
"Bagaimana situasinya?" tanya Lin Tian yang telah duduk di atas takhta dewa neraka yang dulunya, setelah kejadian pemberontakan jenderal muda keluarga Dong membuat Lin Tian sekarang bertanggung jawab atas wilayah alam bawah.
Apalagi hal yang paling membuat Lin Tian pusing sekarang adalah dia dan tiga jenderal muda lainnya tidak bisa menggunakan token untuk kembali ke alam langit, dia merasa kalau hal ini ada kaitannya dengan jendera Dong karena itu cukup membuat Lin Tian sedikit pusing jika sampai jenderal Dong benar-benar menyerang mereka disini.
"Situasi di luar sudah membaik, tapi aku merasa ada yang aneh dengan tidak adanya monster darah yang muncul padahal jika biasanya pasti ada beberapa yang muncul tapi sekarang..." Zao Bi juga terlihat agak bingung dengan ketenangan tiba-tiba ini.
Lin Tian mengerti apa yang di maksud oleh Zao Bi, juga dia mengerti kalau ketenangan ini hanyalah awal dari badai besar yang tidak akan lama lagi datang kepada mereka semua.
Lin Tian memerintahkan semua sisi untuk tetap saling berkomunikasi terus, dan Lin Tian telah memasangkan formasi kecil untuk bolak-balik antar perbatasan agar jika ad salah satu sisi perbatasan yang di serang maka yang lain dapat segera mengirim bantuan kesana dengan cepat.
Setelah itu Lin Tian juga membiarkan Lin Guang menggantikan posisi keluarga Dong untuk menjaga perbatasan barat, jadi Lin Guang yang telah di perintahkan Lin Tian tidak menolak karena bagaimana pun dia datang kesini untuk membantu sepupu kecilnya ini, malahan dia menantikan Pertempuran yang akan terjadi selanjutnya.
Kelompok Hei Son juga telah Lin Tian perintahkan untuk mengawasi sisi di jembatan darah, jika ada masalah mereka akan langsung melaporkannya kembali atau jika terjadi suatu yang buruk mereka harus segera mundur dan tidak menyerang langsung disana.
Dengan setiap perintah Lin Tian berikan kepada mereka semua, alam-alam yang datang membantu itupun merasa kagum dengan cara Lin Tian memberikan posisi yang cocok untuk mereka. Bahkan tetua yang hidup sangat lama merasa kalau mereka melihat sosok kaisar langit di dalam diri Lin Tian saat itu.
"Ingat! hati-hati dan pastikan setiap langkah kalian tidak ketauan oleh pasukan jenderal Dong ataupun mosnter darah itu" ucap Lin Tian kepada Hei Son.
"Saudara Lin tenang saja, kelompok kami pasti akan berhati-hati di luar sana" jawab Hei Son menjanjikan keselamatan mereka kepada Lin Tian.
"Kalau begitu aku menunggu kalian kembali saudaraku" ucap Lin Tian memeluk Hei Son dengan erat.
__ADS_1
Hei Son juga membalas pelukan Lin Tian dengan senyum, lalu dia pun pamit berangkat ke sisi jembatan yang akan dia intai dengan pasukan kegelapannya. Sedangkan setiap alam yang sudah mendapatkan posisi mereka di alam bawah juga memilih langsung pergi dari istana untuk mempersiapkan dan memulai tugas mereka.
Karena kali ini musuh mereka adalah jenderal Dong yang bahkan mungkin tidak ada yang dapat melawan jenderal Dong itu disisi mereka, Lin Tian juga tidak menghalangi mereka dan hanya mengingatkan lagi agar mereka tetap berhati-hati.
"Kak, jika jenderal Dong datang biarkan aku yang menanganinya" ucap Bai kecil kepada Lin Tian dengan serius.
"Itu jika hanya dia yang datang, kalau ada beberapa orang yang sekuat dia datang apakah bisa kamu mengalahkan semua itu dengan kekuatan yang belum pulih?" tanya Lin Tian menghela nafas berat.
Bai kecil langsung diam, itu karena jika hanya jenderla Dong yang datang mungkin dia dapat mengalahkannya meskipun butuh beberapa waktu yang lama tapi dia yakin untuk mengalahkan jenderal Dong dengan kekuatannya sendiri.
Berbeda jika jenderal Dong datang membawa orang-orang yang sekuat dia kesini, maka itu akan membuat dia sangat kerepotan bahkan mungkin peluang menangnya melawan jenderal Dong akan berkurang drastis.
"Jika begini akan sangat sulit" ucap Bai kecil setelah benar-benar memikirkan masalahnya itu.
Bahkan mungkin sekarang dia juga sudah menjadi musuh yang di cari oleh seluruh alam langit sekarang, setelah informasi yang di kirim oleh tetua dari setiap alam sebelumnya. Hanya Lin Tian ingat kalau jenderal Dong mencuri mayat tuan muda kedua alam angin dan dia masih belum tahu untuk apa sebenarnya tubuh dari tuan muda kedua bagi jenderal Dong.
"Sebaiknya aku memperkuat formasi di seluruh sisi ibukota dan perbatasan" ucap Lin Tian setelah dia tidak bisa menemukan solusi atau apa yang di lakukan jenderal Dong dengan tubuh tuan muda kedua itu.
......................
"Jenderal, semua sudah siap! apakah kita akan menyerang sekarang?" tanya salah satu tetua dari keluarga Dong.
__ADS_1
"Tidka sekarang, tunggu besok dulu karena aku harus bertemu dengan beberapa orang saat ini!" jawab jenderal Dong dengan senyum dingin.
"Baik" ucap tetua itu mundur dengan hormat setelah memberikan laporan kepada jenderal Dong.
"Kaisar kehancuran! aku pasti akan membunuhmu dan seluruh orang-orang terdekatmu akan ikut mati denganmu! aku pasti akan membalaskan kematian anakku!" teriak jenderal Dong dengan marah setelah tahu kalau yang membunuh dan menghancurkan seluruh rencananya adalah Lin Tian, dewa kehancuran.
Akibat dari kegagalan tersebut, dia harus bersemnunyi di alam bawah bersa dengan sleuruh keluarga Dong untuk bersiap menaklukkan seluruh alam bawah dengan kekuatan penuh mereka.
"Lebih baik aku bertemu dengan mereka dulu, jika mereka mau tunduk padaku maka itu adalah berkah untukku" ucap Jenderal Dong.
Setelah beberapa saat berfikir, jenderal Dong berdiri dari tempat dia duduk lalu menuju ke suatu tempat yang jauh dari dimana dia berada tadi, bahkan tempat itu di penuhi oleh kabut hitam dan petir yang aneh jelas kalau itu adalah formasi yang sangat kuat.
"Sepertinya mereka benar-benar tidak mau menyerah" ucap jenderal Dong melihat ke arah pintu di depannya setelah melewati kabut serta petir itu dengan mudah.
Dari luar pintu itu, jenderal Dong bisa merasakan banyak aura lemah dari dalam pintu itu. Bahkan jenderal Dong juga dapat merasakan aura setiap orang di dalam sangat lemah mungkin untuk mereka mati kapanpun di dalam sana.
"Benar-benar keras kepala" ucap jenderal Dong melangkah ke depan pintu itu lalu dengan kunci di tangannya dia membuka pintu tersebut.
Dan terlihat kalau di dalam sana banyak kultivator di ikat di setiap tiang yang ada disana, bahkan ada yang di ikat sampai sepuluh orang di tiang yang besar di dalam ruangan itu. Ruangan itu juga benar-benar sangat besar karena dapat menampung begitu banyak orang di dalamnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...----------------...
...****************...