
Di alam bawah, Lin Tian kembali ke istana tempat Zi Yanling berada tapi saat Lin Tian sampai di depan istana wajahnya benar-benar berubah menjadi sangat jelek bahkan dia hampir saja pingsan karena melihat situasi yang ada di istana sekarang ini.
"Bagaimana bisa jadi begini?" fikir Lin Tian dengan wajah agak muram.
"Wah! ternyata mereka mempunyai selera yang cukup bagus" ucap Roh alam bawah saat melihat dekorasi dari istana di depannya.
"Jika kamu berbicara lagi akan ku kirim kau ke neraka bawah sana dan membiarkanmu hidup selama seratus tahun lagi di sana" ucap Lin Tian kesal.
Wajah Roh alam bawah menjadi ketakutan, dia telah merenungkan beberapa kali sejak bersama Lin Tian dan telah memutuskan ingin keluar dari alam bawah ini untuk melihat betapa indahnya kehidupan di luar sana.
Tapi jika Lin Tian benar-benar mengurungnya disini bukankah sama saja dia tidak bisa bersenang-senang keluar setelah semuanya nanti? jika suku batu pergi maka dia akan sendirian disini mana mau dia hidup sendirian disini dengan penuh teriakan menyedihkan dari berbagai macam orang yang disiksa.
"Kaisar, Tidak! tuanku maafkan kesalahan yang telah aku perbuat dan aku berjanji akan menutup mulutku" ucap roh alam bawah dengan menyedihkan.
Lin Tian tidak peduli dengan roh bodoh itu karena dia sekarang hanya ingin bertemu dengan Zi Yanling untuk menanyakan semua yang terjadi disini.
Lin Tian berjalan masuk dan melihat kalau pasukan Zu Yanling masih berlatih tapi jelas terlihat di wajah mereka ada senyum main-main dan juga mereka terlihat tertawa sebelum dia masuk.
"Salam kaisar" ucap mereka semua penuh hormat.
"Tidak perlu terlalu sopan, katakan padaku dimana Zi Yanling sekarang?" tanya Lin Tian langsung kepada mereka.
"Itu ."
"Em"
Semuanya terlihat agak malu untuk menjawab, ada beberapa yang di antara mereka memalingkan wajah mereka untuk tidak mleohat Lin Tian takut kalau Lin Tian menemukan sesuatu dari ekspresinya.
"Katakan!" ucap Lin Tian kesal.
Melihat Lin Tian marah mereka semua tidak ragu lagi dan mengatakan apa yang terjadi di sisi mereka, Ketua mereka sekarang sedang bersama beberapa roh batu yang membuat ketua sangat kesal.
Awalnya pembangunan ini berjalan lancar sebelum beberapa wanita dari suku batu datang dan mengambil alih rencana mereka, dan pada akhirnya menjadi seperti itu sekarang. Karena dia tahu hal ini akan semakin buruk membuat dia mengambil keputusan untuk berbicara dengan suku batu wanita.
__ADS_1
Tapi pada akhirnya hasil yang dia dapat kosong, seperti kalimat yang selalu dia ingat 'Melawan perempuan lebih sulit di atasi daripada kamu pergi berperang melawan musuhmu'.
Dan sekarang Zi Yanling mendapatkan masalah yang luar biasa membuat dia tidak bisa lagi mengatakan apapun, dan akibat itu wanita dari suku batu memperlakukannya dengan sangat baik disini.
"Bagaimana bisa seseorang seperti Zi Yanling kalah dengan wanita batu?" ucap Lin Tian heran.
"Tolong...."
Saat Lin Tian masih diam dan beberapa orang dari kelompok Zi Yanling dalam fikiran mereka masing-masing, suara akrab yang agak menyedihkan tiba-tiba terdengar di sana.
"Aku tidak menyangka kalau dia bisa secantik itu" ucap Roh alam bawah dengan takjub.
"Apa yang kamu lihat?" tanya Lin Tian heran, dia tahu kalau roh alam bawah bisa merasakan dan melihat apa yang ada di depannya itu jadi saat roh alam bawah berbicara dia tahu kalau orang ini mihat sesuatu.
