Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
202. Kemunculan orang yang tidak terduga


__ADS_3

Lin Tian agak bingung tapi dia juga ikut melihat ke langit setelah Bai kecil berteriak seperti itu, Lin Tian merasa kalau Bai kecil sekarang sedang marah tapi apa yang membuat dia marah Lin Tian pun tidak tahu.


Sadar akan suara yang sebelumnya terdengar di langit, Lin Tian juga langsung mengerutkan kening auranya yang tadi menghilang benar-benar di keluarkan lagi meskipun jelas kalau dia sedikit lebih lemah dari sebelumnya karena kelelahan.


"Begitukah caramu berbicara kepada ayahmu?" ucap suara itu lagi, tapi sekarang di langit sesosok pria dengan pakaian putih dan mata serta wajah yang tampan berdiri di langit.


Jika di perhatikan antara pria tampan itu ada kemiripan dengan wajah Bai kecil, bahkan mata dan alisnya benar-benar sama dengan pria tersebut.


"Mati!" ucap Bai kecil yang tiba-tiba menghilang di samping Lin Tian dan telah muncul di depan pria itu, dia benar-benar mengeluarkan kekuatannya yang tersisa untuk menyerang pria itu.


BOOMM..


"Nak! kenapa kamu begitu keras kepala seperti biasanya?" ucap pria itu menahan pukulan Bai kecil hanya dengan satu telunjuknya saja.


Bai kecil melihat pria itu dengan marah, dia sadar kalau pria ini adalah ayahnya yang selama ini telah hilang entah kemana, sejak itu ibunya menjadi wanita yang pendiam dan juga suka minum. Dan kalau dia tidak menghilang mana mungkin baik dia dan ibunya akan mengalami hal paling menyedihkan saat itu.


Jika tidak ada Lin Tian mungkin baik dia dan ibunya tidak akan hidup sampai sekarang, dan sekarang pria ini tiba-tiba saja muncul lalu berani mengatakan bahwa dirinya adalah seorang ayah? apakah itu tidak keterlaluan?.


"Ayah?" wajah Lin Tian dan yang lainnya langsung tercengang, pria di depan mereka ini adalah ayah dari Bai kecil? mereka tidak menyangka kalau ayah dari kaisar harimau masih hidup sampai sekarang karena sejak dulu mereka benar-benar tidak mengetahui siapa ayah dari Bai kecil bahkan jika tahu pun mereka tidak pernah melihatnya.


"Apakah kamu masih pantas di panggil seorang ayah?" tanya Bai kecil dengan kesal.


"Ais! kamu dan ibumu memang mirip dalam hal sifat, kamu harusnya tahu kenapa aku tidak muncul dan bahkan ikut campur dalam masalah mu itu bukan?" ucap Ayah dari Bai kecil itu.

__ADS_1


"Lalu apa? tetap saja kamu orang yang berhati dingin! setidaknya kamu harus bisa membantu kami, jika tidak untuk apa kekuatan mu itu!" jawab Bai kecil dengan marah.


Ayah Bai kecil tidak marah, dia hanya memandang Bai kecil dengan senyum di wajahnya, bukan berarti dia tidak ingin membantu tapi ada beberapa alasan kenapa dia selalu diam dan tidak ikut campur dalam masalah Bai kecil dan istrinya.


Apalagi selama ini ada sesuatu yang harus dia temukan sebelum semuanya terlambat, karena itulah dia juga tidak pernah memperlihatkan dirinya kepada Bai kecil dan istrinya itu.


"Aneh! kenapa aku merasa pria ini hanya seorang manusia? tapi jika dia benar hanya manusia kenapa dia bisa terbang?" ucap Lin Guang yang benar-benar tidak dapat merasakan sedikitpun energi atau kekuatan dari ayah Bai kecil.


Bukan hanya dia, tapi yang lain ikut merasakan hal yang sama karena mereka benar-benar tidak merasakan sedikitpun aura yang bocor dari ayah Bai kecil itu.


"Dia.. Apakah mungkin sudah mencapai tingkat yang lebih tinggi?" ucap Lin Tian berfikir dalam hatinya.


