
"Jenderal Zao apa kamu tahu yang terjadi disini?" tanya Lan jingyi yang sedikit tidak suka mihat penjaga yang dia atur terluka begitu saja.
Meskipun dia mengerti apa yang terjadi disini tanpa di jelaskan apapun, tapi dia masih berharap jika ada yang mengaku dan mau meminta maaf atas masalah kecil ini.
Sebagai permaisuri dia tidak pernah memandang status sosial seseorang, baik itu pelayan atau penjaganya jika ada yang terluka pasti dia akan marah, begitu juga Mu Xuanyin yang sebelumnya pernah ikut dalam melihat pemilihan para prajurit istana.
Dan dia tahu kalau pria yang terluka itu adalah pria yang lulus dalam seleksinya dan Lan Jingyi saat itu, jadi maka dari itu juga dia ikut marah.
"Maafkan aku, ini adalah kesahalan bawahanku" ucap Jenderal Zao dengan hormat kepada dua wanita itu.
Dia datang kesini bukan untuk membuat masalah, tapi meminta bantuan dan membujuk Lin Tian dengan Baik agar dia mau membantu mereka.
"Cih! dia hanya seorang penjaga, jika penjaga mu mati bukankah tinggal cari yang lain lagi? apalah penjaga lemah seperti ini tidak pantas disebut penjaga" ucap pria itu dengan kesal.
Mendengar perkataan pria tersebut membuat Lan Jingyi dan Mu Xuanyin mengerutkan kening, mereka bersiap untuk mengatakan sesuatu tapi suara dari dalam membuat mereka diam dan tak lagi perlu bergerak.
"Ho? begitukah? kalau begitu biarkan aku membunuhmu dan membiarkan jenderal Zao mencari bawahan baru lagi yang tidak bodoh seperti kamu" jawab Lin Tian dengan sikap santai.
"Kurang ajar!" teriak pria itu yang tanpa takut sedikitpun langsung menyerang ke arah Lin Tian, bahkan jenderal Zao pun terlambat menyadarinya untuk mencegah bawahannya menyerang Lin Tian.
BOOMM...
Serangan pria itu mencapai Lin Tian yang membuat ledakan keras di istana tersebut, banyak ahli kuat dari alam kehancuran muncul dan langsung mengepun jenderal Zao dan bawahannya dengan mata bermusuhan.
Saat kabut menghilang jenderal Zao dan bawahannya melihat kalau pria dari sisinya yang menyerang tadi lehernya sudah di cengkram oleh Lin Tian, bahkan di wajah dan beberapa tempatnya penuh dengan luka di sekujur tubuhnya.
"Ini...?" wajah bawahan jenderal Zao seketika itu kaget bahkan tidak menyangka kalau teman mereka bisa kalah.
__ADS_1
Padahal teman mereka itu berada di alam dewa penguasa tingkat rendah tahap puncak, dan selangkah lagi dia bisa maju ke alam dewa penguasa tingkat menengah.
"Aku katakan padamu, mereka adalah orang-orangku, dan ini adalah tempatku jika kamu tidak bisa bersikap sopan, maka pergilah dari sini" ucap Lin Tian kepada pria yang dia genggam itu.
Tapi matanya terus menatap jenderal Zao dan bawahannya dengan mata marah, di saat suara Lin Tian berhenti semua pasukan dan ahli yang muncul langsung mengeluarkan senjata mereka.
Pandangan semua ahli dan pasukan itu juga penuh dengan permusuhan kepada jenderal Zao, bahkan jenderal Zao sendiri dapat melihat kalau mereka salah langkah sedikit maka mungkin semua orang disini akan menyerang mereka tanpa ampun.
Bahkan mungkin jika mereka tahu kalau mereka tidak bisa menang sekalipun, sedangkan bawahan jenderal Zao sudah agak kebingungan dengan semua yang terjadi di hadapan mereka itu.
"Perbedaan dan jaraknya memang sangat jauh" ucap jenderal Zao di dalam hatinya, dia dapat merasakan kalau ada aura yang berbeda dan jauh lebih kuat dari kaisar langit dulu di dalam tubuh Lin Tian.
