Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
337. Suara dari pintu putih


__ADS_3

Kedua wanita itu berpelukan cukup lama, dan semua orang yang melihatnya cukup terharu dengan persaudaraan mereka itu. Bahkan para tetua keluarga Tian yang melihat itu tidak sadar air mata mereka telah jatuh ke tanah dengan sendirinya.


"Sepertinya tuan putri tidak kesepian lagi" ucap Tetua agung tersenyum memandangi dua wanita cantik di langit itu.


"Iya, bukankah ini yang kita mau untuknya? dengan begitu aku bisa lebih tenang untuk mati saatnya tiba nanti" ucap tetua wanita dengan puas.


Semua keluarga Tian juga tersenyum, mereka hidup hanya untuk melindungi Tuan Hunhu. Tapi sekarang sepertinya mereka tidak perlu lagi untuk melindungi gadis kecil yang dulu terlihat bahagia dan selalu melakukan hal nakal di rumah mereka.


"Tapi kita masih memiliki kewajiban, jika masalah tidak di atasi maka putri tidak akan hidup dengan bahagia" ucap tetua agung menghela nafas.


"Semua itu tugas kita para pria tua yang seharusnya tidak ada lagi di dunia ini. Tetua agung, saatnya untuk meningkatkan kekuatan kita segera. Karena kaisar langit memulai rencananya dalam beberapa tahun, maka biarkan kita keluarga Tian melakukan balas Budi untuknya" ucap wanita tua keluarga Tian.


Semua keluarga Tian yang ada setuju dengan perkataan tetua wanita itu, mereka lalu berkumpul di dalam ruangan yang besar sambil membahas rencana mereka ke depannya untuk membantu Lin Tian dalam rencana yang telah dibuatnya.


Sedangkan Mu Xuanyin untuk sementara masih memeluk Tian Hunhu, setelah lama barulah kedua wanita itu melepaskan pelukan mereka. Tian Hunhu terlihat bahagia dapat bertemu kembali dengan kakaknya, begitu juga Mu Xuanyin.


"Bagus, saatnya untuk hukuman" ucap Mu Xuanyin tiba-tiba dengan senyum yang indah.


Tapi bagi Tian Hunhu, itu bukanlah senyum indah. senyum yang di perlihatkan oleh Mu Xuanyin lebih seperti senyuman seorang iblis wanita yang siap untuk menarik mangsanya ke dalam neraka. Tian Hunhu ingin kabur tapi dia merasakan kalau tangannya di ikat oleh sesuatu.


"Apa? kakak kamu!". Hunhu menatap kalanya dengan wajah penuh kekesalan.


"Apa kamu fikir akan lolos dari hukuman begitu saja? tentu saja tidak! seratus pukulan di panta dan bonus lima puluh akibat lari tadi" ucap Mu Xuanyin dengan suara dingin.


"Kakak, tunggu! aku telah di pukul oleh saudara ipar tadi jadi bisakah di kurangi?" Tian Hunhu iltidak bisa kabur dan hanya bisa meminta pengurangan hukuman dari Mu Xuanyin.


"Oh! kalau begitu tambah lima puluh lagi jadi dua ratus" jawab Mu Xuanyin dengan suara dingin yang bahkan langsung membuat Tian Hunhu terdiam disana.


"Sial, aku lupa kalau semakin aku berbicara hukumannya bukan berkurang tapi malah semakin bertambah" ucap Tian Hunhu kesal di dalam hatinya.

__ADS_1


Pada akhirnya dia dengan rela tidak rela di bawa ke dalam ruangan oleh Mu Xuanyin dan disana dia menerima hukumannya dengan ikhlas tanpa perlawanan.


Plak!.


"Aduh! kakak sakit, bisakah lebih lembut?".


Plakkkk.


"Ah! ampun kakak, aku bercanda"


Suara teriakan Tian Hunhu di dengar oleh beberapa penjaga pintu rumahnya itu. Wajah mereka ngeri mendengar suara pukulan yang ada di dalam rumah itu, bagaimanapun para penjaga itu semua adalah wanita jadi mereka tentu tidak akan tahan dengan hukuman seperti itu.


