Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
192. Buat aku puas!


__ADS_3

Lin Tian hanya tersenyum memandang jenderal Dong yang terlihat sangat marah dan kebingungan dengan maksud dari ucapannya tadi, perlahan Lin Tian mengeluarkan pagoda yang sebelumnya ada di tangan Mu Jing'er.


Sangat cepat banyak cahaya putih yang keluar dari pagoda tersebut, dan saat jenderal Dong melihat siapa yang muncul dari cahaya putih itu wajahnya langsung kaget tidak percaya.


"Jenderal Dong!" teriak pria yang muncul itu ke arah jenderal Dong dengan marah, matanya terlihat sangat ingin membunuh jenderal Dong.


"Ba.. bagaimana bisa kau muncul disini? bukankah kau telah aku racuni?" ucap Jenderal Dong dengan wajah tidak percaya.


Orang yang dia lihat di depannya adalah dewa angin yang telah dia racuni dulu, seharusnya dia telah mati sejak lama oleh racunnya tersebut tapi sekarang dia bahkan berada di depannya apalagi jenderal Dong dapat merasakan kalau kekuatan pria ini lebih kuat dari sebelumnya.


"Terima kasih berkat racun yang kau berikan padaku, kekuatanku meningkat dan sekarang aku bahkan merasa lebih sehat" jawab dewa angin dengan mata dingin memandangi jenderal Dong.


Jenderal Dong bergetar karena masih tidak percaya dengan apa yang terjadi disini, dia memandangi Lin Tian yang sedang menyilangkan kedua tangannya dengan masih tersenyum tenang berdiri di langit.


Sekarang dia mengerti kalau dia telah jatuh ke dalam perangkap yang di buat oleh Lin Tian, pertama dia menolak empat jenderal untuk mendesak pemberontak muncul kepadanya. Lalu saat dia tahu kalau dewa angin telah di racuni, dia langsung menolak membantu alam angin yang padahal dia memiliki cara untuk menyelamatkan dewa angin.


Tapi sebenarnya pria ini tahu kalau di dalam alam angin pasti ada seorang mata-mata, dan itu benar kalau dia jenderal Dong meletakan mata-mata disana saat itu tepatnya orang itu juga ikut ke alam kehancuran untuk mencegah Lin Tian membantunya.


Sayangnya di saat dia berfikir kalau Lin Tian benar-benar marah dengan sikap orang-orang yang datang kesana, tapi sebenarnya di dalam Lin Tian sudah membantu dewa angin secara sembunyi-sembunyi dari mata-matanya.


"Apa kamu fikir aku tidak tahu kalau ada mata-mata di alamku? tapi memang iya, kalau bukan karena bantuan dari kaisar kehancuran serta senior Bai maka aku mungkin masih tidak akan tahu siapa musuh di dalam selimutku" ucap dewa angin, kotak yang di berikan Bai Yu bukan hanya berisi Pill tapi itu juga tertulis sebuah pesan kalau di alam angin ada seorang mata-mata.


Jadi hal pertama yang di lakukan oleh dewa angin adalah mencari orang itu lalu menghancukannya menjadi debu saat itu juga, dan saat dia tahu kalau akan ada pertemuan lagi di alam kehancuran dia dengan senang hati pergi kesana untuk berterima kasih kepada Lin Tian.


Tapi tidak di sangka kalau sebenarnya Lin Tian telah pergi sendiri duluan ke alam bawah, dan saat dia mendengar kalau kemungkinan tubuh anaknya berada disini dia langsung tanpa ragu ingin mengajukan diri untuk menjadi pembantu Lin Tian jika ada musuh yang selevel dengan para penguasa.

__ADS_1


"Kembalikan tubuh anakku!" teriak dewa angin langsung menyerang jenderal Dong tanpa peduli dengan pembicaraan mereka lagi.


BOOMM..


BOOMM..


"Sial!" kesal jenderal Dong yang terus bertarung dengan Dewa angin.


