Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
110. Kembali ke alam kehancuran


__ADS_3

"Jadi bagaimana? apa kamu akan kembali ke alam kehancuran?" tanya Sheng Lien sambil tersenyum.


"Hm..! iya nenek, aku akan terus mengembangkan alam kehancuran dulu, karena mungkin aku juga belum bisa untuk pergi ke istana langit sampai kekuatan ku berada di alam dewa penguasa tingkat tinggi" ucap Lin Tian.


Dia sudah melihat sendiri kekuatan orang misterius itu, untuk itu dia berencana mengembangkan alam kehancuran dulu sebelum dia menuju istana langit.


Apalagi untuk sekarang belum ada yang tahu siapa dirinya sebenarnya jadi dia masih aman untuk sekarang dan tidak akan masuk dalam perselisihan di alam langit.


Mendengar keputusan Lin Tian Sheng Lien mengangguk dan tidak memaksa Lin Tian untuk tinggal, dia tahu kalau cucunya ini tidak takut akan masalah.


Dan cucunya juga memiliki tanggung jawab sendiri karena sekarang dia adalah dewa penguasa alam kehancuran, serta dengan kekuatan Lin Tian sekarang tidak terlalu menjadi masalah untuk berkuasa.


Apalagi ada Bai Yu yang bersama Lin Tian, jadi Sheng Lien tidak terlalu khawatir dengan Lin Tian, Mu Chao juga terlihat diam karena bagaimanapun dia juga yakin dengan cucunya ini.


Hanya Sheng Chu'er yang sedang memegang tangan Ayahnya itu menggenggam tangan ayahnya dengan kuat.


Tetua agung yang merasakan itu tahu kalau anak nya mungkin sudah mulai menyukai Lin Tian tapi dia tidak tahu harus melakukan apa untuk membantu nya.


"Kalau begitu mari kita bawa saudari Chu'er" ucap Lan Jingyi tiba-tiba.


Lin Tian yang mendengar itu kaget dan melihat ke arah Lan Jingyi, dia sedikit mengerutkan kening memandang Lan Jingyi.


"Kenapa? tidak apa-apa aku akan menjaga Saudari Chu'er sampai kamu bisa menyembuhkan matanya, bukan lah lebih bagus kalau Saudari Chu'er bersama kita? jika kamu selesai membuat Pill nya kita juga tinggal memberikan nya langsung," jelas Lan jingyi sambil tersenyum ke arah Lin Tian.


"Iya! benar dengan perkataan Jingyi" tambah Ming Bi'er yang juga setuju.


Yang lain juga berfikiran sama, Lin Tian akhirnya juga setuju dengan apa yang di usulkan Lan Jingyi jadi dia juga akan membawa Sheng Chu'er pergi bersama nya ke alam kehancuran.


Setelah itu Lin Tian tinggal beberapa hari lagi di alam kehidupan sebelum naik kapal alam kehancuran bersama dengan orang-orang yang ikut ke alam rahasia sebelumnya.


"Tolong jaga anakku" ucap tetua agung dengan wajah memohon kepada Lin Tian.

__ADS_1


"Em! aku akan menjaga Chu'er dengan baik" jawab Lin Tian dengan tegas.


"Bagus lah! an'er sekali-kali datang lah kesini".


Sheng Lien tersenyum lembut sambil memeluk Lin Tian cucunya tersebut, dia sangat menyayangi cucunya ini tapi dia tahu kalau cucunya memiliki takdir dia sendiri jadi dia tidak akan menghalangi nya.


"Baik nek" jawab Lin Tian.


Lalu kapal Lin Tian pun berangkat dari alam kehidupan menuju portal alam, di atas kapal Ming Bi'er harus kembali untuk memeriksa kakek Lin Tian itu karena jiwanya hancur karena menolong Lin Tian sebelumnya, jadi ada kemungkinan kakek nya terluka.


Ming Bi'er sebenarnya berat untuk meninggalkan Lin Tian tapi dia harus kembali dulu untuk melihat suaminya, jadi dia mengatakan kalau kakek Lin Tian benar-benar telah membaik maka dia akan ke alam kehancuran untuk tinggal disana.


