
Setelah semua Teryakini dengan kekuatan Lin Tian mereka tidak menolak Lin Tian sebagai pemimpin dalam masuk ke alam rahasia itu, tapi Lin Tian langsung menolak nya dengan tegas yang membuat semua orang mengerutkan kening.
"Kenapa an'er?" ucap Sheng Lien.
"Maaf nenek, tapi aku harus melakukan sesuatu di dalam" ucap Lin Tian serius.
"Sesuatu? bukan kah hanya untuk mencapai tingkat ketujuh? bersama lebih mudah daripada sendirian nak" ucap Sheng Qiu yang mengerti kalau Lin Tian ingin menembus ke alam dewa penguasa.
Tapi Lin Tian langsung menggelengkan kepalanya, karena tujuan dia bukan di tingkat tujuh saja tapi lebih dari itu.
"Aku ingin ke tingkat kesepuluh, bukan tingkat tujuh karena ada sesuatu yang harus aku temukan disana, terlebih aku ingin menjelajahi rahasia alam itu juga" ucap Lin Tian serius.
Syok muncul di wajah semua orang itu melihat Lin Tian, tingkat kesepuluh? siapa yang dapat mencapainya? bahkan dewa penguasa terdahulu hanya dapat mencapai lantia delapan.
Begitu juga kaisar langit yang sudah menjadi penguasa alam langit sebelum nya pun hanya bisa mencapai tingkat kedelapan juga tapi pemuda ini dengan santai ingin mencapai tingkat kesepuluh.
"Lalu bagaimana dengan orang yang akan memimpin pasukan kita?" ucap tetua disana agak keberatan.
"Biarkan Nona Sheng Chu'er yang melakukannya, dia lebih pantas" ucap Lin Tian.
Mendengarkan saran Lin Tian semua nya diam sebelum mengangguk setuju dengan perkataan Lin Tian, setelah semua yakin mereka meminta para generasi muda meninggalkan aula kecuali Lin Tian dan Sheng Chu'er.
Dan juga sebenarnya Lin Tian ingin membicarakan sesuatu dengan semua orang yang ada disana juga tapi dia tidak ingin kalau generasi muda tadi tahu dulu jadi dia meminta Sheng Lien mengusir mereka dulu.
"An'er apa yang ingin kamu katakan?" ucap Sheng Lien.
"Huf.. Nek! aku yakin kalau orang misterius itu akan membuat masalah di alam rahasia itu" ucap Lin Tian serius.
Apa yang di katakan Lin Tian membuat semua orang disana diam, orang misterius yang di maksud Lin Tian tentu mereka tahu tapi membuat masalah apa maksud Lin Tian itulah yang kurang mereka mengerti.
"Saudara bukan kah wajar jika ada masalah kalau bertemu dengan mereka?" ucap Sheng Chu'er dengan lembut.
__ADS_1
Lin Tian menggelengkan kepalanya, karena bukan itulah yang dia maksud tentu masalah yang dia maksud adalah orang-orang misterius itu pasti akan menargetkan para generasi yang masuk ke dalam alam rahasia itu.
"Maksud mu mereka ingin membunuh perwakilan semua alam begitu? bukan kah mereka akan jadi musuh seluruh alam?" ucap Tetua agung dengan serius.
"Mereka memang sudah menjadi musuh seluruh alam tentu tidak akak takut dengan melakukan hal itu, bahkan kaisar langit pun mati berkat rencana mereka juga" ucap Lin Tian serius.
Semuanya terdiam memang benar yang di katakan Lin Tian, bahkan kaisar langit pun tidak lolos dari rencana yang kejam dari orang-orang misterius itu.
Apalagi dengan membunuh semua orang di alam rahasia membuat semua orang tida tahu siapa pelaku sebenarnya, hal itu pun membuat wajah petinggi disana serius.
Mereka berfikir apakah setiap pembukaan dulu kehilangan yang di hadapi setiap alam ada hubungan nya dengan mereka?, lalu mereka menatap Lin Tian.
