Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
352. Tidak ada jalan


__ADS_3

Di langit juga ada beberapa soaok yang di kenal, mereka adalah Lim gerbang yang di ciptakan Lin Tian untuk sekte langit. Dan pimpinan mereka adalah Hei An, di belakang mereka ada Yue Liandao, Zao Lu, Jing Lao dan Bai Ying yang berdiri di sisi Hei An.


Melihat kedekatan keduanya, jelas bukan hanya sekedar hubungan biasa. Tidak tahu apa yang akan di fikirkan Bai kecil kalau mengetahui anaknya telah di rebut oleh pria lain, mungkin dia akan mengamuk dan memukul Hei An saat bertemu.


"Ho? sepertinya kalian berdua adalah pemimpinnya bukan?" tanya singa perak memandangi dua pria tampan yang ada di depan semua pasukan yang muncul itu.


"Bisa di bilang begitu" jawab pria dengan pakaian serba merah seperti api, dia adalah kaisar api Yang Kai dan di sampingnya tentu Kaisar Chu.


"Hahahaha, kalau begitu mungkin kalian makanan yang bagus untukku sebagai pembuka" ucap Singa perak dengan suara dingin.


"Siapa kalian? kenapa kalian melakukan hal kejam ini di dunia kami?" tanya Kaisar Chu.


"Kalian tidak pantas untuk mengetahui kami budak kecil" jawab salah satu dari meteor perak yang tidak kalah kuat dengan singa perak.


Kaisar api dan kaisar Chu diam memandangi semua pasukan meteor Perak. Mereka jelas merasakan kalau kekuatan kebanyakan dari mereka lebih kuat dari kekuatan pasukan dari dunia dewa. Hal ini membuat mereka sedikit putus asa, setelah semua mereka membawa tanggung jawab untik melindungi dunia dewa.


"Apakah kita mundur atau melawan mereka?" tanya Bing Yang di belakang. Bing Yang memimpin tetua bahkan leluhur sekte langit untuk datang menyelesaikan masalah yang terjadi. Tapi dia juga merasakan hal yang sama dengan dua kaisar, karena itulah dia ragu apakah mereka harus bertarung atau mundur sekarang.


"Jika kita mundur hal buruk akan terus terjadi di dunia dewa. tapi jika kita tidak mundur, hanya kekalahan yang menjadi hasil dari tindakan kita" ucap Hei An dengan sauta tenang.


Meskipun dia hanya penguasa paviliun pasukan tersembunyi sekte langit, tapi dia adalah ahli strategi yang terkenal di seluruh dunia dewa. Jadi apapun yang dia katakan pasti menjadi pertimbangan bagi orang-orang yang mendengarnya.


"Lalu, apa yang harus kita lakukan?" tanya kaisar Chu.


"Mundur tidak mungkin, hanya bisa berjuang untuk hidup kita" jawab Hei An memegang erat-erat tangan lembut Bai Ying.


"Begitukah? kalau begitu.... Bunuh saja! jika kita tidak bisa melindungi satu anak kecil saja untuk apa kekuatan yang kita miliki ini? jadi, mari atau hidup lebih baik mati dengan rasa hormat!" ucap Kaisar api dengan suara dingin.


"Semuanya dengarkan! Bunuh!" teriak kaisar Chu.


"Bunuh!"


Semua pasukan yang di bawa oleh setiap fraksi menyerang ke arah meteor perak secara berkelompok. mereka mengerti tidak akan bisa menang satu lawan satu Maka mereka hanya harus mencoba untuk bertarung berkelompok dengan meteor perak.


"Para budak mulai memberontak" ucap singa perak dengan suara dingin.

__ADS_1


"Tuan, biarkan kami yang berada di ranah sama dengan mereka yang bertarung" ucap salah satu meteor perak berbentuk manusia tapi bertubuh naga.


"Hahah, kalau begitu baiklah! orang-orang yang di atas dewa penguasa tingkat tinggi dilarang ikut bertarung" ucap singa perak setuju dengan permintaan bawahannya itu.


