Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
170. Nan Yong, Jenderal Muda keluarga Nan


__ADS_3

Sesaat monster raksasa itu akan memukul pria tersebut, pria muda dan kapten itu pun menutup matanya karena telah pasrah menerima kematian mereka disana setidaknya mereka sudah berusaha dengan keras untuk mencoba mengalahkan monster darah raksasa yang ada di depan mereka.


BOOOMMMMM..


"Hei, monster aneh yang cukup kuat" ucap suara muda yang terdengar dari depan keduanya.


Saat mereka membuka mata, mereka melihat sosok pemuda yang mengeluarkan energi roh dari tubuhnya berdiri di depan mereka sambil menahan kedua tangan raksasa tersebut dengan mudahnya.


ROAARRR...


"Raksasa aneh, apakah ini mutasi karena dia telah menelan banyak roh atau kultivator?" fikir Lin Tian melihat besarnya raksasa tersebut.


"Kemungkinan apa yang kakak fikirkan benar, dan mungkin orang di balik semua ini telah berhasil menciptakan monster seperti ini atau bahkan lebih" ucap Bai kecil yang sepertinya mengerti apa yang ada di fikiran Lin Tian sekarang.


Mendengar ucapan Bai kecil membuat Lin Tian mengangguk dia lalu sedikit mukul ke depan dan monster raksasa itu di buatundur dengan mudahnya oleh Lin Tian.


BOOMM.


ROAARR..


Monster raksasa terlihat marah karena Lin Tian berhasil menahan serangannya bahkan membuat dia mundur sangat jauh dari Lin Tian berdiri, dia menatap Lin Tian dengan kebencian dan berlari ke arah Lin Tian dengan niat membunuh.


"Monster yang telah memiliki sedikit kecerdasan berfikir dia telah pintar tapi sebenarnya dia tidak memiliki sedikitpun kepintaran di otaknya!" ucap Lin Tian dengan wajah dingin.


Dia menghilang dari depan keduanya dan telah muncul tepat di depan monster raksasa tersebut, dengan tangan kanannya Lin Tian memukul kepala raksasa itu dan membuat seluruh kepala monster raksasa itu menjadi hancur berkeping-keping.


BOOMM...


Kepala monster raksasa hancur dan tubuh besarnya jatuh dengan keras ke tanah, melihat monster yang mati membuat Lin Tian menghela nafas karena dia tahu kemungkinan monster raksasa ini adalah seorang kultivator atau roh yang telah menjadi bahan percobaan kejam dari orang-orang itu.

__ADS_1


"Awas!" teriak tuan muda Nan melihat monster tanpa kepala itu berdiri dan memberikan pukulan ke arah Lin Tian.


BOOMM...


Lin Tian yang lengah berhasil menahan pukulan monster itu tapi dia tetap terpental agak jauh dari tempatnya tadi berdiri setelah menghancurkan kepala monster itu.


"Masih hidup?" ucap Lin Tian melihat tubuh tanpa kepala itu berdiri dengan tenang tapi tubuh monster itu hanya tenang sesaat sebelum berlari memukul ke arah Lin Tian.


"Kakak, monster ini harus di lenyapkan dengan api dewa naga! dengan begitu dia tidak akan bangkit lagi" ucap Bai kecil dengan cepat.


"Kalau begitu..." Lin Tian perlahan menjadi serius lalu mengeluarkan pedang elemen, dia menggerakan pedang itu ke atas lalu menyuruh api dewa naga menyalurkan energi api ke dalam pedang elemen.


"Teknik pedang api, pedang api dewa naga!" ucap Lin Tian, pedang elemen di selimuti oleh api merah yang sangat besar lalu berubah menjadi naga setelah di ayunkan oleh Lin Tian ke arah monster darah itu.


ROAARR...


api berbentuk naga menyerang ke arah monster raksasa, lalu dengan cepat tubuh monster tanpa kepala itu pun di telan oleh api dewa naga. Perlahan-lahan tubuh monster itu pun me jadi debu dan dalam beberapa saat tidak ada sisa dari tubuh monster raksasa itu lagi.