Bai kecil di langit terus menyerang ayahnya tanpa mau mendengarkan apa yang di jelaskan oleh ayahnya itu, dia benar-benar terlihat sangat kesal dan marah bahkan Lin Tian tidak pernah melihat Bai kecil yang sangat marah dan membenci seperti sekarang ini.


"Hentikan!" ucap Lin Tian muncul dan menahan Bai kecil dengan kuat.


"Kakak?" ucap Bai kecil yang di tahan Lin Tian, dia masih berusaha untuk memukul wajah ayahnya tersebut dengan keras.


"Kamu harusnya tahu, meskipun kamu berada di puncak mu tetap saja tidak akan bisa menyentuhku! jadi sebelum mencapai tingkat itu jangan harap menendang pantat ayahmu ini." ucap ayah Bai kecil dengan sombong.


Lin Tian yang melihat wajah ayah Bai kecil yang terus-menerus menggoda Bai kecil agak bingung, dia sekarang sadar kalau sifat nakal Bai kecil mungkin berasal dari ayahnya dan kenapa dia suka berlarian keluar itupun mungkin karena ayahnya juga.


Tentu kalau soal minum Lin Tian yakin kalau itu dari Bai Yu karena di mata Lin Tian ayah Bai kecil ini bukan seperti peminum, tapi yang membuat Lin Tian menjadi bingung adalah kekuatan dari ayah Bai kecil benar-benar melebihi fikirannya.

__ADS_1


Jika dia tidak mempunyai energi berbeda yang telah menyatu maka dia mungkin sama dengan yang lain menganggap ayah Bai kecil adalah manusia biasa, Bai kecil sudah agak tenang saat Lin Tian mencoba membujuknya untuk tenang.


"Kamu kaisar langit yang barulah?" tanya ayah Bai kecil.


"Iya, aku tidak menyangka kalau ternyata paman Bai masih hidup" ucap Lin Tian kepada Ayah Bai kecil, meskipun dia memanggil Bai Yu ibu karena dia sebelumnya di besarkan oleh Bai Yu sendiri tapi berbeda dengan ayah Bai kecil yang tidak dia kenal.


"Sepertinya kamu memang lebih luar biasa dari kaisar sebelumnya tapi tetap saja kamu masih belum bisa melawan takdirmu" ucap ayah Bai kecil dengan tenang.


Lin Tian terdiam dia melihat ayah Bai kecil dengan serius, melawan takdir? dia sepertinya pernah mendengar ucapan seperti ini dulu tapi dimana itu? dan setelah beberapa saat dia baru ingat sesuatu, tepat saat dia berada di alam rahasia dimana dia bertemu dengan leluhur roh.


"Apa hubunganmu dengan dia? apakah kamu adalah orang yang telah hidup lama? ataukah kau adalah orang itu?" tanya Lin Tian.


"Aku bukan dia, karena dia telah benar-benar mati menjadi energi untuk membuat dunia dan dua alam ini!" ucap Ayah Bai kecil, dengan sedikit gerakan, Lin Tian dan Bai kecil di tutupi oleh bola biru yang mencegah orang luar mendengar pembicaraannya.


"Sepertinya naga langit memberitahu mu beberapa hal di zaman dulu" ucap ayah Bai kecil.


"Tua Bangka, apa maksudmu? apakah kamu benar telah hidup lama selama ini? jadi apakah kamu tahu siapa musuh kita yang sebenarnya?" tanya Bai kecil yang terlihat serius sekarang, meskipun dia terlihat benci kepada ayahnya tapi dia tetap menyayanginya hanya dia marah karena sikap tidak bertanggung jawab pria ini terhadap ibunya saja.


Ayah Bai kecil tidak menjawab, dia hanya menggelengkan kepalanya tentang masalah tersebut. Bukan berarti dia tidak ingin mengatakannya tapi memang dia pun tidak tahu siapa musuh mereka apalagi saat dia di sergap dulu dan hampir mati sebelumnya, hanya karena di saat-saat nyawanya akan hilang dia dapat mengingat semuanya saat itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2