Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
75. Sheng Ju Dalam Bahaya


__ADS_3

Lin Tian terus terbang di mengelilingi alam ketiga mencari pintu ke alam ke empat, dia semakin yakin kalau orang-orang itu telah masuk ke alam ke empat.


Karena dia belum melihat siapapun di alam ke empat ini, Lin Tian menjadi lebih serius karena sepanjang jalan dia terus mencoba mengawasi area di sekitar dia terbang.


Setelah beberapa hari berlalu Lin Tian baru menemukan pintu alam ke empat, dia segera masuk tanpa fikir panjang dan langsung terbang untuk melihat di sekitar alam ke empat.


Di beberapa tempat dia menemukan beberapa mayat pria dengan pakaian berlambang bulan, dia yakin kalau itu adalah alam bulan.


"Apakah mereka di serang?" ucap Lin Tian dengan berfikir serius.


Dia langsung mencoba maju ke arah depan karena dia melihat jelas kalau pria yang mati itu seperti mencoba melindungi sesuatu.


Swishh...


BOOMM..


Benar saja tak jauh dari sana beberapa kelompok terlihat bergabung melawan kelompok misterius, Lin Tian yang melihat hal itu mengubah wajah nya dengan serius.


BOOMM...


"Ugh!"


"Saudara!" ucap beberapa orang melihat pria yang terluka karena di tembus oleh pedang musuhnya.


"Hahaha... kau mati!" ucap pria pakaian naga dengan tertawa senang.


Pria yang tertusuk itu menggertakan gigi nya, dia tidak menyangka kalau akan di serang di sini oleh orang-orang ini.


Dan membuat beberapa teman nya mati karena penyergapan yang di lakukan oleh orang-orang ini kepada kelompok nya.


BOOMM...


"Hm?" wajah pria muda itu berubah karena melihat kepala musuh terlepas dari tubuhnya sendiri.


"Aku membenci orang-orang seperti kalian, selalu saja mengganggu" ucap Lin Tian yang muncul menyelamatkan prianmuda tersebut.


Melihat itu pria muda itu kaget, dia tidak tahu kalau ada pria yang sangat kuat masuk ke alam ini karena setau dia semua nya yang paling kuat berada pada tingkat yang sama dengan dirinya.


"Terima kasih telah membantu ku" ucap Pria tersebut.


Lin Tian masih diam dia melemparkan Pill penyembuh kepada pria tersebut dengan wajah tenang.


"Telan lah! jika terjadi sesuatu padamu maka saudara mu akan sedih" ucap Lin Tian.

__ADS_1


"Saudaraku?" fikir pria muda itu bingung.


Lin Tian lalu menghilang dari hadapan nya dan memyerang orang misterius itu dengan cepat, dia mengangkat senjata nya dan setiap dia mengangkat senjata semua musuhnya pun mati dengan kepala lepas dari tubuh mereka.


BOOMM..


"Ah!"


"Mati!" ucap Lin Tian mengayunkan pedang elemennya dengan gerakan yang terlihat lambat tapi itu sanga lah cepat.


Karena sekali tebasan dia bisa membunuh dua dari mereka dengan sangat mudah, wajah beberapa kelompok itu tercengang karena melihat betapa kuat nya pria tersebut.


Dalam sekejap semua musuh pun selesai oleh Lin Tian yang terlihat tenang tapi mata nya penuh dengan niat membunuh yang luar biasa.


Swishh...


"Kamu harus keluar, alam ini tidak baik bagi kalian lagi! dan saat kalian keluar katakan kepada Orang yang di sebut kaisar harimau 'Habisi!" ucap Lin Tian kepada Pria tersebut dengan serius.


"Eh? apakah ini seserius itu?" tanya Pria muda tersebut.


Dia masih ingin menjelajahi wilayah disini tapi saat mendengar perkataan Lin Tian rencana nya pun berubah.


Bahaya disini hanya akan membuat Saudara nya yang tak bersalah mati, dan dia tidak ingin hal itu terjadi hanya karena ke egoisanya.