"Baik!" semua pasukan di bawah setengah dewa kaisar dengan patuh mundur sambil menikmati makanan mereka yang tersisa. Yang lainnya maju untum bertarung melawan pasukan dunia dewa, setelah berada di dunia dewa selama dua hari membuat singa perak menjadi puas dan haus akan daging makhluk hidup disini.


BOOMM..


BOOMM..


Pertarungan besar terjadi di langit tepat di kota yang telah hancur itu. Dulunya tempat itu adalah kota indah, sekarang telah menjadi kota yang hancur dan penuh mayat.


BOOMM...


"Hahaha, wanita yang lumayan cantik" ucap salah satu meteor perak berwujud Manusia dengan sayap kelelawar saat menatap tubuh Bai Ying yang indah.


"Jangan berani!" teriak Hei An yang melihat kalau monster jelek itu menatap Bai Ying dengan mesum.


Dia melesat dengan cepat di depan Bai Ying menyerang meteor perak itu. Pertarungan keduanya terjadi dengan kekuatan yang sama, hal itu membuat mereka seimbang. Itu sebelum Bai Ying yang akhirnya bergabung membantu Hei An melawan monster perak itu.


BOOMM..


BOOMM..


Bahkan beberapa area wanita itu juga penuh dengan luka bekas gigitan, yang kemungkinan itu adalah bekas gigitan dari monster perak tersebut.


"Apakah kamu puas?" tanya singa perak dengan senyum memandangi bawahan yang menyerat wanita mati itu.


"Tentu saja belum jenderal, aku menginginkan wanita itu! bagaimana menurutmu jenderal?" tanya monster perak menunjuk Bai Ying.


"Ingin? ambil saja kalau begitu" jawab singa perak santai.


"Hahah! bagus! kalau begitu, aku akan menangkapnya" ucap monster perak itu dengan senyum puas.


Dia melemparkan mayat wanita telanjang itu jauh ke arah reruntuhan dan terbang langsung menuju ke tempat Bai Ying yang masih sibuk membantu Hei An melawan monster perak.

__ADS_1


Swisshh..


"Hei, hentikan! aku ingin wanita ini" ucap Monster peran yang muncul di antara kedua sisi.


"Baik" ucap monster perak yang menjadi lawan Bai Ying dan Hei An.


"Hahaha, wanita cantik! mari ikut bersamaku, jika kamu bisa memuaskan tubuhku ini. Aku pastikan akan membuatmu tetap hidu, bahkan untuk menjalani hidup yang lebih baik daripada menjadi budak atau makanan bagi sukuku" ucap monster perak dengan suara yang lembut dan penuh perhatian.


"Mimpi!" teriak Bai Ying juga tadi melihat mayat wanita yang diseret oleh monster itu.


"Gadis nakal! apakah kamu yakin? kekuatanku bukan lah.."


"Mati!" ucap Hei An muncul di belakang monster perak itu dan menebaskan pedangnya ke arah leher monster perak.


"Sungguh naif" ucap monster perak.


BOOMM..


"Ugh!"


"Hei An" teriak Bai Ying melihat Hei An langsung terkapar hanya dengan jentikan jari dari monster perak itu.


"Bagaimana?"


"Mimpi" jawab Bai Ying dengan suara dingin, dia langsung terbang menyerang Monster perak dengan sekuat tenaga. Sayangnya, dia hanya semut di kara monster perak.


"Aku akan membuatmu sadar sedikit" ucap Monster perak menjentikan jarinya lalu mendorong mundur Bai Ying dengan keras ke belakang.


"Ugh!" Bai Ying jatuh dengan keras, mematahkan beberapa tulang di tubuhnya yang membuat dia tidak bisa bergerak.


"Ying'er!" wajah Hei An tanpa sadar kesakitan saat melihat Bai Ying terluka.


"Hm?".


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...----------------...


...****************...


__ADS_2