
Mata itu menembus ke bawah dan melihat semua yang di lakukan oleh Sheng Chu'er bahkan dia bisa merasakan tekad serta apa yang sedang di fikirkan oleh Sheng Chu'er itu.
Mata itu yang selama ini tidak bergerak bahkan oleh siapapun termasuk Dewi kehidupan saat itu, meskipun Dewi kehidupan berhasul mendapatkan angsa yang sebanding dengan sepasang mata itu tetpa saja dia acuh dan selalu menutup matanya di tempat tersebut.
Setelah cukup lama melihat Sheng Chu'er perlahan suara seperti geraman terdengar di tempat itu dan mata itu perlahan terlihat menyukai tekad Sheng Chu'er jadi dia memberi Sheng Chu'er kesempatan.
"Aku tidak akan menyerah, tidak akan!" ucap Sheng Chu'er dengan gigih terus melangkah dengan susah payah menaiki tangga tersebut.
"Puff...!" Tiba-tiba Sheng Chu'er memuntahkan darah lagi di dalam formasi tersebut yang membuat Lin Tian berencana menyerah dan menghapus formasi itu, tapi Sheng Chu'er terlihat masih teguh dan duduk dengan tenang lagi membuat Lin Tian menggertakan giginya berusaha menahan dirinya untuk maju.
Jika dia benar-benar menghentikan Sheng Chu'er dengan paksa maka dia sama saja memutuskan harapan Sheng Chu'er, jadi dia dengan serius terus memperhatikan Sheng Chu'er dengan mata yang sudah merah.
"Kenapa kamu begitu gigih? jika hanya untuk melindungi mu, aku saja sudah cukup!" ucap Lin Tian dalam hatinya.
Di dalam dunia roh Sheng Chu'er terlihat hampir mendekati puncak yang sudah terlihat di depan matanya, tapi matanya sudah mulai berat hanya karena tekadnya lah dia masih bisa bertahan disana kalau bukan karena tekadnya maka dia sudah lama roboh.
Di saat langkah terakhir Sheng Chu'er jatuh tapi dia mencoba untuk terus menyeret tubuhnya ke tangga terakhir, tidak berselang lama dengan susah payah Sheng Chu'er berhasil naik ke tangga terakhir tapi dia telah pingsan tepat di depan sepasang mata putih itu.
mata putih itu melihat Sheng Chu'er yang pingsan di depannya dengan puas, perlahan mata itu pun masuk ke dalam tubuh Sheng Chu'er yang telah pingsan.
"Puf!" di luar Sheng Chu'er akhirnya tidak bisa bertahan dan jatuh pingsan juga, Lin taun tanpa fikir langsung menghancurkan formasi kuno itu yang menyebabkan serangan balik yang kuat kepada dirinya.
Tapi dia tidak peduli dengan luka dirinya dan terus maju memeriksa keadaan Sheng Chu'er tersebut, dia memeriksa denyut nadinya dan luka di tubuh Sheng Chu'er lalu melihat kalau rohnya baik-baik saja membuat Lin Tian menghela nafas lega.
__ADS_1
"Dia tidak apa-apa, mari bawa ke kamar dulu agar dia dapat beristirahat."
Lin Tian selesai berbicara setelah itu langsung mengangkat Sheng Chu'er dan membawanya ke kamar, di kamar itu lah dia membaringkan tubuh Sheng Chu'er yang pingsan itu dengan lembut bahkan Lin Tian menghelus lembut wajah Sheng Chu'er.
"Kenapa kamu begitu keras kepala?" ucap Lin Tian dengan berat hati memandang Sheng Chu'er.
"Suami, biarkan kami membersihkan badan Sheng Chu'er dulu! kamu juga istirahat untuk menyembuhkan dirimu" ucap Mu Xuanyin.
"Em!" Lin Tian setuju lalu keluar dan mencari ruangan lain untuk mulai menyembuhkan luka di tubuhnya karena memaksa menghancurkan formasi tersebut.
