Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
246. Perubahan Ye Lihua


__ADS_3

Wajah Dewa takdir tidak karuan sekarang, meskipun takdir masih berjalan tapi beberapa takdir dari orang yang mendekati Lin Tian benar-benar telah berubah sedikit demi sedikit.


Dan sekarang dia merasa menyesal telah mengirim Lin Tian kembali ke zamannya dulu, sebenarnya tujuan dia mengirim Lin Tian kesana adalah untuk membiarkan Lin Tian berlatih dan juga menemukan terobosn ke tingkat setengah dewa kaisar, sayangnya Lin Tian malah mengubah beberapa takdir orang terdekat dengan dia disana.


Kematian Hunhu juga memang benar akan terjadi tapi... Dewa takdir tidak tahu apa yang akan terjadi sekarang dengan Ye Lihua yang dulu akan mati dan rohnya hancur saat melawan dewa kematian, dan tentu kematian Ye Lihua tidak jauh dari hari kematian adiknya tersebut.


"Ais! anakku, kamu seharusnya tidak melakukan hal ini" ucap Dewa takdir menghela nafas berat.


......................


Ye Lihua bangun setelah beberapa saat pingsan, dan sejak dia belum bangun sebelumnya peti mati yang membawa mayat Hunhu telah sampai di kekaisaran.


Lin Tian yang mengambil perintah ingin melihat wajah gadis kecil itu tapi dia tidak melakukannya dan menunggu Ye Lihua bangun, setelah bangun mata Ye Lihua sangat sedih tapi dia menekan kesedihan itu dan hanya menanyakan keadaan Hunhu kepada Lin Tian.


Lin Tian tentu menjawabnya, dan setelah di beritahu kalau Hunhu telah kembali sontak Ye Lihua langsung bangun dan pergi melihat adiknya tersebut, Saat dia melihat peti mati di depannya, Ye Lihua langsung jatuh berlutut.


Dia di bantu oleh Lin Tian berdiri dan bergerak mendekati peti mati, saat peti mati itu dibuka wajah cantik gadis nakal itu terlihat oleh Lin Tian. Wajahnya terlihat cantik, tidak ada tanda-tanda kalau gadis itu menderita selama ini dan paling membuat Lin Tian serta Ye Lihua sakit adalah senyum yang terlihat indah di wajah Hunhu.


"Kenapa? kenapa kamu pergi?" ucap Ye Lihua dengan hati yang berat.

__ADS_1


Lin Tian sebenarnya tidak bisa menahan kesedihan dia sendiri, tapi dia tetap mencoba untuk menahannya dan menghibur Ye Lihua dengan berbagai cara.


"Kita harus memakamkan Hunhu kecil, jangan biarkan dia mengeluh karena kita masih sedih dengan kepergiannya" ucap Lin Tian.


"Tapi kenapa? kenapa dia tidak memberitahu kita tentang masalah di perbatasan? jika memang ada masalah disana aku bisa pergi dan membantunya! tapi..tapi.. kenapa?" tanya Ye Lihua dengan air mata jatuh membasahi penutup wajahnya itu.


Dia memeluk Lin Tian dengan erat, sekarang hanya Lin Tian satu-satunya orang yang dia anggap keluarganya sendiri dan hanya Lin Tian baginya tempat mengeluh atas kesedihannya itu.


Lin Tian menghela nafas, dia pun tidak bisa berbuat banyak karena meskipun dia bisa mengendalikan waktu tapi dia tidak bisa mengubah kematian seseorang. Jika dia melakukan itu, maka dia akan benar-benar merusak seluruh masa depan yang ada.


Dan mungkin saat dia melakukannya, dia sendiri tidak akan terlahir di masa depan atau dia tidak akan dapat bertemu dengan keluarganya yang sekarang. Jadi dia hanya bisa menghibur Ye Lihua, mencoba menenangkannya dan melakukan yang terbaik untuk membantu dia.


