Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
346. Wujud Dewa Roh


__ADS_3

"Ugh!"


BAAMMM...


Leluhur roh langsung di pukuli lagi seperti sebelumnya. Mungkin leluhur roh tidak menyangka kalau dia akan di permainkan oleh Bai kecil dan naga kecil seperti itu. Bahkan jika dia tidak terluka parah tapi rasa malu yang dia terima sudah cukup membuat leluhur roh muntah darah.


"Hm.. Sepertinya dua orang ini sangat suka memukul wajah orang lain" ucap Dewa kematian heran melihat tingkah dua berandalan itu.


"Mungkin mereka iri dengan wajah tampan leluhur roh, karena itu dia ingin membuat wajah leluhur roh menjadi jelek" ucap Dewa takdir.


"Hei, kalian tidak tahu kalau memukul wajah seseorang itu lebih baik daripada memukul perutnya" ucap Naga kecil tiba-tiba muncul dan menepuk pundak dua teman lamanya itu dengan santai.


"Oh! alasannya?" tanya dewa kematian.


"Coba kalian fikirkan, apa kalian mengetahui jenis kelamin leluhur roh? kalau begitu apakah dia pria atau wanita?" tanya naga kecil.


"Hm, sepertinya pria" jawab dewa takdir.


"Aku tidak tahu, tapi mungkin dia pria" jawab Dewa kematian bingung.


"Halo! dia roh leluhur yang telah melahirkan banyak roh, jadi ada kemungkinan dia wanita! dan jika ternyata dia sedang hamil, lalu kami memukul perutnya bagaimana? bukankah kami akan membunuh anak dalam rahimnya itu?" jelas Naga kecil setengah bercanda setengah serius.


Mendengar penjelasan naga kecil, keduanya langsung mengangguk setuju. Memang benar mereka sudah lama penasaran dengan jenis kelamin dari leluhur roh. Meskipun dia berwujud laki-laki tapi ada kalanya leluhur roh berwujud wanita yang membuat mereka bingung.


"Kalau begitu, lakukan lagi! dan kalau bisa telanjangi dia agar membuat penasaranku menghilang" ucap dewa takdir dengan santai.


Bai Wutian entah ingin tertawa atau menangis, dua teman lamanya ini hampir sama-sama terpengaruh oleh sifat berandalan Bai kecil dan kelompoknya.


"Sepertinya pengaruh Bai kecil benar-benar sudah melebihi batas wajar" ucap Bai Wutian dalam hatinya.


"Uhuk..uhuk.." leluhur roh bangun lagi, dia mendengarkan percakapan yang dilakukan oleh ketiga teman lamanya itu membuat dia memuntahkan seteguk darah karena sangat marah.


"Ka..kalian kurang ajar!" teriak Leluhur roh marah menunjuk mereka semua.

__ADS_1


"Tenangkan giliranmu dan perhatikan setiap sisimu, jika kamu bodoh seperti ini pantas saja kamu mudah di mangatkan oleh orang lain". Bai kecil di langit berbicara sembari menatap leluhur roh dengan jijik.


"Apa maksudmu?" ucap leluhur roh kebingugan.


"Sepertinya kamu belum sadar apa yang terjadi disini bukan? baiklah, aku mengatakannya. Sebenarnya aku dan naga kecil telah menunggumu sejak lama" ucap Bai kecil dengan santainya, tapi ucapannya itu membuat leluhur roh kaget.


"Kamu masih bingung kan? itu karena aku dan yang lainnya sudah mengetahui apa tujuanmu datang kesini, karena itulah kami tidak akan membiarkanmu membawa kakakku pergi dari negeri langit" jelas Bai kecil yang membuat leluhur roh langsung tertekan.


Pantas saja semua orang disini terlihat santai dan hanya memandangi dia di pukuli oleh naga kecil dan Bai kecil. Ternyata mereka sudah menunggu dirinya untuk masuk ke dalam jebakan mereka. Wajah leluhur roh sangat merah karena malu bercampur marah, awalnya dia datang ingin menampilkan betapa kuatnya dia kepada semua penguasa dan orang kuat disini. Tapi sekarang malah dia yang di permalukan oleh Naga kecil dan Bai kecil.