"Maafkan kami, ini adalah kesalahan saya karena tidak bisa mendidik bawahan saya dengan baik" ucap jenderal Zao sambil menundukan kepalanya ke arah Lin Tian memohon maaf.
"Ho... begitukah? kalau begitu lebih baik anda lebih memperhatikan sikap bawahan Anda, karena mungkin saja mereka tidak tahu kapan dan dimana mereka mati jika terus sesombong ini" ucap Lin Tian sambil tersenyum.
Kali ini dia datang untuk berbicara dengan Lin Tian masalah alam bawah sendirian, karena hanya dialah yang tahu siapa Lin Tian sebenarnya dan dia berfikir pasti akan mudah untuk membujuk Lin Tian agar mau bergabung dengan mereka.
Lin Tian mengangguk dan melemparkan kembali pria yang telah terluka itu ke arah jenderal Zao, setelah itu dia meminta dari pasukannya untuk kembali ke tempat mereka lagi.
Setelah semua pasukan Lin Tian pergi barulah Lin Tian turun dari langit dan memandang jenderal Zao dengan wajah tenangnya.
"Baiklah, katakan padaku apa yang membuat jenderal Zao salah satu empat jenderal berkunjung ke sini?".
Lin Tian terlihat tenang meskipun dia sedang berhadapan dengan salah satu jenderal hebat dari istana langit, tentu bagi dia status jenderal Zao tidak terlalu penting di matanya.
Jika orang ini bersikap baik maka dia akan bersikap baik Juga tapi jika dia tidak sopan maka Lin Tian akan menjadi lebih tidak sopan juga kepadanya, meskipun dia adalah orang tua dari bawahannya sendiri.
__ADS_1
"Aku ingin meminta bantuan kepada kaisar kehancuran, ini menyangkut masalah seluruh alam langit juga, jadi ku harap kaisar kehancuran mau membantu kami" jawab jenderal Zao.
Lin Tian tersenyum dan masih tenang memandang jenderal Zao, dia lebih mengerti dari siapapun kenapa jenderal langit ini ke tempatnya.
"Oh! seluruh alam langit? hm, kenapa aku tidak tahu hal itu? apakah itu sangat bahaya jenderal Zao?".
Lin Tian berpura-pura kaget dan tidak mengerti apa yang dia katakan, dengan melihat bagaimana respon Lin Tian akhirnya jenderal Zao pun mengatakan masalah yang terjadi di alam bawah kepadanya dengan jelas.
Setelah mendengar cerita dari jenderal Zao Lin Tian pun terlihat masih tersenyum bahkan dia tidak tergerak oleh perkataan apapun dari jenderal Zao tersebut, dia berdiri dengan tenang yang pada akhirnya membuat jenderal Zao sedikit kewalahan menghadapi sikap Lin Tian itu.
"Bagaimana kaisar kehancuran?" tanya jenderal Zao.
"Boleh aku bertanya satu hal padamu?" ucap Lin Tian dengan tenang.
"Silahkan, apapun itu saya akan mencoba menjawabnya dengan baik agar bisa memuaskan kaisar kehancuran." jawab jenderal Zao.
"Kalau begitu aku tidak sungkan lagi, jika begitu masalah yang kamu ceritakan lalu kenapa tidak langsung mengadakan rapat seluruh alam? dan kenapa malah datang kepadaku? apa jenderal Zao memiliki niat buruk terhadapku?" tanya Lin Tian yang langsung membuat jenderal Zao dan bawahannya terdiam.
Jenderal Zao awalnya berfikir kalau Lin Tian setelah mendengarkan masalah tentang alam langit akan membuat dia tergerak lalu segera membantu mereka, karena dia adalah penerus kaisar langit tapi prediksinya salah, bahkan Lin Tian tidak terlihat tertarik dengan masalah alam langit.
"Kaisar Kehancuran ini alam langit, kenapa anda tidak mau membantu?" tanya Jenderal Zao mencoba meyakinkan Lin Tian.
Dia tahu mungkin sekarang akan sulit meyakinkan Lin Tian tapi dia akan tetap mencobanya karena Lin Tian dan empat alam lainnya adalah harapan dia dan alam langit.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
__ADS_1
...****************...