
"Mata itu..." dewa takdir melihat mata yang muncul di kening leluhur roh menjadi sangat serius.
"Apa dia mendapat berkah dari Sang pencipta?" tanya Bai Wutian.
"Kemungkinan! dan ada alasan lain, yaitu orang ini sudah di butakan oleh Sang pencipta sama dengan diriku saat masih di kendalikan oleh Sang pencipta dulu" jawab Dewa takdir serius menatap leluhur roh yang tidak bergerak meskipun telah di serang oleh Bai kecil.
BOOMM..
BOOMM..
"Apa yang terjadi? mata apa itu?" fikir Bai kecil dengan aneh menatap Leluhur roh.
BOOMM....
"Ugh!' Bai kecil tiba-tiba tidak dapat menahan sesuatu yang memukulnya dan membuat dia langsung terbang jatuh menghantam gunung di depannya.
"Ini?" Lin Dong menatap leluhur roh dengan wujud dewa rohnya.
Bai kecil berdiri lagi dan terbang ke langit saling berhadapan dengan leluhur roh, tidak lama juga naga kecil muncul di samping Bai kecil yang juga tampak serius menatap leluhur roh.
"Sepertinya matamu sama dengan mata dewa takdir dulu, apakah kamu benar-benar telah menganggap Sang pencipta sebagai tuanmu?".
Naga kecil yang berdiri di samping Bai kecil menatap leluhur roh dengan tatapan menjijikan. Dia tidak menyangka leluhur Roh benar-benat telah jatuh ke dalam jurang begitu dalam sehingga dia melakukan cara yang seharusnya tidak pernah dia lakukan untuk menjadi kuat.
"Lalu apa? ini kekuatanku, dan ini adalah tubuhku! sekarang tanpa aku harus menjadi roh kalian, aku masih bisa menunjukan kekuatan asliku" jawab leluhur roh memandang naga kecil dengan senyum mengejek.
"Lalu apakah ucapanmu dulu kepada kakakku masih berlaku?" tanya naga kecil yang mengingat sumpah dari leluhur roh.
"Hahaha, tentu saja. Apakah menurutmu dia bisa melawan Sang pencipta? bermimpilah! kalian semua orang-orang bodoh yang tidak tahu apa namanya kekuatan sebenarnya berani melawan ayah kita! benar-benar bodoh!" ucap Leluhur roh dengan nada menghina semua yang ada disana.
"Langkahmu telah benar-benar berhenti, kamu sekarang hanyalah mainan yang di gerakan oleh orang lain. Tidak ada masa depan, tidak ada kebebasan, itulah dirimu yang sekarang leluhur roh"..
Lin Dong tiba-tiba muncul di hadapan leluhur roh, sontak leluhur roh melihat Lin Dong berani berdiri di depannya hanya tersenyum mengejek atas semua ucapannya tadi.
__ADS_1
"Hahaha, kamu hanya semut di mata ayah! tapi maish berani mengucapkan kalimat berani seperti itu, sungguh lucu".
"Bahkan semut bisa menjadi kuat jika mereka bersama-sama. Gajah sekalipun tidak akan dapat melawan semut setelah mereka bersatu, kenapa harus menertawakan semut?".
"Kamu terlalu berisik!" ucap leluhur roh menggerakan tangannya lalu angin aneh mulai mengarah ke Lin Dong.
Lin Dong hanya diam sejenak, mata Lin Dong tiba-tiba berubah menjadi gelap dan angin yang tadi akan mengarah kepadanya langsung menghilang dengan anehnya.
"Apa?" wajah leluhur roh kaget saat melihat Lin Dong tidak terluka sedikitpun karena serangan angin rohnya.
"Kenapa dia tidak terluka? akan ku coba lagi!" fikir leluhur roh, dia lalu mendekati Lin Dong dalam sekejap.
"Paman awas!" ucap Bai kecil yang mengetahui rencana leluhur roh.
Lin Dong tidak bergerak, dia hanya sedikit tersenyum melihat leluhur roh. Entah kenapa leluhur roh merasa aneh dengan senyum Lin Dong itu tapi dia tidak terlalu memikirkannya dan langsung menggunakan teknik tangan rohnya untuk melawan Lin Dong.
