
"Tidak... alam rahasia akan di buka, jadi apa rencana kalian?" ucap dewa bintang.
Mendengar itu keduanya saling pandang rencana mereka? iya tentu akan membiarkan generasi mereka yang berada di alam dewa surgawi masuk ke sana.
"Bukan aku tidak memberitahu kalian, aku merasakan ada kekacauan di dalam alam rahasia nanti dan kemungkinan juga akan berdampak pada perubahan alam langit di masa depan" ucap dewa bintang.
Dia adalah dewa bintang jadi tidak sulit baginya melihat beberapa hal seperti ramalan atau hal lain nya, meskipun itu tidak terlalu pasti apakah akan datang atau tidaknya.
Keduanya terdiam, sebelumnya juga dewa pedang sabet mengatakan hal sama kepada nya, dan dia pun hanya sedikit percaya akan hal itu.
Dan sekarang dewa bintang juga hampir mengatakan hal sama dengan yang ada dalam fikiran dewa pedang saber, jika benar akan ada suatu hal yang besar terjadi maka di sisi mana dia? itulah yang mungkin ingin dewa bintang tahu.
"Tidak usah terburu-buru, aku yakin nanti kamu akan bisa memilih setelah semua terlihat jelas" ucap dewa bintang.
Dewa tombak mengangguk lalu dia mengajak dewa bintang untuk pergi ke halaman tempat biasa dia duduk dan berkumpul, disana keduanya masih saling diam dan tak berbicara.
Yang membuat suasana menjadi sedikit kaku disana, jelas keduanya memikirkan hal itu dengan serius karena itu juga akan berdampak kepada alam mereka.
"Hei! kenapa wajah kalian lesu begitu? apakah ada masalah?" ucap bin Zhao yang baru muncul bersama dengan Xing Xing'er.
Terlihat kalau dia menggunakan pakaian hitam yang membuat dia tampan untuk di lihat, di tambah dengan Xing Xing'er wanita yang cantik membuat mereka terlihat seperti pasangan yang serasi.
"Hahaha.. tidak ada masalah bocak kecil, apa kamu selesai berdua dengan Xing'er?" ucap Dewa tombak mengalihkan pembicaraan nya.
"Hei...! aku memang pembuat onar tapi aku tidak bodoh, ceritakan!" ucap Bing Zhao serius serta auranya juga berubah.
Melihat anak mereka yang serius untuk pertama kalinya wajah keduan orang itu berubah, apakah ini masih sifat anaknya yang suka membuat onar dan selalu bawel itu?.
"Hahaha.. tidak masalah paman Xing akan menceritakan nya padamu" ucap dewa bintang.
Bing Zhao mengangguk dia duduk bersama Xing Xing'er secara berdekatan, lalu Dewa bintang menceritakan apa yang sedang mereka permasalahkan.
__ADS_1
Setelah mendengar itu wajah Bing Zhao bukan nya kaget tapi malah tersenyum, tapi berbeda saat semua yang disana melihat senyum nya itu mereka merasakan kalau itu adalah senyuman bagi seorang pejuang yang haus akam pertempuran.
"Cuman itu?" ucap Bing Zhao.
"Iya!" jawab dewa bintang secara langsung meskipun dia tidak megerti maksud Bing Zhao dengan mengatakan 'cuman itu'.
"Adik ku pasti akan masuk kesana, jadi tentu kita akan membantu dia jika ada orang yang bisa membuat keajaiban tentu adik kecilku" ucap Bing Zhao tenang tapi ada senyum di wajahnya.
"Sepertinya kamu sangat yakin dengan adik mu itu?" ucap Dewa tombak.
"Dia calon kaisar langit, tidak dia sendiri telah memulai untuk menjadi seorang kaisar langit, dan tugasku serta saudaraku yang lain hanya satu" ucap Bing Zhao dengan tatapan tenang tapi ada senyum kepastian di wajahnya.
"Hanya satu? apa itu?" ucap mereka serentak.
