
"Huf.. Untung kita berhasil kabur". Su Kun menghela nafas lega. Saat Bai kecil dan Naga kecil mengatakan kalau ada aura akrab yang bergerak cepat menuju mereka, tanpa fikir panjang mereka langsung terbang menjauh dari tempat itu.
Tentu saja mereka juga mengetahui kalau mereka belum selamat, jadi naga kecil berencana merobek ruang dan pergi dari alam api segera. Naga kecil yakin kalau roh api pasti akan bekerja sama dengan orang yang mengejar mereka, jadi dia segera tanpa menunggu apapun merobek ruang di depan berandalan lainnya.
"Bagus! cepat..cepat.." ucap Lin Guang cemas.
"Berhenti! kembali kesini" teriak Bai Wutian yang melihat robekan ruang di depan. Di belakangnya ada Feng'er dan Lin Niao mengikutinya, tentu roh api dengan santai mengikuti juga dari belakang mereka.
"Saudaraku apa bisa?" tanya Bai kecil.
"Ayo masuk".
"Bagus!"
Segera mereka semua masuk ke dalam robekan ruang itu dengan naga kecil yang terakhir masuk, dia berdiri di depan robekan ruang itu dan tersenyum mengejek ke arah Bai Wutian dan yang lainnya sebelum menutup ruang itu kembali. ejekan naga kecil membuat Lin Feng'er dan Lin Niao sangat marah, bahkan mereka berdua berniat untuk merobek-robek semua berandalan itu saat mendapatkannya.
"Apa yang harus kita lakukan kakak?" tanya Lin Niao yang masih marah.
"Kembali! kumpulkan semua saudarai kita, terlebih panggil Dewi Elf! dia pasti menemukan cara untuk melacak semua berandalan itu!" jawab Feng'er penuh emosi.
"Ehem. Menantuku yang baik, aku setuju denganmu! mari kembali dulu" ucap Bai Wutian ingin menenangkan kedua gadis itu tapi dia hanya bisa membujuk mereka kembali dulu.
"Baik ayah" jawab Lin Feng'er setuju, akhirnya mereka bertiga meninggalkan alam api dengan hasil tidak mendapatkan apapun dari perjalanan mereka.
Roh api yang melihat kepergian mereka cukup menyesal, andai dia bisa menemukan berandalan itu lebih cepat maka dia pasti akan melihat sesuatu yang menarik.
"Ah! sudahlah, kali ini aku melihat sesuatu yang menarik dari pada perang, perang dan perang". Roh api pun menghilang setelah memastikan kalau ketiganya telah meninggalkan alam api.
__ADS_1
......................
Swishh...
"Akhirnya selamat" ucap Bai kecil yang muncul di tempat yang aneh. Yang lain juga muncul setelah Bai kecil, dan naga kecil yang paling belakang mendekati Bai kecil saat dia sedikit aneh dengan tempat dimana mereka berada.
"Dimana ini?" tanya naga kecil penasaran. Tempat mereka berada hanya ada tanah tandus dan hawa yang agak terasa panas. Tidak ada tanda kehidupan sedikitpun disana, bahkan Bai kecil sedikit memikirkan sesuatu di fikirannya sebelum itu di buang oleh Bai kecil.
"Tidak mungkin tempat itu bukan?" fikir Bai kecil dengan serius saat melihat dengan hati-hati di sekitarnya.
"Bai kecil apa kamu mengetahui sesuatu?" tanya Bing Zhao.
"Iya! ini gunungn tandus atau gunung Huangwu".
Ucapan Bai kecil sontak membuat Lin Guang dan naga kecil kaget karena mereka lebih mengetahui alam langit daripada tiga saudara yang lain. masih dalam kebingungan, Bing Zhao juga mengingat tentang gunung Huangwu dalam ingatan masa lalunya.
"Bagaimana bisa? naga kecil apa kamu benar-benar ingin merobek ruang untuk sampai kesini?" tanya Su Kun setelah di jelaskan apa gunung Huangwu itu oleh Lin Guang.