BOOMM..
BOOMM..
BOOMM..
"Wujud mu memang bagus, dan aku sedikit kagum dengan kekuatanmu. Sayangnya kekuatan yang di dapatkan dengan cepat bukanlah kekuatan nyata, di mataku kamu hanyalah badut yang sedang menari" ucap Lin Dong yang tidak lagi diam.
Dia mengeluarkan tombak hitamnya dan memotong seluruh tangan roh tidak terlihat milik leluhur roh tanpa ampun. Semua tangan tidak terlihat itu hancur yang menyebabkan armor di bahu leluhur roh langsung retak.
"Apa? kamu bisa melihat roh tangan dan pedangku?" tanya leluhur roh kaget.
"Aku bukan hanya bisa melihatnya, aku bahkan dapat melihat darimana asal rohmu itu" jawab Lin Dong santai.
"Tidak mungkin! bagaimana bisa kamu melihat sesuatu yang bahkan belum kamu ketahui". Leluhur roh tidak percaya dengan ucapan Lin Dong.
"Terserah kamu percaya atau tidaknya, apa yang kamu lihat itulah kenyataannya".
__ADS_1
"Sial!" leluhur roh dengan marah memanggil seluruh roh yang ada di negeri langit. Roh-roh itu menyatu menjadi satu membentuk raksasa bersayap putih di langit. Leluhur roh yang berada di bawah kaki raksasa yang sangat besar itu menghilang.
"Tubuh Kaisar roh!" suara leluhur roh tiba-tiba terdengar dari mulut raksasa tersebut.
Lin Dong yang melihat itu sedikit mengerutkan keningnya, bahkan dewa takdir dan dua dewa kuno lainnya agak bingung dengan kekuatan yang di tampilkan oleh leluhur roh tersebut.
"Apakah ini kekuatan sang pencipta? dia dapat membuat leluhur roh yang selalu memiliki sifat tenang dapa menjadi orang yang haus akan kekuatan" ucap Bai Wutian yang melihat bagaimana leluhur roh sekarang.
"Kekuatan dan semua yang ada di dunia ini memang dapat membuat orang lupa diri, bahkan jika itu leluhur roh yang memiliki hati bersih dalam menghadapi godaan untuk mendapatkan kekuatan besar mana mungkin dia tidak tergoda" jawab Dewa kematian agak sedih melihat leluhur roh yang sekarang.
"Hancurkan!" ucap raksasa bersayap putih itu mengayunkan tangan besarnya ke arah Lin Dong.
"Hadang, tangan melahap!" ucap Lin Dong.
Tangan hitam raksasa muncul di belakang Lin Don, tangan hitam itu langsung bertabrakan dengan tangan raksasa bersayap putih itu.
BOOMM..
"Perubahan Kaisar naga!" teriak Lin Dong langsung dari tubuhnya mengeluarkan cahaya emas.
Dalam cahaya emas itu, Lin Dong yang semula berbadan manusia tiba-tiba berubah menjadi naga emas yang sangat besar. Bahkan wujudnya sama besar dengan wujud raksasa itu, Bai Wutian melihat wujud naga emas Lin Dong kaget karena aura yang di tampilkan Lin Dong benar-benar berbeda dari sebelumnya.
"Wujud itu? bagaimana mungkin?" ucap naga kecil kaget melihat wujud naga emas Lin Dong.
ROAARRR....
Raungan naga emas itu terdengar ke seluruh negeri langit yang membuat semua orang-orang disana kaget dan langsung memandang ke arah suara itu berasal. Bahkan dewa neraka dan semua Penguasa yang sedang berlatih juga ikut terkejut, mereka langsung keluar dari ruang rahasia itu dan melihat sosok naga emas raksasa sedang berlawanan dengan raksasa bersayap putih.
"Apakah ini kekuatan asli dari Dewa elemen?" ucapan itu ada di dalam Fikiran seluruh penguasa alam yang melihat wujud sejati dari Lin Dong.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
__ADS_1
...****************...