Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
200. Kekuatan misterius


__ADS_3

"Sial kita di jebak!" ucap Bai kecil yang tidak menyangka kalau tuan muda kedua ini menggunakan cara licik untuk mengalahkan mereka berdua, jelas kalau dia tahu jika dia dan Lin Tian bekerja sama maka dia pasti bisa di kalahkan oleh mereka.


Dan dengan begitu, tuan muda kedua dengan nekat menggunakan kekuatan penuhnya untuk membuat lubang hitam yang besar untuk membuang mereka berdua keluar dari alam bawah. Bahkan Lin Tian juga tidak pernah menyangka kalau tuan muda kedua ini akan secerdik ini setelah tahu dia tidak akan bisa menang melawan mereka berdua.


"Kakak, aku tidak bisa merobek ruangnya" ucap Bai kecil penuh kebingungan.


"Aku juga, jika kita tersedot ke dalam maka aku tidak tahu kemana kita akan di buang dan juga sekacau apa di dalam lubang hitam itu kita juga tidak tahu" jawab Lin Tian dengan terus mempertahankan armor emas untuk melindungi dia dan Bai kecil.


"Hahaha, kalian masih terlalu muda untuk bisa menang melawanku" ucap tuan muda kedua.


"Kaisar!" teriak banyak orang melihat kalau Lin Tian akan tersedot ke dalam lubang hitam itu, mereka akan maju untuk membantu Lin Tian tapi terpukul mundur oleh serangan yang di lepaskan oleh tuan muda kedua.


"Tetap disana, dengan matinya orang ini maka dunia akan kembali ke dalam kekuasaan tuanku setelah tuan keluar, hahaha" ucap tuan muda kedua dengan tawa bahagia.


Dengan begini, saat tuannya keluar dari tempat itu maka dia yakin kalau tuannya dapat dengan muda menguasai seluruh alam langit ini dan bahkan dengan begitu maka tuannya juga bisa bebas memulai kekacauan serta pertumpahan darah lagi seperti dulunya.


"Orang ini!" wajah Lin Tian dan Bai kecil agak jelek, mereka benar-benar kesulitan sekarang karena hisapan lubang hitam ini sungguh kuat daripada apa yang mereka bayangkan.


"Apa yang harus kita lakukan?" tanya Lin Guang bingung. Yang lain juga terlihat bingung bagaimana menjawabnya, mereka juga berusaha maju tapi di pukul mundur oleh tuan muda kedua.


"Nak! aku tahu kamu masih memiliki sedikit roh, sadarlah! jangan mau di kendalikan olehnya!" ucap dewa angin mencoba menyadarkan tuan muda kedua, meskipun anaknya mati tapi itu tidak lama sejak jenderal Dong menangkapnya dan menjadikan dia sebagai bahan percobaan, jadi dia memiliki sedikit keyakinan kalau tuan muda kedua masih memiliki sedikit jiwa di dalam tubuhnya.


"Percuma saja, dia sudah mati dan aku menjadikan dia boneka dengan menggabungkan tubuh dan darahnya dengan mayat monster itu, bahkan jika ada kemungkinan sudah di telan oleh monster tersebut" ucap jenderal Dong yang semakin lemah berbaring di dekat mereka.


Mendengar itu wajah dewa angin sedikit tertekan, memang benar apa yang di katakan oleh jenderal Dong jika itu ada maka jiwanya pasti sudah di telan oleh monster itu.


"Kalian masih terlalu lemah!" ucap suara yang tiba-tiba terdengar dari langit, suara itu tenang tapi terasa begitu agung dan sangat berwibawa.

__ADS_1


Saat Bai kecil mendengar suara itu wajahnya menjadi cemberut, tangannya terkepal begitu kuat dan bahkan matanya terlihat sangat marah. Lin Tian yang mendengar suara itu juga merasakan kalau kekuatan dari orang yang mengeluarkan suara ini begitu kuat bahkan sangat kuat dari apa yang dia bayangkan.


"Siapa?" ucap tuan muda kedua yange


juga mendengar suara tersebut, dia juga tahu kemungkinan kekuatan orang yang mengekuarkan suara itu hampir sama kuat dengan tuannya dan mungkin untuk sama kuat dengan tuannya.