"Mungkin, saat kita pergi tadi roh api ingin menahan kita tapi gagal! karena itulah ruang yang harusnya menjadi tujuan kita berubah haluan kesini". Bing Zhao berfikir untuk beberapa saat sebelum mendapatkan jawaban dari masalah mereka.
"Hanya itu yang dapat kita fikirkan saat ini".
Bai kecil menatap Bing Zhao dengan serius, lalu dia meminta saran apa yang harus mereka lakukan disini. Apakah mereka harus kembali atau pergi menjelajahi gunung Haungwu yang ada di depan mereka. Tentu karena mereka sudah disini, Bing Zhao setuju untuk menjelajahi gunung Huangwu. Ini juga untuk mencoba mencari tahu kenapa gunung dan tanah disini menjadi tandus, dan kenapa gunung Haungwu tidak pernah meledak meskipun termasuk gunung aktif di negeri langit itu.
"Sepertinya kita tidak harus menjelajahi gunung ini lagi" ucap naga kecil memandang ke arah gunung Huangwu.
"Iya, jangan melawan!" ucap Bai kecil tiba-tiba kepada mereka semua. Sekarang entah kenapa berandalan yang tadi seperti preman berubah menjadi sosok yang tenang dan juga dapat di andalkan.
__ADS_1
Swisshh...
Beberapa sosok muncul di langit mengelilingi Bai kecil dan yang lainnya, naga kecil dan Bai kecil telah kembali ke wujud kucing mereka dan masuk ke belahan baju Bing Zhao dan Long Aotian. Sosok itu menatap mereka dengan dingin sebelum melepaskan rantai yang mengikat mereka semua dengan cukup keras. Tapi, jika mereka berusaha untuk melepaskan rantai yang mengikat mereka, akan menjadi sedikit usaha bagi mereka semua.
Sayangnya mereka juga ingin tahu kemana mereka akan dibawa oleh sosok pakaian hitam ini. Bing Zhao yang melihat semua sosok hitam yang membawa mereka itu menuju masuk ke bawah lava gunung Huangwu sedikit mengerutkan kening. Hanya saat mereka melewati lava itu bign Zhao sadar kalau lava itu bukanlah lava asli, jadi dia dengan sengaja melemparkan sesuatu ke atas tanpa sepengetahuan orang-orang yang menariknya itu.
"Seperti yang aku duga, jika ini benar maka markas mereka benar-benar ada disini" ucap Bai kecil yang bersembunyi di dalam pakaian Bing Zhao.
......................
"Tuan, semuanya sudah mundur seperti yang anda rencanakan. Apa yang harus saya lakukan sekarang?" tanya jenderal yang berlutut di hadapan Wanita yang tidak lain adalah dewa penghancur itu sendiri.
"Tetap awasi negeri langit, aku ingin apa yang akan di rencanakan kaisar langit setelah kekacaaun yang aku lakukan di wilayahnya". jelas dewa penghancur sambil tersenyum.
"Apakah tuan akan bertindak sendiri?" tanya jenderal itu.
"Tidak untuk sekarang, mungkin sekarang mereka sibuk mencari tempat persembunyian kita. Dan mereka pasti tidak akan pernah menyangka kalau kita benar-benar dekat dengan mereka, biarkan mereka bingung untuk sementara waktu".
Dewa penghancur tersenyum memikirkan bagaimana bingungnya Lin Tian dan yang lainnya mencari tahu posisi tempat persembunyiannya. Dia ingin membuat Lin Tian percaya kalau tidak akan ada hasil yang baik jika membuat masalah dengannya. Tapi dia tidak akan pernah menduga kalau saat ini dia berbicara, bawahannya telah membawa semua berandalan masuk ke dalam markasnya.
Dan di tambah Lin Tian yang sekarang sedang menuju ke gunung Huangwu mungkin benar-benar sudah jauh dari apa yang dia fikirkan.
"Pergilah! aku akan beristirahat sebentar disini" ucap Dewa penghancur sambil bersandar di tempat yang dia duduki.
"Baik tuan".
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...----------------...
...****************...