"Memastikan setiap langkahnya berjalan secara sempurna, dan memastikan setiap musuh-musuh yang berani melawan nya mati di tangan kami!" ucap Bing Zhao dengan suara yang kejam.
Seketika melihat perubahan Bing Zhao yang kejam semua orang yakin kalau persaudaraan antara orang-orang ini bukan lah persaudaraan kecil saja.
"Jadi apa maumu?" ucap Dewa tombak.
Menyamar? kenapa pemuda itu harus menyamar? dewa tombak dan dewa bintang bingung dengan perkataan Bing Zhao itu.
"Kalian bodoh atau apa? dia seorang penguasa jika dia masuk sebagai penguasa maka itu akan jadi keributan" ucap istri dewa tombak yang mengerti maksud Bing Zhao.
Akhirnya kedua dewa itu mengerti apa yang di maksud Bing Zhao menyamar, itu memang benar apa adanya akan sulit masuk meskipun kamu penguasa alam setelah semua penguasa lain tahu.
"Aku yakin orang-orang itu akan datang, ayah! saatnya tombak naga ku menari darah lagi" ucap Bing Zhao tersenyum kepada Dewa tombak.
"Hahaha.. kalau begitu menarilah sepuas kamu nak!" balas dewa tombak sambil tertawa.
Bing Zhao mengangguk lalu menatap Xing Xing'er dengan lembut, dewa bintang juga telah menetapkan kalau dia akan membantu Lin Tian dalam alam rahasia nanti.
__ADS_1
Jadi dia tidak berlama-lama untuk mempersiapkan beberapa tahun lagi di alam rahasia sedangkan Xing Xing'er di tarik Bing Zhao untuk menghabiskan waktu bersamanya di alam tombak.
Bing Zhao yang sedang tidur di pangkuan Xing Xing'er membuka matanya dengan lembut memandang langit disana.
"Apa yang kamu fikirkan?" ucap Xing Xing'er.
"Tidak! hanya sebentar lagi kami empat bersaudara akan menunjukan pada alam langit bahwa kami bukan lah orang yang mudah di sentuh" ucap Bing Zhao tersenyum ke langit.
Dulu dia dan saudara-saudara nya bertempur dengan mengorbankan nyawa nya untuk dunia dewa, tapi sekarang berbeda tujuan mereka adalah menyatukan alam langit, menjadi yang terkuat di alam langit.
Agar keluarga mereka bisa hidup tenang dan mereka bisa menikmati waktu bersama dengan keluarga mereka.
Tujuan itu tidak pernah berubah dari dulu, meskipun begitu hanya mereka berlima yang mengerti di hati masing-masing apa yang harus mereka lakukan dan posisi apa yang harus mereka lakukan.
"Adikku! seberapa jauh kamu maju, dan setelah semua kami mengandalkan mu" ucap Bing Zhao.
Melihat senyum Bing Zhao wajah Xing Xing'er terlihat tenang dia mengerti kalau pria yang dia sukai ini memiliki tujuan yang lebih besar daripada yang terlihat dari luarnya.
Jadi dia akan selalu mendukung apapun itu tujuan dari pria yang dia cintai ini, bahkan jika dia harus merelakan nyawa nya untuk pria ini.
"Oiya! apa kamu pernah mendengar kabar dari adikku Su Kun atau Long Aotian?" tanya Bing Zhao.
"Em! kalau Long Aotian aku pernah bertemu dengan dia, dia sekarang berada di alam dewa penguasa tingkat rendah tapi kalau Sucl Kun aku tidak tahu" ucap Xing Xing'er agak ragu kalau masalah Su Kun.
"Hm? kenapa wajah mu terlihat aneh begitu? apa Su Kun dalam masalah?" tanya Bing Zhao.
"Bukan! tapi setau ku Dewi Elf ini adalah wanita yang agak bersemangat sejak Su Kun disana, iya kamu tahu kan.." Xing Xing'er agak malu menjelaskan nya, karena dia pun baru tahu informasi itu.
"Begitu? hahaha... pria itu pantas menerima nya" ucap Bing Zhao tertawa bebas disana.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...----------------...
...****************...