"Kamu baru sadar bukan? sekarang apakah kamu ingin berbicara baik dengan kami atau kamu ingin aku menangkap mu dulu untun berbicara baik denganmu" tanya Bai kecil dengan wajah dingin.


"Sepertinya kamu sangat ingin menangkapku, apa yang terjadi? coba aku tebak, apakah sesuatu terjadi dengan kaisar langit?" ucap leluhur roh tersenyum menjijikan setelah sadar kalau Lin Tian belum juga muncul sejak dia datang pertama kali ke negeri langit.


"Sepertinya benar! apakab pria kecil itu sekarat? tau dia telah mati? hahahaha, lihatlah! melawan takdir? bahkan dia tidak bisa menghindari takdir kematiannya" ucap leluhur roh bahagia mendengar sesuatu terjadi dengan Lin Tian.


Bai kecil terdiam, tapi wajahnya terlihat sangat marah karena ucapan dari leluhur roh tersebut. Hal yang paling menyakitkan untun Bai kecil tentu adalah saat dia melihat Lin Tian kehilangan matanya. Karena dia sadar kalau leluhur roh akan datang menjemput Lin Tian, dia langsung menunggu leluhur roh itu.


"Itu bukan masalahmu! tapi karena kamu berani menghina kakakku, aku akan memukulmu dengan parah sebelum menanyaimu" ucap Bai kecil yang telah melepaskan aura kuatnya.


Swiss...


BOOMM..


"Ugh!"


BOOMM..


BOOMM...


Leluhur roh di pukuli terus menerus sampai dia terus menerbangkan beberapa darah keluar dari mulutnya. Dia bahkan tidak dapat melawan Balik Bai kecil setelah dipukuli diam-diam oleh Bai kecil.


BOOMM..

__ADS_1


"Terlalu lemah!" ucap Bai kecil dengan dingin.


"Sial! wahai roh-roh yang berada di atas tingkat roh agung, datanglah kepadaku dan berikan aku kekuatan kalian" ucap leluhur roh.


Lima cahaya muncul dari lima arah berbeda lalu menembus masuk ke kening leluhur roh, perlahan dari kening leluhur roh mata aneh muncul tempat di tengah antara dua mata leluhr roh tersebut. Melihat itu dewa takdir dan Dua lainnya kaget, karena mereka belum pernah melihat wujud dari leluhur roh yang sekarang di penuhi oleh armor kristal.


"Wujud apa itu?" tanya Bai Wutian kaget.


"Aku tidak tahu, aku bahkan belum pernah melihat wujud seperti itu selama ini" jawab dewa takdir yang dulunya adalah tuan dari leluhur roh.


"Hahaha, ini adalah mata yang di berikan oleh yang agung kepadaku! Mata penguasa roh, dan armor kristal roh yang dapat meningkatkan kekuatanku sepuluh kali lipat, Wujud Dewa Roh!" jelas leluhur roh menatap Bai kecil dan naga kecil.


"Ho? jadi wujud dewa roh kah! kalau begitu biarkan aku mencobanya" ucap Bai kecil langsung maju dan melepaskan pukulan langsung kepada leluhur roh.


Leluhur roh tidak bergerak dan hanya tersenyum memandang Bai kecil. Tanpa sedikitpun bergerak, tiba-tiba Bai kecil terbang dengan cepat sesaat tinjunya sudah mendekati wajah dari leluhur roh.


BOOMM..


BOOMM...


"Kakak!" teriak naga kecil kaget melihat Bai kecil yang di terbangkan oleh leluhur roh tanpa bergerak sedikitpun.


"Haha, kalian membuatku menggunakan wujud dewa roh. Jadi berbanggalah jika kalian bisa mati di tanganku ini" ucap leluhur roh dengan gilanya.


Swisshh...


"Jangan sombong!" ucap Bai kecil muncul lagi di belakang Leluhur roh, tapi itu sia-sia karena dia langsung di terbangkan lagi tanpa alasan oleh Leluhur roh.


BOOMM..


"Apa yang terjadi?" ucap Tian Hunhu yang melihat Bai kecil di pukul mundur terus menerus tanpa alasan yang jelas.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...----------------...


...****************...


__ADS_2