Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
269. Hal aneh


__ADS_3

Sebenarnya Lin Tian memiliki cara untuk mengetahui masalah monster ini dari dewa Takdir dan kebetulan dia juga berencana menemuinya terkait dengan pintu putih yang di jaga oleh leluhur roh.


"Baik tuan!" ucap Mo Gui yang sangat percaya dengan kemampuan Lin Tian.


"Baiklah! mati kita lihat dulu istana dan aula ini, jika cocok aku akan tinggal disini tapi jika tidak aku akan kembali ke alam kehancuran" ucap Lin Tian yang sudah memiliki ide yang akan dia lakukan setelah pasti istana langit ini aman.


Di dalam istana itu Lin Tian dan Mo Gui terus berjalan, bahkan mereka melewati setiap sisi halaman dan beberapa tempat yang mereka fikir harus di lihat. Saat Lin Tian melangkah ke dalam ruang harta istana langit wajah Lin Tian sedikit jelek karena dia menemukan kalau harta di dalam ruangan itu benar-benar telah menghilang sepenuhnya.


Tapi dari apa yang dia dengar dari jiwa kaisar langit sebelumnya, dia telah menyimpan banyak harta di dalam ruang hartanya dan hanya dia atau pewarisnya yang dapat masuk ke dalam ruang harta itu.


"Tuan, apakah anda salah? disini tidak ada apapun" ucap Mo Gui yang benar-benar merasa kalau di ruangan itu kosong.


"Huf.. Sepertinya jiwa kaisar langit itu menyembunyikan sesuatu dariku" ucap Lin Tian yang sekarang benar-benar tidak percaya lagi dengan semua ucapan kaisar langit yang dulu.


Kenapa dia meminta Lin Tian untuk membunuh lima dewa alam bawah? kenapa dia meminta Lin Tian untuk membuka istana langit tanpa mengatakan kalau ada monster di dalamnya. Dan yang lebih membuat Lin Tian curiga adalah kenapa banyak dari setiap musuhnya mengatakan kalau kaisar langit tidak pantas duduk di takhtanya?.


"Tuan! sebenarnya aku dulu tidak peduli dengan alam langit ini, karena apa yang aku inginkan adalah menemukan mu tapi ada sekali bawahanku melaporkan kejadian aneh yang pernah dia lihat waktu berada di negeri langit ini kepadaku" ucap Mo Gui.


Mo Gui menceritakan apa yang bawahannya pernah lihat di istana langit saat bawahannya itu penasaran dengan energi aneh dari dalam istana, bagaimana pun kebanyakan bawahannya adalah orang-orang yang memiliki darah setengah iblis jadi tentu mereka sedikit lebih peka dalam menentukan energi dari makhluk lainnya.


Saat itu bawahan Mo Gui melihat kalau ada beberapa orang membawa kotak seukuran kereta keluar dari dalam istana lewat belakanh, dan karena semakin penasaran bawahannya pun mengikuti mereka tapi anehnya saat tiba di sebuah gua, tapi anehnya semua orang yang membawa batu itu menghilang tepat di dalam goa tersebut. Bahkan bawahannya pun tidak menemukan sedikitpun jejak dari orang-orang itu, lalu saat bawahannya itu keluar dan tak jauh dari tempat itu bawahannya mendengar teriakan.


"Maksud mu mungkin kalau goa itu adalah tempat untuk meneliti batu tersebut?" tanya Lin Tian serius.

__ADS_1


"Iya, aku waktu itu tidak terlalu peduli jadi hanya menganggap laporan itu tidak penting" jawab Mo Gui.


Awalnya dia tidak terlalu peduli dengan apa yang terjadi di alam langit karena baginya hal yang paling penting adalah menemukan Lin Tian agar dia dapat berdiri dan membantu disisinya.


"Apakah mungkin itu ulah kaisar langit?" ucap Lin Tian serius.


