaan usia di antara mereka bersama.


Bahkan mereka terang-terangan menceritakan beberapa pengalaman cinta mereka tanpa ragu dan malu kepasa yang lainnya, pada akhirnya mereka tertawa gembira sambil melupakan waktu telah berlalu begitu saja saat itu.


Di lain tempat Tetua agung juga terpaksa hanya berdiam diri di kamar karena dia tahu tidak akan bisa bergabung dengan para wanita itu apalagi dia sangat tahu kalau dia masuk kesana maka tidak akan ada hal baik yang akan terjadi kepada dirinya.


Pada pagi harinya, di kamar Lin Tian berjalan keluar dengan wajah yang cukup bahagia karena dia bisa sedikit menemukan cara untuk membiarkan Sheng Chu'er mendapatkan rohnya kembali tapi kemungkinan itu hanya dapat meningkat sebesar dua puluh persen, yang berarti Sheng Chu'er memiliki lima puluh banding lima puluh dalam hal keberhasilan untik mendapatkan roh kehidupan.


"Bagaimana nak?" tanya Tetua agung kepada Lin Tian dengan serius, dia terlihat tidakarah atau kesal lagi kepada Lin Tian jelas itu juga karena dia telah kagum dengan Lin Tian saat di ajak Sheng Chu'er kemarin mengeliling ibukota.


"Hanya lima puluh lima puluh, dan sekaramg semuanya tergantung Chu'er! jika dia mau kita bisa mulai tapi jika dia tidak mau maka mari kita lupakan karena resikonya cukup bahaya" jawab Lin Tian serius kepada Tetua agung itu.


"Baiklah, mari kita bicarakan dengan Chu'er! kemungkinan dia pasti akan tetap memilih jalan ini dan kita hanya bisa mencoba yang terbaik untuk membantu dia agar berhasil" ucap Tetua agung menghela nafas, dia lebih tahu sifat anak perempuannya ini yang memiliki sifat pantang menyerah dan bahkan sedikit keras kepala.


Keduanya pun berjalan menuju halaman rumah tapi saat dia sampai disana wajah Lin Tian berubah kaget melihat semua yang terjadi di halaman itu, halaman itu penuh dengan botol anggur dan juga sekitaran meja sangat berantakan.

__ADS_1


Dia juga melihat beberapa wanita cantik itu tertidur dengan posisi yang berantakan, bahkan dia melihat Mu Jing'er yang pakaiannya sudah sedikit terbuka disana.


"Huf, apa yang terjadi?" ucap Lin Tian.


"Ehem, kami bersama minum tadi malam dan hal inilah yang terjadi" ucap Bai Yu yang muncul di depan Lin Tian, dia terlihat masih baik-baik saja padahal yang lain sudah tertidur pulas dan seperti orang mabuk di sana.


"Ibu, kalian benar-benar melakukannya tadi malam?" tanya Lin Tian dengan wajah penasaran.


"Em, benar! apa ada masalah?" jawab Bai Yu, Lin Tian hanya menggelengkan kepalanya dengan agak lemah karena dia pun sekarang sadar kalau para wanita berkumpul maka apa yang mereka lakukan mungkin melebihi apa yang di lakukan para pria selama ini.


"ayah mertua lebih baik kita pergi dulu, ibu aku akan memberikan tempat ini untuk kamu urus" ucap Lin Tian berbalik bersama tetua agung yang benar-benar hampir tergoda dengan semua wanita yang tertidur disana.


Setelah beberapa jam Lin Tian dan tetua agung pergi dari halaman itu, akhirnya mereka di panggil oleh pelayan yang mengatakan semuanya sudah di bereskan disana dan Lin Tian serta tetua agung berjalan menuju halaman itu lagi.


Tentu sampai disana keduanya melihat wajah para wanita yang sudau memerah, bahkan Lin Tian tidak melihat ada nenek serta Bai Yu disana jelas kalau mereka juga malu akan hal yang terjadi tadi pagi itu.


"Baiklah, sepertinya kalian sudha bersenang-senang dengan Baik bukan?" tanya Lin Tian dengan senyum di wajahnya.


"Ehem, itu kecelakaan suami" jawab Mu Xuanyin dengan malu.


"Kecelakaan? setelah semua beres aku ingin ku menerangkan bagaimana kecelakaan itu terjadi!" ucap Lin Tian agak marah kepada Mu Xuanyin.

__ADS_1


Melihat Lin Tian agak marah kepada dia, Mu Xuanyin hanya dapat menundukan kepalanya dengan lemah tentu dia tidak bisa berkata apa-apa karena memang dia dan yang lainnya salah disini, bagaimana pun mereka wanita dan dengan bebas tadi malam minum bahkan tertidur dengan posisi yang tidak baik di luar halama ini.


Jika ada orang lain atau beberapa penyusup tadi malam mengambil kesempatan kepada mereka, maka merekapun tidak akan bisa melawan karena dalam keadaan mabuk itu.


Tentu tidak hanya Mu Xuanyin, wanita lainnya yang disana seperti Lin Niao, Mu Jing'er dan Lin Xin serta yang lebih tua dari Mu Xuanyin, Sheng Chu'er dan Lan jingyi juga ikut di marahi oleh Lin Tian.


Bahkan Naga kecil yang telah lepas dari hukumannya juga datang ke hadapan Lin Niao dan dengan Marah-marah sambil menasehatinya untuk tidak pernah mengulangi hal tersebut, dan jika dia masih ingin minum bersama atau pesta bersama dengan keluarga wanita mereka harus melakukannya dengan persiapan yang benar-benar di jaga dan pasti terlindungi.


"Maaf, kami salah" ucap para wanita sambil menundukan kepala.


Lin Tian menghela nafas meskipun dia tahu semuanya menyesal dengan apa yang terjadi semalam tapi dia masih agak kesal dengan itu, pada akhirnya Lin Tian memaafkan mereka semua dan juga menasehati mereka agar lebih berhati-hati dalam berpesta seperti malam tadi lain kali.


Bukan berarti dia melarang dan apa yang di lakukan para wanita itu salah, tapi dia hanya kesal karena para wanita ini lupa diri kalau mereka semua adalah wanita cantik yang mudah mengundang sifat jahat para pria di sekitarnya.


"Baiklah, aku kali ini akan membahas masalah Chu'er! jadi mari lupakan tentang yang tadi dan ku harap kalian benar-benar menyesal" ucap Lin Tian serius


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2