
Di kamar, Lin Tian dan Mu Xuanyin terlihat duduk saling mantap dengan serius, Lin Tian sebelumnya juga meminta Lan jingyi dan Sheng Chu'er untuk keluar dulu setelah cukup puas menggoda kedua wanita itu.
"Jadi bagaimana kamu bisa ada disini?" tanya Lin Tian kepada Mu Xuanyin.
"Awalnya aku dan saudari Ling hanya pergi untuk memeriksa beberapa hal aneh di dunia dewa, tepatnya kami memeriksa tentang orang-orang misterius yang menyerang kita dulu" jawab Mu Xuanyin menatap Lin Tian serius.
Lalu dia pun menceritakan apa yang terjadi sebelumnya di dunia dewa, dan bagaimana keadaan dunia dewa sekarang walaupun bisa di bilang dunia dewa cukup tenang tapi Lin Dong ayah Lin Tian tahu kalau hal ini hanyalah ketenangan sebelum datangnya badai.
"Begini...!" ucap Mu Xuanyin mulai menceritakan apa yang terjadi.
Di benua Utara, dunia dewa...
Dua sosok berpakaian serba putih terlihat sedang terbang menuju suatu tempat yang ada di benua tersebut, mereka berdua adalah Ling Xu'er dan Mu Xuanyin.
Keduanya mendapatkan laporan dari beberapa mata-mata sekte seni beladiri kalau di suatu tempat terpencil tak jauh dari wilayah Utara telah terjadi kejadian aneh disana.
"Apakah informasi itu benar kak?" tanya Ling Xu'er kepada Mu Xuanyin.
Keduanya sudah berada di alam dewa ilahi tingkat menengah, itu karena mereka benar-benar bekerja keras dalam kultivasi mereka hingga mencapai kultivasi itu, jadi mereka juga sudah bisa di anggap ahli yang kuat di dunia dewa tersebut.
Karena sejak sepeninggalan Lin Tian dan saudara-saudaranya dunia dewa benar-benar telah berubah, dalam beberapa tahun banyak generasi muda yang jenius bermunculan di dunia dewa.
Bahkan sejak tiga kaisar alam binatang suci juga membantu empat keluarga Kuno di dunia dewa membuat semuanya juga berubah, dan sekarang banyak ahli kuat di alam dewa ilahi bermunculan di setiap sekte maupun keluarga besar atau kuno sekalipun.
"Kita akan melihatnya sendiri, karena di sekte sekarang ayah dan ibu mertua juga sedang dalam kultivasi tertutup dan juga sekte langit masih sibuk dalam mencari sisa-sisa orang misterius itu" jawab Mu Xuanyin.
Mendengar orang-orang misterius wajah Ling Xu'er sangat gelap, dia membenci orang-orang itu karena akibatnya dia terpisah dari suaminya.
Swish ....
"Disini!" ucap Mu Xuanyin melihat ke air terjun besar di depannya.
Memandang air terjun itu wajah Mu Xuanyin sedikit aneh, dia mengeluarkan pedang es dan mencoba menyerang ke arah air terjun yang dalam itu berada.
Swish..
__ADS_1
BOOMM....!
"Ini..?"
Betapa kagetnya Mu Xuanyin saat serangan yang dia luncurkan malah di tahan oleh suatu penghalang besar di tempat itu, Ling Xu'er juga mengerutkan keningnya saat melihat penghalang tersebut.
"Apa ini? kenapa ada formasi disini? dan juga formasi ini bukanlah formasi biasa" ucap Mu Xuanyin penuh kebingungan.
"Teknik Roh pedang!" ucap Ling Xu'er.
Lalu di sekitar tubuh Ling Xu'er keluar cahaya berwarna biru langit, dan perlahan Ling Xu'er dapat melihat area di sekitar dimana dia berada.
Hampir semua area di sekitar sana terlihat oleh Ling Xu'er, dia dapat melihat berbagai makhluk dan juga beberapa hal aneh di sekitar sana.
Saat dia akan menarik kembali Roh pedangnya, dia melihat beberapa sosok yang bersembunyi di dalam air terjun tak jauh dari dekat mereka.