"Tidak tuan! itu bukan ulah kaisar langit, karena sewaktu itu bawahanku juga menyelidiki kaisar langit dan menemukan kalau kaisar langit saat itu tidak ada di istana, bahkan ada informasi dari yang lain kalau dia berada di alam elemen selama beberapa bulan" jawab Mo Gui.


Lin Tian yang mendengar itu lalu sadar kalau memang ayahnya pernah mengatakan kalau kaisar langit berbicara dengan dia dan jug berlatih bersama selama beberapa bulan, jadi siapa orang yang berada di balik ini semua? dan Lin Tian benar-benar merasa kerepotan dengan semua hal yang dia temukan satu persatu ini.


"Huf.. sebenarnya kamu dimana selama ini? aku merasa kalau tempat kamu berada sedikit lebih sepi dari alam lainkan?" ucap Lin Tian menatap Mo Gui mencoba melupakan semua hal yang merepotkan itu.


"Aku berada di alam api tuan, tuan mungkin pernah mendengar beberapa cerita berkaitan dengan alam api bukan?" jawab Mo Gui.


"Em, aku pernah mendengar tentang alam api yang tidak pernah memiliki penguasa alam bahkan setauku pernah satu kekaisaran yang berniat menjadi penguasa alam itu mati dengan seluruh keluarganya" jelas Lin Tian yang juga mengetahui masalah tersebut.


"Ulah mu? kenapa kamu menghancurkan kekaisaran itu?" tanya Lin Tian bingung.


"Itu karena perintah dari roh alam api, dia tidak ingin ada yang menjadi penguasa sampai dia menemukan orang-orang yang benar cocok baginya" jawab Mo Gui.


"Cocok? menurutmu bagaimana denganku?" tanya Lin Tian.


"Tuan pasti akan di tolak langsung olehnya, maksud aku cocok adalah orang itu benar-benar hanya memiliki satu elemen yaitu api. Tentu juga bukan hanya elemen api syaratnya, karena itulah siapapun yang berniat menjadi penguasa jika dia tidak di sukai oleh roh itu akan mati" jelas Mo Gui. Dia juga menjelaskan apa hubungan dia dengan roh api yang membuat Lin Tian mengangguk dan sedikit mengerti tujuan dari roh api.

__ADS_1


"Hm... begitu, aku sedikit mengerti kenapa dia memiliki syarat yang sulit untuk mencari penguasa alam api. Tapi jika alam langit ini damai maka aku akan membantunya" ucap Lin Tian berjanji.


Akhirnya, Lin Tian dan Mo Gui kembali ke pintu istana untuk membuka lagi pintu tersebut. Karena dia tahu kalau orang di luar pasti sedang mencemaskan dirinya saat ini.


"Tuan ada satu hal yang ingin aku konfirmasi darimu, apa itu boleh?" ucap Mo Gui saat berjalan di belakang Lin Tian.


"Silahakn, apa itu?" tanya Lin Tian menyetujui permintaan Mo Gui.


"Apa mungkin untuk seseorang memiliki dua kepribadian berbeda? atau apa mungkin ada orang yang sangat mirip tidak benar-benar mirip di dunia ini tanpa sedikitpun perbedaan?" tanya Mo Gui serius.


"Yang pertama mungkin bisa, tentu yang kedua juga bisa tapi itu hanya untuk manusia biasa bukan untuk dewa seperti kita! itu karena saat anak kita lahir mereka akan memiliki energi atau aura yang berlawanan dari yang lainnya" jawab Lin Tian sambil menjelaskan alasannya.


"Itu .... huf! mungkin aku salah mendengar informasi atau bawahanku salah lihat" ucap Mo Gui yang sekarang bimbang apa harus mengatakannya atau tidak, tapi pada akhirnya dia tidak lagi ingin mengatakan hal itu kepada Lin Tian.


"Ayo kita buka pintunya" ucap Lin Tian


"Baik tuan" jawab Mo Gui dengan hormat.


Lin Tian menggunakan tokennya lagi untuk mencoba membuka pintu, dan hal itu berhasil karena lintu perlahan-lahan terbuka kembali.


Cracckkkk.....


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...----------------...


...****************...


__ADS_2