Meskipun satu bulan telah berlalu rasa sedih itu terus ada di hati rakyat, sedangkan Lin Tian yang ada di istana melihat perubahan yang terjadi kepada Ye Lihua. Wanita itu lebih banyak diam dan bahkan sedikit berubah sejak kematian Hunhu, Lin Tian yang tahu akan hal itu tidak dapat berbuat banyak dan hanya terus mengikuti wanita itu dari belakang.


Dan setelah satu tahun lagi, kekacauan besar benar-benar telah terjadi di dunia utama. Lima dewa Dewi bergabung melawan Dewa kematian dengan kekuatan penuh, dan saat ini satu dari kelompok lima dewa Dewi tang tersisa sedang bergabung melawan kelompok dewa kematian.


Dan Ye Lihua serta Lin Tian berada di ruang pertemuan besar itu, Ye Lihua duduk di depan dan Lin Tian berdiri di belakangnya seperti seorang penjaga. Lin Tian yang datang ke pertemuan itu melihat sosok dari lima dewa Dewi itu, tentu di antara lima itu hanya Naga kecil yang Lin Tian kenal.


"Semuanya, kali ini aku mengumpulkan kalian untuk membahas bagaimana menghentikan dewa kematian" ucap dewa naga langit atau naga kecil memandang semua setengah dewa kaisar yang ada disana.

__ADS_1


"Kalian tahu kalau sekarang hampir semua dunia telah hancur dan banyak makhluk yang telah mati tidak hampir semua makhluk yang ada telah mati sejak dewa kematian mengangkat senjatanya kepada kita" jelas Naga kecil kepada semua orang yang hadir disana.


"Aku hanya punya satu pesan untuk kalian, yaitu kali ini adalah pertempuran terakhir kita! dan mungkin saja kita semua mati disini, tapi selama kita bisa membunuh dewa kematian itu sudah cukup untuk menyelamatkan dunia ini." terang Naga kecil dengan serius.


Semua orang disana mengangguk setuju, hanya Ye Lihua yang diam dan tidak terlalu memperhatikan ucapan naga kecil, Lin Tian tahu kenapa Ye Lihua tidak menanggapi hal tersebut. Tujuan Ye Lihua bergabung dengan kelompok naga kecil adalah karena orang yang membunuh Hunhu berada disisi dewa kematian, karena itulah dia memilih kelompok naga kecil untuk membunuh orang yang telah membunuh adiknya.


"Kebencian dapat membuat orang menjadi gila, dendam akan membuat orang itu jatuh kedalam kegelapan yang tidak berujung, sampai mereka berhasil membalas dendam mereka tidak akan pernah peduli apakah dunia ini hancur atau tidak" ucap Lin Tian di dalam hatinya.


Kebencian dan dendam adalah hal yang sangat menakutkan, jika orang itu tidak dapat menenangkan hati mereka maka sudah di pastikan orang itu akan benar-benar jatuh dalam kegelapan dan kejahatan. Tapi Lin Tian tahu kalau kebencian dan dendam itu adalah salah satu sifat yang ada di setiap makhluk hidup, siapapun dia dan sekuat apapun dia namanya kejahatan akan berasal dari dua hal itu.


"Huf.." Lin Tian menghela nafas berat, saat ini dia menggunakan topeng agar tidak membuat naga kecil yang di masa depan tahu kalau dia datang ke zaman ini. Dan Lin Tian telah memahami apa yang terjadi di dunia ini sedikit, dan dia juga tahu kalau tujuan dewa takdir mengirimkan dia kesini untuk mencoba merasakan energi yang berbeda dari dunianya.


"Dewa Naga langit! mari kita akhiri ini semua" ucap suara dari luar yang membuat lima dewa Dewi disana berdiri dengan tatapan tajam menatap keluar.


Ye Lihua juga berdiri dengan kebencian yang luar biasa menyelimuti seluruh tubuhnya, bahkan Lin Tian yang di belakangnya sedikit mengerutkan kening menatap aura kebencian Ye Lihua yang sangat tebal itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2