"Kaisar, kamu akan melihatnya sendiri sebentar lagi" ucap roh alam bawah.
Tidak perlu lama, setelah ucapan roh alam bawah selesai soal aneh dengan dandanan wanita tiba-tiba muncul di hadapan Lin Tian, saat Lin Tian dan yang lainnya melihat siapa itu wajah mereka berubah kaget dan mereka tidak tahu apakah harus menangis atau tertawa.
"Ka..kaisar tolong aku" ucap Zi Yanling dengan menyedihkan sambil berlutut di depan Lin Tian.
Saat itu beberpaa sosok besar dengan wujud wanita tiba di sisi Lin Tian, saat mereka melihat pria tampan yang sedang berdiri dengan wajah tercengan membuat mereka kagum dengan ke tampanannya.
"Hai tampan, darimana kamu berasal?" tanya salah satu suku batu wanita.
"Dimana dua orang bodoh itu sekarang?" tanya Lin Tian kesal, aura yang keluar dari tubuh Lin Tian membuat mereka ketakutan dan langsung menciut.
"Ka..kaisar, i..itu saudara merah dan biru berada di dalam" ucap salah satu dari mereka.
"Panggil mereka kesini" ucap Lin Tian marah.
Langsung saja salah satu dari mereka pergi untuk memanggil dua batu bodoh tersebut, dan setelah menunggu beberapa saat dua batu bodoh muncul di hadapan Lin Tian tapi wajah mereka terlihat menyedihkan juga.
"Kaisar maaf, ini salah kami" ucap dua batu tersebut.
__ADS_1
"Aku tidak jelas, yang penting kalian berdua harus menyelesaikan masalah disini secepat mungkin! dan juga panggilkan kepala suku kalian ke sini sekarang!" teriak Lin Tian marah.
Mereka dari suku batu tidak berani berlama-lama dan langsung pergi memanggil kepala suku mereka, dan beberpaa wanita suku batu itu juga langsung membersihkan halaman dan dekorasi yang mereka buat.
Lin Tian meminta Zi Yanling untuk membersihkan wajahnya, karena dia ingin berbicara sesuatu yang penting dengan pria itu.
"kaisar, apakah kamu akan pergi sekarang?" tanya Zi Yanling.
"Iya! apa kalian semua siap?" tanya Lin Tian serius.
"Hahaha, kaisar kami semua siap! dan kekuatan kami telah benar-benar pulih ke puncak" ucap Salah satu dari pasukan Zi Yanling sambil mengeluarkan aura mereka.
Melihat dan merasakan aura pria itu Lin Tian tersenyum, dan langsung memberikan perintah agar mereka bersiap setelah dia berbicara dengan kepala suku batu maka mereka akan segera berangkat.
Tak lama kepala suku batu muncul di hadapan Lin Tian, dia juga berlutut dengan menyesal kepada Lin Tian tapi Lin Tian tidak peduli itu sekarang. Dia hanya meminta kepala suku batu membawa beberapa sukunya kesini segera karena dia akan membawa mereka keluar dari sini untuk berperang.
Mendengar hal itu kepala suku batu bersemangat dan meminta waktu untuk mengumpulkan pasukannya, Lin Tian mengangguk dan dia memberi mereka waktu sampai besok untuk bersiap.
Swishh..
"kaisar semua sudah siap" ucap Zi Yanling.
"Bagaimana dengan suku batu?" tanya Lin Tian.
"Kaisar, kami juga siap! ada total seribu suku yang aku bawa bersamaku dan mereka semua berada di rana dewa penguasa tingkat tinggi semua" jawab kepala suku batu dengan hormat.
"Bagus! mari berangkat, saatnya untuk membereskan masalah alam langit, aku ingin lihat siapa mereka yang berani melawanku" ucap Lin Tian dengan senyum di wajahnya.
Lin Tian langsung membuat lubang hitam sambil memimpin pasukannya masuk ke dalam lubang hitam itu, di saat yang sama dua batu bodoh juga mengikut Lin Tian ke dalam lubang hitam tersebut.
"Saatnya memukul" ucap batu merah itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...----------------...
...****************...