Lin Tian dan beberapa tetua alam angin yang melihat pertempuran itu tidak bergerak dan hanya memandangi keduanya yang bertarung sengit di langit. Mereka mengelilingi Lin Tian seperti sedang menjaga orang yang sangat penting bahkan mereka benar-benar membuat pelindung energi agar Lin Tian tidak terpengaruh oleh berbagai getaran energi disana.


"Kaisar apa yang harus kita lakukan sekarang?" tanya tetua pertama yang ikut kesana bersama dewa angin.


"Kalian bantu yang lainnya saja, karena aku ada urusan lainnya yang harus di urus" jawab Lin Tian dengan tenang.


"Tidak! dewa kegelapan memerintahkan ki untuk menjaga kaisar, jika kami tidak berada disisi tuan maka kami sekali lagi gagal menjaga anda" ucap Tetua pertama dengan serius, sebenarnya seluruh alam yang berada di kelompok dewa kegelapan telah tahu kalau Lin Tian adalah penerus kaisar langit.


Karena sekarang Lin Tian adalah orang yang sangat dibutuhkan oleh alam langit, jika dia mati maka nasib alam langit akan benar-benar berakhir setelah itu dan ada kemungkinan tidak bisa bangkit lagi, dan mereka juga akan berdampak kepada mereka.


"Tidak masalah, ada Bai kecil bersamaku tapi.." Lin Tian akan berbicara tiba-tiba wajahnya menjadi serius saat dia merasakan sesuatu tiba-tiba terbang ke arahnya dengan cepat.


"Awas!" ucap tetua pertama yang langsung berdiri di depan Lin Tian menghalangi serangan yang entah dari mana munculnya.


BOOMM...


"Ugh!" tetua pertama yang akan terlempar langsung di tahan oleh Lin Tian, dia di tahan oleh Lin Tian dari belakang jadi dia tidak terlalu terluka karena Lin Tian langsung menyalurkan energi penyembuh kepadanya.

__ADS_1


"Telan ini" ucap Lin Tian saat merasakan kalau yang menyerangnya itu beracun, menelan Pill itu tetua pertama menjadi lebih baik dari saat dia terkena serangan diam-diam itu.


"Hebat! aku tidak menyangka kalau kau benar-benar di lindungi oleh mereka dengan sangat baik, siapa kamu sebenarnya?" tanya sosok yang tiba-tiba muncul di langit, sosok itu terlihat agak tua dan di kedua tangannya ada dua senjata kecil seperti sabit.


Melihat siapa orang yang muncul wajah tetua pertama dan yang lainnya berubah, pria itu adalah orang yang sangat mereka kenal dan bahkan sangat terkenal dulunya di kalangan petinggi negeri langit.


"Apa kalian tahu siapa dia?" tanya Lin Tian.


"Leluhur sekaligus jenderal tua keluarga Dong, Dong Ke" jawab tetua pertama yang masih berusaha menstabilkan dan menyerap energi Pill yang dia telan.


"Oh! aku akan maju kalau begitu" ucap Lin Tian yang tahu siapa pria tersebut, karena di antara disini mungkin tidak akan ada yang bisa mengalahkan dia jadi kemungkinan Lin Tian harus maju meskipun harus menggunakan perubahan dewa harimaunya.


"Aku yang maju kak, sudah lama aku tidak menemukan lawan yang bagus jadi biarkan aku bersenang-senang" ucap Bai kecil yang tiba-tiba membuka matanya lalu memandang leluhur keluarga Dong dengan senyum dan niat pertempuran yang luar biasa.


Swissh..


BOOMM...


Bai kecil bahkan tidak menunggu jawaban Lin Tian, dia segera menghilang lalu muncul di depan leluhur keluarga Dong dalam wujud manusianya di sertai pukulan yang sangat kuat dia arahkan kepada leluhur Dong itu. Leluhur Dong yang kaget hanya bisa menahan serangan dari Bai kecil yang tiba-tiba sudah berada di depannya itu.


"Ayo! buat aku kaisar harimau puas, jangan biarkan aku kecewa" ucap Bai kecil dengan senyum di wajahnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2