BOOMM..


Tidak ada balasan dari suara itu lagi, tapi lubang hitam yang tadi terbuka langsung hancur berkeping-keping di depan mata semua orang yang masih tidak mengerti siapa orang yang mengeluarkan suara itu tadi.


"Ugh!" tuan muda kedua memuntahkan darah berwarna hitam dari mulutnya, dan matanya penuh dengan ketidakpercayaan karena seseorang dapat dengan mudah menghancurkan lubang hitam yang dia buat dengan kekuatan darahnya.


Hanya satu kemungkinan orang ini sangat kuat dan benar-benar setara dengan tuannya, tapi bagaimana itu mungkin? sejak dulu dia muncul ke alam ini tidak ada lagi yang dapat mencapai tingkat yang sama dengan tuannya. Bahkan setau dia kaisar langit yang dulu pun tidak bisa mencapai langkah ketingkat itu sedikitpun.


Tapi sekarang ....


"Sekarang!" ucap Lin Tian dan Bai kecil yang tidak menunggu lagi langsung menyerang dengan kekuatan penuh ke arah tuan muda kedua.


Dengan cepat keduanya telah muncul di depan tuan muda kedua, Lin Tian langsung menghunuskan tombaknya ke arah tuan muda kedua dan Bai kecil dengan meminjam pedang elemen Lin Tian juga menghunuskan pedangnya ke arah leher tuan muda kedua.


BOOMM...


"Ugh" meskipun tuan muda kedua telah kehilangan kekuatan darahnya dan kekuatannya pun telah turun drastis dia masih bisa menahan serangan gabungan dari Lin Tian dan Bai kecil.


"Sial! aku harus kabur!" ucap tuan muda kedua, dia yakin kalau dia tidak akan dapat menang melawan Lin Tian dan Bai kecil apalagi jika orang-orang di bawah menyerangnya juga maka dia hanya akan mati disini.


Apalagi jika dia mati kali ini maka dia akan benar-benar mati, tidak seperti dulu dia masih bisa mengendalikan darahnya untuk berpindah ke tubuh yang lain untuk menemukan tempat yang cocok untuk hidup kembali.

__ADS_1


"Serahkan tubuh anakku!" ucap dewa angin yang pertama kali menyerang ke arah tuan muda kedua.


BOOMM..


"Ugh!" tuan muda kedua terlempar lagi ke belakang dengan darah hitam terus keluar dari tubuhnya.


"Sial! teknik pelarian hitam!" ucap Tuan muda kedua yang akan melarikan diri.


"Jangan biarkan dia lari!" teriak Bai kecil.


Dewa angin yang mendengar teriakan dari Bai kecil langsung menggunakan teknik angin untuk menambah kecepatannya menyerang tuan muda kedua.


"Hehehe, selamat tinggal kita akan berjumpa kembali" ucap tuan muda kedua telah selesai menggunakan tekniknya.


"Sial!" ucap dewa angin yang terus maju ke depan, tapi saat wajah dewa angin akan putus asa sesuatu yang aneh terjadi terhadap tuan muda kedua itu.


"Apa ini? kenapa bisa kamu? kamu sudah mati" ucap tuan muda kedua yang berbicara sendiri, tiba-tiba tubuhnya tidak dapat di gerakan sedikitpun dan teknik yang akan berhasil itupun hancur seketika.


Dan saat ini mata merah tuan muda kedua tiba-tiba berubah kembali lagi menjadi hitam, itu terus berjuang terkadang itu akan berwarna hitam dan akan berubah lagi menjadi merah.


"Ah!"


Tuan muda kedua tertusuk oleh pedang angin dewa angin, di tambah dengan dewa angin memakai armor energi yang di berikan Lin Tian yang langsung mengirimkan energi api ke dalam tubuh tuan muda kedua untuk membakar jiwa yang ada di dalamnya itu dengan sangat cepat.


"Tidak! aku tidak mau!" tuan muda kedua berteriak histeris, tapi tiba-tiba matanya yang terus berganti dari merah ke hitam telah sepenuhnya kembali menjadi hitam lagi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...----------------...


...****************...


__ADS_2