Jadi Lin Fang, Ming Bi'er pun berpisah di depan portal Dengan Lin Tian, tentu Lin Tian juga memberikan beberapa Pill yang mungkin bisa membantu memulihkan keadaan kakeknya jika benar terluka.


"Nak? apa kamu yakin tigak memerlukan kami?" tanya Mu Chao.


Lin Tian menggelengkan kepalanya dia ingin mandiri sendiri dan melakukan sesuatu dengan bebas, dia masih belum membutuhkan bantuan kakek dan paman nya untuk membangun alam kehancuran.


"Keponakan ku! jaga dirimu dan jika perlu sesuatu katakan saja kepada kakak mu" ucap Mu Chen menepuk pundak Lin Tian.


"Iya paman! sebaiknya paman punya anak laki-laki secepatnya, aku tidak tahu apakah nenek akan memukulmu lagi setelah ini".


Lin Tian mengatakan sesuatu yang selama ini membuat Mu Chen ketakutan, benar saja setelah Lin Tian selesai berbicara Mu Chao tersenyum dingin ke arahnya.


"I..itu keponakan, seharusnya kamu tidak mengatakan hal itu! kamu sama saja membunuh paman mu in" jelas Mu Chen agak ketakutan.


"Kenapa? apa kamu fikir aku lupa dengan apa yang kamu katakan dulu karena ada an'er? jangan harap!" ucap Mu Chen dengan marah.


Melihat itu Bai Yu serta yang lain tertawa, Mu Chen yang dingin tapi juga ketakutan saat di tanyai masalah anak oleh ayahnya sendiri.


"Paman kesini" ucap Lin Tian menarik Mu Chen menjauh dari kerumunan.

__ADS_1


Lin Tian lalu memberikan sebuah botol ke tangan Mu Chen, dia juga menjelaskan apa guna dari isi dari botol tersebut, tentu melihat botol dan mendengar kegunaan nya membuat mata Mu Chen menjadi bersinar.


Dia dengan hati-hati menyimpan nya ke dalam cincin ruang, lalu berjalan dengan bahagia ke arah ayahnya.


Mu Chao melihat wajah anaknya yang bahagia menjadi penasaran dan mencoba untuk menanyakan hal itu kepada Lin Tian, Lin Tian hanya menjawab kalau ini untuk kebaikan kakek jadi dia tida memberitahu Mu Chao.


Jika Mu Chao tahu dan Sheng Lien juga mengetahui nya mungkin saja kakek nya akan di seret kembali ke alam kehidupan oleh neneknya.


Meskipun tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan Mu Chao masih sedikit mengerti apa yang di maksud Lin Tian, tentu dia juga mengingat apa yang terjadi padanya beberapa tahun lalu.


Memikirkan itu saja sudah membuat dia merinding, dia melihat anaknya dengan penuh rasa kasihan.


Setelah Mu Chao dan Mu Chen pergi kapal Lin Tian dengan cepat masuk ke alam Kehancuran, di saat masuk ke alam kehancuran Lin Tian merasa seperti kembali ke rumah.


"Huf.. akhirnya kembali! eh? tiga saudari apa benar kakak ku ada disini?". tanya Lin Tian kepada Dewi Elf, Dewi air dan Xing Xing'er.


"Iya! kami akan membawa mereka kembali" jawab Dewi air.


Lin Tian mengangguk dan tidak mencegah mereka untuk membawa saudara nya kembali ke alam mereka, dia berfikir kalau mungkin saudara-saudara nya itu telah membuat beberapa orang rugi lagi selama dia tidak ada disini.


"Selamat datang kembali kaisar" teriak semua orang yang ada di ibukota sambil berlutut.


Lin Tian tersenyum melihat wajah-wajah rakyatnya itu, tapi saat dia ingin masuk ke dalam istana dia melihat empat wujud yang sedang di gantung di pintu istana.


Melihat ke empat orang tersebut mata Lin Tian hampir keluar dan rahangnya hampir jatuh.


"Kenapa bisa?" ucap Lin Tian dengan terheran-heran.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2