Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
78. Menyelamatkan


__ADS_3

Eh?" pria itu berhenti tiba-tiba karena merasakan sesuatu.


Tapi saat dia menoleh ke belakang tiba-tiba kepalanya jatuh dari tubuhnya seketika itu di bawah ketidakpercayaan nya.


"Bagaimana mungkin?" ucap pria tersebut sebelum dia benar-benar mati dengan kepala jatuh ke tanah.


"Sa..saudara Tian?" ucap si wanita melihat wajah yang dia kenal, tapi dia juga ketakutan saat menatap betapa menakut kan nya wajah Lin Tian sekarang.


"Tidak ada dari kalian yang bisa hidup!" ucap Lin Tian.


Swish..


Pedang terbang muncul tapi sekarang warna dari pedang itu telah berubah menjadi hitam gelap, yang mengeluarkan aura menakutkan dari masing-masing pedang tersebut.


"A.. apa yang terjadi dengan saudara Tian?" ucap Sheng Ju dengan bingung.


Setau dia meskipun kalau Lin Tian marah dia tidak akan mw jadi seperti sekarang dan juga aura pedang yang dia keluar kan sekarang pun benar-benar berbeda dari yang sebelumnya.


"K..kau berani membunuh kami? apa kamu tidak takut menyebabkan perang dengan alam angin kami?" ucap salah satu pria itu.


"Oh! sebelumnya ada yang mengatakan hal sama dengan dirimu tapi sayang nya dia telah mati tanpa kepala seperti orang ini" ucap Lin Tian.


"A..apa?" wajah semua orang-orang dari alam angin berubah dan mereka melihat ke arah Sheng Ju, dan mereka ingat kalau memang ada satu kelompok yang mengejar Sheng Ju.


Tapi sekarang Sheng Ju berada disini sedangkan yang lain tidak kembali ke sini lagi, hanya satu kemungkinan yaitu mereka semua mati atau keluar dari alam ini.


"Jadi kalian sudah mengerti kan? kalau begitu kalian bisa mati!" ucap Lin Tian dengan dingin.


Pedang hitam langsyg menyerang dan menelan semua orang-orang dari alam angin itu seketika, anehnya mereka tidak mati karena terpotong tapi mati karena meleleh tertusuk pedang Lin Tian.


"Ah!" rasa sakit sebelum kematian membuat semua nya berteriak kesakitan.


Bahkan generasi dari alam kehidupan yang melihat itu menggigil dengan apa yang di lakukan Lin Tian, bahkan wanita yang di tolong Lin Tian terlihat juga ketakutan dengan apa yang di lakukan Lin Tian.

__ADS_1


"Kakak!" teriak naga kecil dari kantong binatang.


Mendengar teriakan naga kecil Lin Tian belum tersadar, hal itu membuat naga kecil menggunakan kekuatan untuk berteriak membantu menyadarkan Lin Tian.


Lin Tian tersadar dan juga terkejut dengan apa yang telah dia lakukan, dia bahkan bisa di bilang hampir tidak sadar dengan apa yang dia lakukan sebelumnya.


Itu karena dia sangat marah dengan apa yang telah di lakukan oleh alam angin terhadap orang-orang dari alam kehidupan maka dari itu mungkin yang membuat Lin Tian hilang kesadaran.


"Maaf! apa aku menakuti mu?" tanya Lin Tian sembari meminta maaf.


"Tidak saudara Tian! aku berterima kasih karena telah menyelamatkan aku" balas wanita itu, dia tahu kalau Lin Tian marah juga untik dirinya dan saudaranya yang lain.


Jadi maka dari itu lah dia mencoba untuk tidak terlihat takut agar tidak membuat Lin Tian merasa bersalah dengan apa yang telah dia lakukan tadi.


"Terima kasih" ucap Lin Tian dengan lembut tentu Lin Tian mengerti maksud dari wanita tersebut.


