
Sepuluh tahun setelah perang besar terjadi...
Di aoam langit terlihat Mu Xuanyin dan Lan jingyi sedang duduk di aula istana langit memimpin pertemuan tahunan para penguasa. Selama sepuluh tahun ini juga perubahan besar terjadi, suku Meteor perak atau suku Huang sekarang telah benar-benar berubah menjadi seperti manusia sepenuhnya. Mereka juga di berikan salah satu alam yang tidak pernah di kuasai oleh penguasa lain, meskipun Alam itu sedikit buruk tapi Huang Zhisi sangat senang akhirnya mereka mempunyai tempat.
Apalagi sekarang mereka menjadikan alam itu sebagai alam Huang, yang mana keluarga Huang adalah pemimpin dari alam itu sendiri. Dan juga karena perubahan yang terjadi sepuluh tahun lalu membuat semua keluarga Huang dapat berlatih dengan energi langit dan bumi di seluruh alam langit, mereka juga tidak perlu menelan makhluk lain untuk memperkuat diri mereka sendiri.
Dan juga beberapa dari keluarga Huang diberikan pekerjaan oleh Lan jingyi seperti membantu di alam bawah tepatnya istana pengadilan untuk menjadi sang hakim dan juga petugas alam bawah disana. Awalnya beberapa dari suku Huang merasa senang bekerja disana tapi karena kelakuan dan kebodohan suku batu banya dari mereka ingin pindah dari alam bawah.
Tapi di tolak langsung oleh Huang Zhisi yang juga pernah mengalami kebodohan suku batu. Bahkan beberapa petugas dari alam lain juga merasakan kepala mereka akan meledak saat berurusan dengan suku batu itu.
Semuanya terlihat damai kecuali Lin Dong yang terlihat kesepian di taman istana langit. Semua keluarga Lin Dong juga merasakan kesedihan meskipun sudah berlalu selama sepuluh tahun. Di dunia dewa juga mulai menceritakan kisah perjalanan Lin Tian dan Bai keci l sampai akhirnya mengorbankan hidupnya untuk menyelamatkan seluruh dunia. Meskipun ada beberapa perbedaan yang terjadi tapi kisahnya tetap mengarah ke arah yang sama.
"Apakah dia tidak akan kembali lagi?" tanya Sheng Chu'er yang murung di kamar Lin Tian.
Setiap pagi Sheng Chu'er akan datang dan membersihkan kamar Lin Tian. Dia juga akan mencuci sendiri pakaian Lin Tian yang ada di kamar itu. Bahkan Sheng Chu'er akan menyiapkan makanan tanpa dia sadari sendiri seperti Lin Tian pernah hidup disana.
"Adik!" Ling Xu'er yang berada di belakangnya menghelus pundak Sheng Chu'er.
"Kakak, apakah suami benar-benar mati? apakah dia tidak akan kembali lagi?".
"Aku..."
"Kenapa? dia adalah dewa kaisar bukan? harusnya dia telah bereinkarnasi sekarang bukan?". Sheng Chu'er merasa tidak dapat menahan rasa sakit di hatinya itu.
"Ayah dan kedua Keluarga Kakek sudah mengirim banyak orang untuk mencari reinkarnasi suami, aku yakin cepat atau lambat mereka akan menemukan suami" jawab Ling Xu'er menenangkan Sheng Chu'er.
__ADS_1
Di alam Air, Long Aotian terlihat duduk dengan Dewi air yang bersandar di bahunya. sejak sepuluh tahun lalu Long Aotian juga mengirim banyak pasukan ke berbagai dunia untuk mencari reinkarnasi dari Lin Tian. Bukan hanya dia, tapi Su Kun dan juga Bing Zhao melakukan hal yang sama untuk mencari Lin Tian.
"Adik, aku harap bisa bertemu denganmu secepatnya" ucap Long Aotian dengan suara serak.
"Aku yakin, kita pasti bisa menemukannya" ucap Dewi air dengan lembut.
"Em!".
Di Alam bunga...
"Ying'er..."