Setelah satu hati berlalu Sheng Chu'er baru bangun dari pingsan dengan wajah penuh kebingungan, dia memeriksa dirinya dan tidak ada perubahan bahkan roha di dalam tubuhnya yang membuat dia cukup sedih.
"Apa aku gagal?" fikir Sheng Chu'er.
"Akhirnya kamu bangun adik!" ucap Mu Xuanyin bahagia sambil memeluk Sheng Chu'er.
"Kakak? apakah aku gagal?" tanya Sheng Chu'er pertama kali dengan mata memerah memandang Mu Xuanyin dan Lan jingyi.
Tentu Lan Jingyi dan Mu Xuanyin berfikir kalau Sheng Chu'er gagal, jadi mereka berdua hanya dapat menghibur Sheng Chu'er dengan berbagai cara yang pada akhirnya berhasil membuat Sheng Chu'er kembali tenang lagi.
"Kakak, dimana suami? apakah dia kecewa karena aku gagal?" tanya Sheng Chu'er lemah memandang Mu Xuanyin.
"Tidak, suami tidak marah hanya dia sekarang kedatangan tamu dan kami berencana untuk kesana juga, apa kamu ikut?" tanya Mu Xuanyin.
__ADS_1
Sheng Chu'er mengangguk setuju karena dia ingin melihat siapa tamu dari Lin Tian tersebut, jadi ketiga wanita itu pun menuju aula bersama-sama dengan Mu Xuanyin memasang cadarnya kembali.
Saat ketiga wanita berjalan bersama banyak para penjaga dan pelayan pria merasa kagum akan kecantikan mereka, dari semua sisi para penjaga dan pelayan pria merasa kalau tiga permaisuri mereka memiliki keistimewaan mereka masing-masing dan hal itu lah yang menjadi daya tarik mereka bertiga.
Perlahan saat mereka sampai di depan aula, ke tiga wanita itu pun masuk bersama yang membuat semua yang ada di dalam kaget melihat tiga wanita cantik itu.
Disana ada pria muda dan wanita muda yang terlihat sedang berkompromi dengan Lin Tian, dan di samping mereka ada beberapa dewa penguasa yang terlihat sangat kuat duduk juga jelas kalau itu adalah tetua dari keluarga dua pria dan wanita muda itu.
"Siapa ketiga wanita ini?" tanya pria mud itu kepada Lin Tian, terlihat dia juga tertarik dengan tiga wanita cantik yang baru masuk itu apalagi meskipun Mu Xuanyin menutup wajahnya jelas kalau dia juga wanita yang cantik.
"Mereka istriku!" jawab Lin Tian tenang tanpa memberikan wajah kepada pemuda itu.
"oh!" pria muda yang mana adalah anak dari dewa angin itu pun terlihat kecewa, dia merasa iri dengan Lin Tian yang bisa mendapatkan tiga wanita yang sangat cantik ini.
Ketiga wantia berjalan ke depan Lin Tian lalu duduk di kursi yang ada di belakang Lin Tian dengan tenang, di sana mereka tidak menyapa para tamu yang ada karena memang bukanlah kewajiban mereka karena mereka adalah istri dari penguasa alam kehancuran itu sendiri.
"Kaisar kehancuran, jika anda bisa menyembuhkan ayah saya maka saya bisa menjanjikan anda beberapa harta berharga dari alam kami! dan jika perlu kami akan memberikan beberapa wanita cantik yang tidak kalah dengan tiga istri anda!" ucap wanita yang mana dia adalah anak dewa angin juga.
Mendengar perkataan wanita tersebut membuat Ketiga wanita tidak senang dan juga merasa marah dengan hadiah yang di tawarkan oleh alam angin itu, bagaimana pun suami mereka adalah penguasa alam kehancuran, seorang alkimia saint tingkat tinggi serta cucu dari alam es, kehidupan dan elemen dan tentu suami mereka juga tidak kekurangan benda berharga dan wanita cantik cukup lah diri mereka saja.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
__ADS_1
...****************...