ROAARR...


Api dewa naga membakar seluruh monster darah yang ada disana. Melihat api dewa naga berada di pihak mereka, akhirnya membuat semua pasukan itu juga bergerak cepat membalikan situasi mereka yang putus asa tadi menjadi harapan bagi mereka disana.


Setelah beberapa jam semua monster darah akhirnya telah musnah, dan Lin Tian pun menghela nafas melihat semua yang terjadi disini.


Dia awalnya berfikir kalau hanya roh yang dapat berubah tapi sekarang dia telah melihat beberapa kultivator yang mati di tangan monster darah berubah menjadi monster darah juga, jika hal ini terus terjadi maka mungkin alam bawah akan menghilang atau bukan lagi alam bawah.


Dan ada kemungkinan kalau hal yang terjadi sekarang dapat menyebabkan hancurnya cermin samsara, "sepertinya lebih parah dari yang kita fikirkan kakak" ucap Bai kecil, Lin Tian hanya sedikit mengangguk pertanda apa yang dikatakan Bai kecil benar adanya.


"Terima kasih telah membantuku dan pasukanku, aku Nan Yong dari keluarga Nan berterima kasih sangat tulus kepada anda" ucap Tuan muda keluarga Nan kepada Lin Tian dengan tulus.

__ADS_1


"Terima kasih tuan telah membantu kami" ucap bawahan Nan Yong yang masih hidup disana dengan hormat, bahkan kapte itu juga memberi hormat kepada Lin Tian.


"Tidak masalah, sudah sewajarnya kita saling membantu dalam situasi alam bawah yang sekarang" jawab Lin Tian dengan tenang.


"Apakah anda kesini datang untuk membantu kami? apakah pasukan bantuan telah datang?" tanya Nan Yong dengan wajah berharap.


"Aku tidak tahu soal itu, karena saya datang kesini secara tidak sengaja dan sepanjang jalan saya pun baru pertama kali melihat monster aneh ini walaupun kabar situasi alam bawah sudah beredar ke seluruh alam" jelas Lin Tian membuat suatu alasan untuk menyembunyikan identitasnya.


Mendengar penjelasan Lin Tian membuat semua pasukan keluarga Nan dan Nan Yong menjadi sedih, mereka disini mungkin sudah sejak pertama mereka di kirim dan mereka telah melihat banyak saudara mereka yang mati karena di bunuh monster darah atau mati karena tidak dapat menyesuaikan diri di alam bawah.


"Sayang sekali, kalau boleh saya tahu siapa nama anda?" tanya Nan Yong.


"Aku? Tian Lin" jawab Lin Tian tenang.


......................


"Tuan, apakah kita benar-benar membiarkan orang itu membuat masalah sesukanya saja?" ucap seorang wanita yang berlutut di hadapan ruangan tertutup di depannya.


"Jenderal Hong, biarkan saja orang itu melakukan apa yang dia mau dan kamu di panggil kesini untuk melaksanakan satu perintah penting dariku" ucap suara dari dalam ruangan tersebut.


"Apa itu tuan" jawab wanita yang di panggil Hong itu.


Dengan tenang orang misterius itu pun menjelaskan apa tugas yang harus di lakukan oleh jenderla Hong itu, setelah mendengar semuanya dan menerima sebuah gulungan jenderal Hong itu pun keluar dari tempat itu dengan hormat. Walaupun dia cukup kaget dengan rencana tuannya tersebut, apalagi dia sedikit tidak menyangka kalau tuannya benar-benar berani melakukan hal itu, kemungkinan setelah ini alam langit akan jatuh dalam kesulitan lagi.


"Setiap orang memiliki takdirnya sendiri, dan aku sudah di takdirkan untuk menjadi yang terkuat serta bisa hidup selamanya, kaisar langit betapa naifnya kamu dulu, hahaha.." Orang misterius itu pun tertawa setelah mengucapkan apa yang dia katakan sendiri.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2