Terlihat wanita cantik sedang duduk murung di depan sebuah bunga yang cantik, bunga itu adalah apa yang Bai kecil dulu pernah tanam setelah kembali ke alam langit dan bertemu dengan ibunya. Setiap hari dia akan menyiram bunga itu dan selalu menceritakan semua yang terjadi kepada bunga itu. Dan lima tahun lalu juga Bai Ying menikahi Hei An dengan Naga kecil sebagai Paman Bai Ying menggantikan tugas Bai kecil.
Di saat setelah menikah, Bai Ying ingin tetap tinggal di alam bunga yang langsung di setujui oleh Hei An. Hingga akhirnya Hei An juga ikut tinggal disana dan dia juga harus bolak bali tiap hari ke alam kegelapan untuk menggantikan posisi ayahnya menjadi penguasa alam kegelapan.
Tiba-tiba suara anak kecil mengagetkan Hei An, dia memandang gadis kecil cantik yang baru saja berumur tiga tahun berjalan di didampingi oleh seorang peri. Hei An hanya bisa tersenyum lembut melihat gadis yang tidak lain adalah anaknya itu.
"Ayah disini, gadis yang baik" ucap Hei An memeluk dan mencium pipi anaknya itu.
"Mama?".
"Pergilah, itu mama disana" ucap Hei An melepaskan Gendongannya dan membiarkan anaknya pergi ke arah Bai Ying.
"Mama!".
__ADS_1
Gadis kecil itu yang terlihat baru bisa berjalan, berjalan dengan lambat ke arah Bai Ying yang terlihat juga tersenyum memandangi gadis kecil itu. Bai Ying memeluknya dan mencium pipi gadis yang sangat imut itu. Gadis itu terlahir tiga tahu setelah mereka berdua menikah tapi sebenarnya selama itu Bai Ying sudah hamil sejak beberapa tahun sebelumnya. Karena dia seorang Dewi, Bai Ying menjadi lebih lama melahirkan dari orang biasa. Dan hebatnya anaknya bernama Bai Hua'er sudah mencapai ranah Kaisar setelah lahir, itu benar-benar sudah membuatnya menjadi jenius di usianya yang masih kecil.
Dan alasan Bai Ying dan Hei An memberikan nama keluarga Bai kepadanya murni karena keduanya berharap jika Bai kecil hidup merasa senang dengan cucunya itu dan tidak mempermasalahkan pernikahan mereka.
"Ayah, aku telah menikah! ayah kenapa tidak kembali? sekarang kamu sudah memiliki cucu yang sangat imut, jika kamu tidak kembali mungkin Paman Xialong mengambil posisimu" ucap Bai Ying sedih.
Di tempat lain dua wanita tengah memandangi Bai Ying dan Hei An, mereka selalu menunggu menunggu kembalinya Bai kecil tapi semuanya tidak terjadi selama sepuluh tahun ini yang membuat hati mereka semakin hancur.
ROAAARRRR....
Di dunia biru...
Naga kecil terlihat sedang memukuli beberapa binatang iblis dengan marahnya. Sampai-sampai wajah binatang iblis itu bengkak semua karena di pukuli oleh naga kecil.
"Sial! katakan kepadaku apakah kalin pernah melihat dua orang ini?" tanya Naga kecil mengeluarkan dua gambar wajah yang sangat di rindukan oleh naga kecil.
Semua binatang iblis itu menggelengkan kepalanya karena mereka benar-benar tidak tahu tentang dua orang yang dicari oleh naga kecil itu.
Naga kecil terlihat kesal tapi tidak melanjutkannya lagi dan terbang ke arah lain. Melihat iblis pergi, semua binatang iblis menangis bahagia karena akhirnya penderitaan yang mereka alami sudah berakhir. Bahkan beberapa dari mereka terlihat memeluk binatang iblis lainnya karena merasa gembira dengan kepergian Naga kecil.
"Sial! apakah benar-benar tidak ada? tapi itu tidak mungkin!". ucap naga kecil dengan suara sedih.
"Kakak besar, kakak Bai dimana kalian?" ucap naga kecil memandangi langit cerah.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...----------------...
...****************...