Tentu merasakan hal itu Ling Xu'er langsung mengatakannya kepada Mu Xuanyin yang masih memeriksa formasi tersebut dengan serius.
Wajah Mu Xuanyin berubah lalu dia menganggukan kepalanya ke arah Ling Xu'er, seketika itu keduanya langsung berbalik dan pergi ke tempat dimana para orang-orang itu berada.
"Hahaha...! jangan katakan itu, bukankah kamu terlihat puas dengan saudari ini?" ucap Yang lain.
Semuanya terlihat berpasangan dan saling menggoda disana, sebagian dari mereka juga terlihat hanya menutupi badan mereka dengan pakaian mereka.
Sebenarnya mereka telah melakukan hal yang selalu mereka lakukan selama itu disana, setiap harinya mereka akan bergantian mengawasi tempat itu dan sebagian lagi mereka akan melakukan hubungan badan.
Dan juga kadang mereka juga menangkap beberapa wanita murni dari beberapa desa terdekat untuk memuaskan nafsu buruk mereka tersebut.
"Iya, ayolah kita bermain beberapa ronde lagi saudaraku" ucap wanita yang ada di pangkuannya itu sambil menggoda pria tersebut.
Pria itu tidak tahan dan langsung saja membuka pakaiannya dan melakukan hubungan badan disana tanpa peduli dengan teman-temannya melihat itu.
"ah! luar biasa saudara, ayo terus!" ucap wanita terlihat puas.
"Hahaha...!" Semuanya tertawa saat melihat betapa semangatnya dua orang tersebut.
__ADS_1
Di atas sungai yang mengalir ke air terjun sebelumnya, dua sosok sudah muncul di atas sungai tersebut. Keduanya terlihat memandangi ke bawah air terjun itu dengan wajah yang berbeda-beda.
"Orang yang tak tahu malu!" ucap Ling Xu'er dengan wajah yang sudah memerah.
"Hm? kenapa saudari?" tanya Mu Xuanyin bingung melihat wajah Ling Xu'er yang merah itu.
Ling Xu'er menggelengkan kepalanya, dia tidak mau mengatakan apa yang dia lihat di bawah sana kepada Mu Xuanyin karena takut dia salah paham nantinya.
"Aku akan mulai!" ucap Mu Xuanyin.
Mu Xuanyin maju mendekati air sungai yang besar itu lalu matanya berubah biru mirip dengan mata Lin Tian saat dia dalam wujud elemen es, di belakang Mu Xuanyin sosok Phoenix es juga muncul mengepakan sayapnya ke langit.
"Teknik Phoenix es, bekukan dunia!" ucap Mu Xuanyin yang terlihat berbeda itu.
ARRRRRRR....!
Phoenix es di belakang Mu Xuanyin mengepakan sayapnya dan sungai yang tadi masih mengalir langsung membeku seketika itu akibat teknik Phoenix es milik Mu Xuanyin.
"A..apa yang terjadi? kenapa dingin sekali?" fikir beberapa orang yang merasa kalau suhu di tempat mereka mulai berubah.
Beberapa orang yang tidak kuat dengan suhu itu perlahan menjadi es dan membeku, bahkan dua orang yang tadi sedang menikmati kebahagian mereka juga membeku seketika karena mereka tidak memiliki pertahanan apapun di tubuh mereka.
Melihat itu beberapa orang yang benar-benar tidak tahan langsung terbang keluar ke atas sungai tersebut tapi, mereka terlambat karena air sungai yang sebenarnya mengalir ke air terjun telah benar-benar membeku.
Hal itu membuat mereka terkurung di bawah sungai tersebut, mereka hanya melihat sosok biru dengan Phoenix es di belakangnya sedang menatap mereka dengan dingin.
"Mu...Mu Xuanyin, Dewi Phoenix es!" ucap salah satu dari mereka sebelum dia membeku di dalam air sungai yang membeku itu.
"Ti..tidak mungkin! bagaimana bisa?" ucap yang lain menatap Mu Xuanyin tidak percaya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...****************...
__ADS_1