Sheng Ju mendekati Lin Tian bersama yang lainnya, setelah pemegang formasi hancur maka secara otomatis formasi tersebut juga hancur.


"Terima kasih saudara Tian" ucap Sheng Ju dan yang lain serentak.


"Saudara Tian soal kakak Chu'er...." Sheng Ju agak cemas dengan keadaan Sheng Chu'er.


"Tidak masalah, kamu tenang saja! Sheng Chu'er memiliki mata takdir dan dia pasti bisa mengetahui rencana orang itu dan juga bukan kah Sheng Chu'er juga lebih kuat dari dia" jelas Lin Tian yang tidak terlalu khawatir dengan Sheng Chu'er.


Menurutnya dengan kekuatan Sheng Chu'er tidak akan jadi masalah jika dia berhadapan dengan pria bejat itu.


Tapi hal berikutnya yang di katakan Sheng Ju membuat jantung Lin Tian berdetak lebih kencang, wajahnya pun berubah seketika mendengar perkataan Sheng Ju tersebut.


"Jika begitu, kita harus menemukan Sheng Chu'er dan yang lainnya segera" ucap Lin Tian setelah memutuskan dengan hati-hati.


Sebanyak hampir seratus orang dari alam kehidupan masuk ke alam rahasia, dan mereka di bagi menjadi beberapa tim karena tim Sheng Chu'er adalah yang terkuat mereka bisa di pastikan akan masuk ke alam ketujuh.


Jadi Lin Tian mungkin harus menuju ke alam ketujuh atau ke enam untuk menemukan mereka, sebelum itu Lin Tian memberi mereka semua pilihan yaitu ikut bersamanya.

__ADS_1


"Saudara Tian tapi kami hanya di alam surgawi tingkat rendah kebanyakan dan ada beberapa yang masih di dewa ilahi" ucap Sheng Ju.


Jika mereka memaksa naik maka sebagian yang berada di alam dewa ilahi pasti akan jadi target empuk bagi orang-orang yang berniat jahat kepada alam mereka.


"Tenang saja! kalian akan ku masukkan kesini! ini bukan hanya bisa dimasuki binatang iblis saja tapi juga bisa di masuki oleh makhluk lain" jelas Lin Tian sambil menepuk kantong binatang nya.


Setelah mendengar hal itu semua dari mereka berfikir sementara waktu sebelum mereka memutuskan untuk setuju masuk ke dalam kantong binatang Lin Tian.


Di dalam Kantong binatang Lin Tian, semua orang melihat kucing yang masih tertidur di pelukan naga kecil, para wanita yang melihat betapa imutnya kucing dan naga kecil tanpa takut mendekat lalu dua si kecil itu di helus oleh para wanita itu dengan wajah senang.


"Haa...! wanita benar-benar akan lupa jika sudah berada di depan sesuatu yang terlihat imut" keluh Sheng Ju melihat semua itu.


Bukan saja dia tapi saudara laki-laki nya yang lain juga menggelengkan kepala mereka, padahal baru saja mereka lolos dari bahaya tapi para wanita sudah melupakannya dalam sekejap.


"Sial! lepaskan aku! aku adalah..haa.. iya disitu, lagi enak!" ucap naga kecil yang terlihat menyukai di helus oleh para wanita itu.


Meong...Meong....!


Begitu juga dengan Kucing api yang benar-benar menikmati helusan para wanita itu, naga kecil yang melihat hal itu sedikit tersenyum dan senang akhirnya kucing kecil ini bisa tersenyum lagi.


"Ah...! nikmatnya.!" ucap naga kecil.


Setelah semua masuk Lin Tian langsung mencari pintu untuk menuju ke alam ke enam dengan cepat, setelah sepuluh haru baru lah Lin Tian benar-benar menemukan pintu alam ke enam yang berada di bawah lembah yang sangat gelap.


"Sial! setiap pintu benar-benar berada di tempat yang berbeda!" keluh Lin Tian dengan wajah kesal.


Swish...


BOOMM...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2