"Apa yang kalian fikirkan ada benar nya, dan itu mungkin jadi aku meminta kalian cobalah untuk berdiskusi dengan alam elemen, es, pedang, tombak, elf dan juga perang" ucap Lin Tian.
"Eh? kenapa alam tombak, elf dan perang termasuk?" ucap Sheng Qiu heran.
"Karena dengan begitu kita bisa membuat persiapan menyerang balik jika hal yang aku khawatirkan terjadi, apalagi di alam yang ku sebutkan itu ada saudaraku juga, oiya termasuk alam bunga" ucap Lin Tian sambil menjelaskan.
Jadi semua telah di putuskan dengan Sheng Chu'er menjadi pemimpin dalam Al rahasia tersebut, Lin Tian terlihat senang terbebas dari tugas yang berat itu.
Dia pun di ajak Sheng Lien pergi ke halaman di sebuah puncak untuk duduk sambil makan disana.
Lin Tian terlihat puas dan menikmati waktu senggang nya di puncak itu sambil mengobrol dengan neneknya disana.
"Oiya, pelelangan akan diadakan satu Minggu lagi apakah kamu ingin ikut? nanti nenek akan memberikan uang untuk mu jika kamu tertarik akan benda disana" ucap Sheng Lien.
"Em! tidak perlu nenek, aku sudah kebanyakan uang dan juga aku hanya ingin melihat apakah ada barang bagus disana" ucap Lin Tian menolak dengan lembut.
Dia punya banyak uang apalagi dia juga seorang alkimia master, master formasi, master jimat jadi untuk mendapatkan uang tentu hal mudah baginya.
"Ho.. oiya!! kenapa kami bisa tahu kalau Sheng Chu'er itu matanya di racuni? bukan kah nenek tidak pernah menceritakan hal itu padamu?" ucap Sheng Lien penasaran.
__ADS_1
"Nenek, aku kan memiliki mata yang sama seperti mata Sheng Chu'er nama mata ku adalah mata kaisar yang dapat melihat semuanya" ucap Lin Tian lalu dia juga menjelaskan tentang kegunaan mata nya itu.
Tentu karena itulah Sheng Lien mengerti kenapa Lin Tian bisa tahu hanay dengan sekali liha kalau mata Sheng Chu'er telah diracuni, dia pun tambah senang dengan cucunya ini.
"Jadi kamu bilang kamu adalah seorang alkimia juga?" ucap Sheng Lien dengan tersenyum.
"Em! aku juga itu nek!" jawab Lin Tian tidak menyembunyikan nya dari Sheng Lien.
"Tingkat apa?" tanya Sheng Lien.
"Mungkin Saint tingkat tinggi, karena aku di alam Kehancuran dulu sudah membuat Pill saint tingkat menengah nek" ucap Lin Tian.
"Apa?" wajah Sheng Lien kaget mendengar apa yang baru saja di katakan oleh Lin Tian itu.
Bagaimana tidak? Saint tingkat tinggi? dimana adanya alkimia yang setinggi itu dan dia pun yakin kalau cucunya ini tidak berbohong kepada dirinya.
"Cucuku benar-benar lebih luar biasa dari orang tuanya" desa Sheng Lien.
Di matanya ada kebanggaan tapi juga ada kesedihan, tentu dia bangga dengan pencapaian Lin Tian tapi dia sedih dengan tugas Lin Tian karena menurut nya semakin kuat Lin Tian maka tugasnya akan semakin besar.
"Nenek, yakin lah kalau aku bisa mengatasi nya! dan ini juga untuk aku, dan keluarga kita" ucap Lin Tian yang sedang berbaring di puncak yang sejuk itu.
"Iya! tapi nenek tetap masih khawaite dengan mu" ucap Sheng Lien sedih
Lin Tian hanya tersenyum dia tidak berbicara lagi karena dia tahu akan kekhawatiran dari neneknya tersebut bukan tanpa alasan.
Tapi karena itulah dia akan jadi kuat dan membuat agar keluarganya tidak perlu khawatir lagi dengan dirinya ini.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
__ADS_1
...****************...