"Ugh! sepertinya kakak tuan lebih mengerikan dari tuan" ucap salah satu penjaga wanita di rumah itu.


"Sttt! jangan berisik, nanti kamu di hukum juga jika suaramu kedengaran" ucap yang lain.


Plaakkk..


"Masih ada seratus dua puluh lagi!" ucap suara Mu Xuanyin dari dalam.


"Tidakkkkkk!"


......................


Di depan pintu putih, leluhur roh berdiri memandangi pintu itu dengan serius. Dia tiba-tiba mendengar suara aneh yang mengatakan untuk membawa seseorang kesini dan membiarkan dia masuk ke dalam pintu tersebut. Orang yang di minta oleh pintu itu sudah sangat jelas bagi leluhur roh, tapi dia juga sadar kalau mungkin itu akan sangat sulit sekarang dengan kekuatan Lin Tian dan Orang-orang di belakangnya.


"Sepertinya Tuan sangat marah dengan dia" ucap leluhur roh dengan suara dingin.


"Leluhur roh!".

__ADS_1


"Hamba tuan!" leluhur roh berlutut dengan hormat, karena ini kali pertama dia mendengar suara dari balik pintu putih itu. Dan suara itu bukanlah suara biasa, karena dirinya terasa tertekan hanya saat mendengar suara tersebut.


"Bawalah kaisar langt kepadaku! katakan kepadanya, sudah saatnya dia mewarisi mahkota dewa tertinggi dan menjadi penguasa dari seluruh makhluk hidup" ucap suara dari dalam pintu putih itu.


"Tuan, jika dia tidak mau bagaimana?" tanya leluhur roh.


"Paksa dia! atau ancam dia dengan kelemahan yang dia punya. Waktu hampir habis dan bencana segera akan datang, kamu harus cepat membawa dia masuk ke pintu agung ini". Setelah berbicara suara itu akhirnya menghilang.


"Apa yang ingin dilakukan oleh pencipta dengan membawa pria itu kesini? ingin menjadikan dia sebagai penguasa hidup dan mati seluruh makhluk yang ada? itu sudah benar-benar menjadi berkah bagi pria kecil itu, tapi jika benar dia menolak aku akan melakukan perintah tuan pencipta" fikir Leluhur roh dengan serius.


Leluhur roh segera pergi menghilang dari depan pintu putih itu. Sesaat setelah leluhur roh menghilang, dari pintu putih itu ada getaran aneh yang besar sehingga membuat pintu itu bergeser dari tempatnya beberapa langkah.


"Kamu masih ingin melakukannya?" ucap suara lain yang jauh berbeda dari suara yang berbicara dengan leluhur roh.


"Hahaha, kamu pria tua yang sudah mati! masih saja bertahan dalam keadaan seperti ini, saat pria itu masuk kesini maka aku pasti akan bebas" ucap suara yang berbicara dengan leluhur roh tadi.


"Apa kamu fikir akan membiarkan kamu melakukannya? tidak akan! meskipun setetes jiwa terakhirku menghilang kamu tidak akan bisa lari dari sini!" teriak suara yang lain dengan marah.


Sebuah mata emas muncul dalam kegelapan di pintu putih itu, mata itu benar-benar terlihat seperti emas. Dan aura agung yang dia pancarkan benar-benar snagat kuat, bahkan jauh lebih kuat dari Lin Tian saat ini.


"Dengan kekuatanmu yang sekarang apa kamu fikir bisa menahan ku? di saat pria itu jatuh ke dalam tanganku, dia akan jadi boneka dan juga tubuh baru bagiku! saat itu kamu akan mati di dalam penyesalan, hahaha!". Di tempat yang berlawanan dengan mata itu, mata biru langit dengan bola matanya terlihat seperti isi dari dunia muncul. Mata itu memandangi mata emas dengan penuh kemarahan, tapi dia tidak berdaya karena kekuatannya benar-benar berkurang sekarang.


"Apa yang kamu lakukan itu salah! bagaimanapun mereka kita yang menciptakan. Kenapa kita harus membunuh anak-anak kita sendiri?" tanya mata biru seperti langit itu.


"Dunia ini tidak ada akhirnya, aku hanya ingin mengakhiri dunia gagal yang kita ciptakan ini".


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2