Lalu dia menghilang dari sana dan terbang menuju pintu alam ke lima, dia dengan cepat terbang tapi wajahnya berubah saat merasakan aura yang sangat dia kenal.


BOOMM..


"Apa yang terjadi? kenapa dia disini?" Fikir Lin Tian dengan serius.


Swisshh....


Lin Tian terus terbang menuju aura yang dia kenal itu, perlahan dia semakin dekat dengan tempat dimana orang-orang itu sedang bertarung.


Tak jauh terlihat kalah ada satu kelompok mengejar seorang laki-laki muda yang terlihat terluka di sekujur tubuhnya, pria itu berusaha sekuat tenaga berlari agar tidak di tangkap oleh kelompok di belakangnya itu.


"Hahaha... Sheng Ju kamu tidak akan bisa lari" ucap salah satu pria muda yang sedang mengejar Sheng Ju.


"Jangan harap bisa semudah itu menangkap ku!" ucap Sheng Ju dengan marah.


Dia tidak menyangka kalau saat dia serta beberapa kelompok nya akan di sergap saat mencoba menjelajahi alam kelima ini untuk mencari keberuntungan.


Itu karena dia tahu kalau pun dia masuk ke alam ke enam tidak akan bisa menghasilkan terlalu banyak, jadi dia memutuskan dengan yang lain mencari sedikit lebih banyak disini.

__ADS_1


Tapi....


Mereka tidak menyangka kalau akan di sergap oleh sekelompok orang kejam ini, bahkan hanya dia yang bisa lari dari jebakan formasi tersebut yang membuat dia sangat sedih.


"Hahaha... lebih baik kamu berhenti jika tidak saudaramu yang lain akan mati" ucap pria yang memimpin kelompok itu.


"Kalian orang-orang dari alam angin cepat atau lambat pasti akan mendapatkan balasannya saat saudari perempuan ku tahu semua ini" ucap Sheng Ju.


"Hahahaha..." semua kelompok dari alam angin itu tertawa terbahak-bahak setelah mendengar perkataan Sheng Ju dari jauh.


"Kamu sungguh lucu, baiklah aku akan memberitahu mu sesuatu yang mungkin membuat mu tertarik" ucap Pria yang memimpin kelompok tersebut.


"Saudari Mu Sheng Chu'er kemungkinan sudah menjadi pelacur dari tuan muda kami, hahaha!" jelas pria itu dengan tawa bahagia.


"Iya! dan kemungkinan nanti kami juga akan mencicipi rasa dari wanita jenius dan tercantik dari alam kehidupan" tambah yang lain.


Mendengar hal itu wajah Sheng Ju segera berubah, dia tidak menyangka kalau kakak Sheng Chu'er juga telah menjadi target orang-orang ini tapi apakah mereka tidak takut kalau membuat marah alam kehidupan jika berita itu sampai di telinga Dewi kehidupan? itu lah yang dia fikirkan.


"Apakah alam angin kalian tidak takut perang dengan alam kehidupan ku?" tanya Sheng Ju.


"Takut? alam kehidupan mu hanyalah alam lemah! dewa angin kami adalah penguasa terkuat dan tidak ada apa-apa nya dengan Dewi Sheng Lien mu itu!" jawab pemimpin kelompok itu dengan wajah bangga.


"Sial! jika sampai sesuatu terjadi dengan saudari ku, akan ku pastikan membunuh kalian meski nyawaku taruhannya" ucap Sheng Ju dengan wajah yang sangat marah.


"Kamu akan mati tapi masih saja sombong" ucap pria dari alam angin dengan senyum dingin.


BOOMM..


"Ugh!" Sheng Ju muntah darah.


Lalu tebasan angin terbang ke arah Sheng Ju dan melukai punggung nya, dia pun jatuh seketika setelah itu ke tanah dengan menyedihkan.


"Hahaha... sekarang kamu akan mati" ucap pria tersebut bersiap mengayunkan pedangnya.


Swisshh....


"Eh?" seketika pria yang muncul di depan Sheng Ju kaget, bahkan Sheng Ju juga terkejut dengan apa yang terjadi di depannya sekarang.


"Kamu yang mati!"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2