
"Semuanya sudah siap?" tanya jenderal Zao kepada bawahannya yang sedang berlutut di aula tempat berkumpulnya para jenderal.
"Sudah jenderal dan kami hanya tinggal menunggu para penguasa datang" jawab bawahannya tersebut dengan tenang dan percaya diri.
Mendengar perkataan bawahannya tersebut jenderal Zao mengangguk puas, hari ini adalah hari dimana para penguasa akan berkumpul untuk mendiskusikan masalah alam bawah dan karena itu dia harus menyiapkan semua dengan baik agar mereka empat jenderal langit tidak malu saat tamu mereka datang kesini.
"Penguasa alam Ying telah datang!" teriak penjaga pintu masuk.
Pintu masuk yang di sebutkan itu adalah tempat dimana para penguasa akan masuk menuju ke aula besar yang telah di siapkan oleh para jenderal. Dan saat mendengar kalau sudah ada penguasa yang datang ke empat jenderal saling melihat lalu berjalan keluar untuk menybut para penguasa yang datang itu.
Perlahan dalam waktu berbeda semakin banyak penguasa setiap alam datang kesana, termasuk dewa laut darah yang menjadi musuh bersama dewa kegelapan dan empat jenderal tapi karena mereka akan membicarakan hal penting empat jenderal jadi tenang kembali dan tidak repot-repot mengurus masalah mereka dulu.
"Dewa kegelapan telah datang!" teriak penjaga, saat itu dewa kegelapan dengan pakaian berwarna hitam masuk dengan tenang menuju aula besar tersebut dia hanya saling mengangguk kepada semua dewa sebelum dia duduk kembali ke tempat yang dia inginkan.
Swishh...
Setelah beberapa jam semua dewa Dewi yang telah berkultivasi sampai dewa penguasa tingkat tinggi datang semua, termasuk Sheng Qiu yang sekarang menggantikan Sheng Lien kakaknya yang tidak peduli dengan kekuasaan tersebut.
"Baiklah, karena semua sudah sampai mari kita mulai pertemuannya" ucap jenderal Zao yang terlihat memimpin dari rapat pertemuan tersebut, jelas itu di karenakan di antara para jenderal posisi Zao Zu bukan hanya sebagai jenderal tapi juga sebagai penasehat perang ataupun istana langit dan juga pemimpin dalam setiap strategi dalam perang.
"Tunggu dulu, aku melihat kalau ada satu dewa yang belum datang kesini! bukankah begitu jenderal Zao?" ucap dewa laut darah dengan mengejek para jenderal.
"Dewa laut darah! lebih baik kau diam, semua dewa telah hadir kesini siapa yang kamu bilang belum datang!" teriak dewa laut yang lainnya dimana dia adalah penguasa asli dari alam laut dan juga salah satu dari saudara dewa laut darah saat masih di dunia dewa.
__ADS_1
"Ho, saudaraku kenapa ku begitu marah? aku benar-benar mengatakan yang sebenarnya dan kamu harusnya juga tahu siapa yang aku maksud bukan?" ucap dewa laut darah dengan tenang tanpa sedikit pun marah kepada dewa laut.
"Siapa saudara mu! aku tidak akan pernah menganggap mu saudaraku!" teriak dewa laut dengan marah memandang dewa laut darah.
"Hentikan! kalian berada di negeri langit tolong hormati kami disini, dan juga dewa laut darah siapa yang kamu maksud? kalau dewa angin sekarang dia sedang dalam keadaan terluka parah jadi wajar jika istrinya yang datang kesini!" ucap jenderal Dong yang tadi selalu diam sejak pertemuan akan di mulai.
"Bukan dia, itu adalah dewa kehancuran! lihatlah, yang datang malah adalah istrinya sendiri yang hanya berada di dewa surgawi tingkat tinggi bersama wanita lainnya yang bahkan lebih rendah dari kita!" jawab dewa laut memandang ke arah Mu Xuanyin yang masih acuh dari tadi.
Di belakangnya ada Bai Yu yang terlihat menyembunyikan kekuatannya dan sejak dia muncul di alam kehidupan pun hanya sedikit orang yang tahu siapa dia, jadi beberapa dari mereka yang tidak tahu merasa hal itu benar karena kekuatan Bai Yu terlihat lebih lemah dari mereka apalagi itu adalah Mu Xuanyin yang bahkan lebih lemah.
"Apa kamu keberatan? dia adalah istri dari keponakanku, jika kamu dan para jenderal tidak suka alam es ku tidak akan mengganggu kalian lagi" ucap Mu Chen yang berdiri sambil menatap dewa laut darah dengan dingin.
"Si...!"
Tapi semua orang jelas kalau Lin Fang yang tenang sekarang telah mulai mengeluarkan energi elemennya pertanda dia tidak suka ada yang menjelek-jelekkan istri dari keponakannya tersebut.
"Lin Fang! apakah kamu fikir aku takut kepada mu? dan kau Mu Chen! apakah kalian fikir alam kalian sangat kuat sampai kami butuh bantuanmu?" ucap dewa laut darah dengan nada dingin.
Sejak dulu dia tidak suka dengan dua alam yang selalu bersikap sombong ini, bahkan dia lebih membenci Lin Fang yang dulu pernah datang ke alamnya dan memukul dirinya dengan menyedihkan hanya karena alasan yang dia pun tidak mengerti sedikitpun.
"Ho? kalau begitu apakah alam laut darah mu ingin berperang?" ucap seorang pria paruh baya yang terlihat tidak memiliki aura sedikitpun keluar dari tubuhnya, tapi saat dia berbicara wajah semua Penguasa berubah menakutkan karena mereka tahu siapa orang ini.
Dewa pedang ayah dari Lin Qingzhu dan penguasa saat ini alam pedang. Di kenal dengan alam yang semua ahlinya menguasai pedang dan berbagai senjata lainnya, alam pedang adalah alam yang paling tidak di mengerti oleh alam lainnya karena mereka begitu sangat dekat dengan alam elemen bahkan bisa di bilang jika ada alam yang tahu betapa besarnya kekuatan alam pedang maka itu hanyalah alam elemen yang mengetahui hal itu.
__ADS_1
"Paman Ling, kenapa kamu datang?" tanya Lin Fang buru-buru memberi hormat kepada penguasa alam pedang tersebut.
"Jika aku tidak datang siapa yang mewakili alam pedang? paman dan bibi mu yang lain juga tidak mau datang makanya tulang tua ku harus datang kesini, ah! andai saja cucuku dan putriku disini maka ini tidak akan membuatku terlalu lelah" jawab Ling Hun dengan tenang.
"Ehem, paman Ling kamu masih muda bagaimana kamu bisa tua?" jawab Mu Chen juga buru-buru memberi hormat kepada Ling Hun.
Melihat bagaimana hormatnya kedua pembuat masalah itu kepada penguasa alam pedang membuat semua jenderal serta para penguasa lain menjadi kaget, biasanya kedua orang ini tidak akan pernah sopan kepada siapapun bahkan dengan ayah mereka sendiri.
"Sudahlah! kalian tidak pernah berubah sedikitpun mari mulai pertemuan ini, dan jika kalian tidak menerima menantu perempuan dari sisi kami maka aku dan dua alam lainnya akan pergi! bagaimana itu saudara Sheng?" ucap Ling Hun kepada Sheng Qiu bukan kepada para penguasa yang lainnya atua para jenderal.
"Terserah, aku akan ikut tapi hanya satu yang ingin aku ingaktan pada kalian semua! jangan pernah berani meledek istri dari cucuku!".
......................
maaf kakak semua🙇🙇
untuk beberapa hari ini mungkin saya akan update dua gak kayak biasanya karena ada kesibukan di dunia nyata..🙏🙇
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...****************...
__ADS_1