
"Kau kaisar harimau kah? hahaha! sepertinya kekuatanmu belum pulih sepenuhnya, bagus! ini akan menarik jika aku bisa membunuh kaisar harimau disini" ucap leluhur Dong setelah tahu kalau Bai kecil adalah kaisar harimau.
"Bagus! jangan mati terlalu cepat!" ucap Bai kecil dengan senyum sinisnya.
BOOMM..
Keduanya bertempur dengan liar di langit, bahkan jenderal Dong yang melihat kalau kaisar harimau berada bersama dengan Lin Tian membuat dia menjadi sangat jelek. Sekarang dia mengerti kenapa pemuda ini begitu berani datang sendirian ke alam bawah tanpa membawa Bai Yu dan Ming Bi'er yang berada jauh di atas level dewa penguasa tingkat tinggi seperti dia.
"Kemana kau melihat? pukulan angin!" ucap dewa angin dengan senyum dingin.
"Gawat!"
BOOMM...
Karena dia tadi sedikit melamun membuat dia terpukul mundur oleh serangan dewa angin, wajah jenderal Dong sangat marah karena dia merasakan kalau kekuatan dewa angin benar-benar telah meningkat dari sebelumnya.
"Kau ingin melihat anakmu bukan? maka aku akan memberikannya padamu!" teriak jenderal Dong mengeluarkan token di tangannya lalu dari arah yang tidak jauh dari sana sesosok terbang dengan cepat dan muncul dengan membunuh sebagian dari pasukan di sisi Lin Tian.
BOOMM..
"Ini?" wajah Lin Tian kaget melihat apa yang muncul itu, dia tidak percaya kalau orang ini benar-benar telah menjadikan tuan muda angin sebagai boneka yang terbuat dari darah monster darah sepenuhnya.
ROAARR...
Tuan muda angin yang telah berubah menjadi boneka itu tidak memiliki tanda-tanda seperti monster darah lainnya, tubuhnya itu sama dengan manusia pada umumnya tapi matanya telah berubah berwarna merah darah dan giginya ada dua taring yang terlihat tajam.
Dan yang lebih luar biasa adalah auranya benar-benar bukan lah aura dari dewa penguasa tingkat tinggi tahap puncak biasa, ini benar-benar sebanding dengan Bai kecil yang dulunya adalah seorang kaisar harimau.
"Bagaimana mungkin?" ucap Bai kecil yang tidak percaya apa yang dia lihat juga, dia merasakan hal yang sama dengan Lin Tian kekuatannya benar-benar luar biasa.
Dewa angin yang melihat itu juga semakin marah memandang Jenderal Dong, sebaliknya jenderal Dong merasa senang melihat kemarahan dari dewa angin serta keterkejutan dari Lin Tian dan Bai kecil.
"Bunuh pria itu!" ucap jenderal Dong dengan dingin menunjuk ke arah Lin Tian.
ROAARR...
Tuan muda alam angin itu pun menyerang Lin Tian setelah mendapatkan perintah dari jenderal Dong, wajah semua tetua dari alam angin pun berubah saat melihat tuan muda alam angin menyerang ke arah mereka.
__ADS_1
"Jangan biarkan dia menyakiti kaisar kehancuran!" teriak tetua pertama, tapi naik dia dan yang lainnya tidak tahu apakah mereka bisa menahan serangan dari tuan muda alam angin yang telah berubah menjadi monster itu.
BOOMM..
"Ugh!" semuanya terlempar dan terluka keras dengan hanya satu pukulan keras dari tuan muda alam angin tersebut, tapi tuan muda alam angin itu tidak berhenti disana saja. Dia menyerang dengan gila ke arah Lin Tian yang menatapnya dengan dingin tersebut.
ROAARR...
"Kamu tetap telah mati, tapi setelah kematianmu pun tubuhmu masih saja di gunakan oleh orang-orang kejam itu! sebelumnya aku yang mengirimkan mu dalam kematian mu dan sekarang aku juga akan mengirim kamu ke dalam jalan reinkarnasi agar kamu tidak menderita lagi" ucap Lin Tian perlahan mata dan rambutnya berubah menjadi biru, lalu aura seorang dewa penguasa tingkat menengah tahap puncak menyebar ke seluruh area tersebut.
BOOMM...
Swish...
"Pergi!" ucap Lin Tian yang setelah berbenturan dengan tuan muda angin langsung muncul di belakangnya, lalu dengan pedang elemen dia menebas leher tuan muda alam angin tersebut.
CLANG...
Tapi tiba-tiba tangan dari tuan muda alam angin berubah menjadi sebuah pedang aneh dan menahan tebasan Lin Tian dengan sangat mudah, Lin Tian tidak menyerah dan terus menyerang tuan muda angin.
ROAARR...
BOOMM..
BOOMM..
empat binatang suci langsung menyerang ke arah tuan muda alam angin tapi sebelum ke empatnya meledak setelah menyerang tuan muda alam angin ada hal aneh yang di lihat oleh Lin Tian.
Swissh...
"Ada apa dengan dia?" fikir Lin Tian, sebelum serangannya meledak dia benar-benar melihat sekilas kalau tuan muda angin tersenyum ke arahnya meski itu sesaat tapi dia masih dengan jelas melihatnya.
ROAARR...
Tiba-tiba dari kabut tersebut tuan muda alam angin keluar, tapi ada perubahan aneh dari tuan muda alam angin saat itu yang membuat Lin Tian menjadi tercengang.
Tangan, kaki, kepala dan juga dari punggung tuan muda alam angin telah berubah perlahan menjadi menjadi monster aneh, dan setelah beberapa saat sebelum Lin Tian kembali sadar tuan muda angin telah menghilang dari tempatnya.
__ADS_1
"Kikikiki!" tuan muda angin tiba-tiba muncul di depan Lin Tian dalam sekejap, sebelum dia memukul Lin Tian anehnya dia tiba-tiba tertawa pelan ke arah Lin Tian.
BOOMM..
Lin Tian langsung terlempar keras jauh dari sana dalam sekejap, "Saudara!" teriak Lin Guang dengan cemas ke arah Lin Tian di terbangkan.
"Kikikiki!"
Sebelum semua orang sadar, banyak tentakel aneh keluar dari tubuh tuan muda alam angin yang langsung menangkap banyak monster darah biasa dan monster darahha raksasa. Dan dalam sekejap semua monster darah itu pun telah di telan masuk ke dalam tubuh tuan muda alam angin.
"Ini? sial! kalian benar-benar telah melakukan hal yang gila!" teriak Bai kecil saat merasakan aura yang terus meningkat dari tuan muda alam angin.
Wajah jenderal Dong juga kaget karena dia benar-benar tidak mengerti kenapa tiba-tiba tuan muda alam angin akan berubah seperti itu, dia benar-benar tidak mengertia bahkan tidak pernah ingin mengerti.
"Tidak mungkinkan? harusnya aku bisa mengendalikannya!" ucap jenderal Dong yang berusaha untuk mengendalikan tuan muda angin dengan token darah tapi itu tidak berhasil sama sekali.
"Bangsat! beraninya kamu mengubah tubuh anakku menjadi seperti ini!" teriak Dewa angin dengan marah dan memukul jenderal Dong dengan gilanya.
BOOMM.
BOOMM..
"Ugh!" jenderal Dong bahkan langsung memuntahkan darah beberapa kali akibat serangan dari dewa angin tersebut.
Leluhur keluarga Dong juga menatap semua yang terjadi dengan perasaan aneh, padahal jika di lihat semua percobaan mereka seperti ini dan dia dapat merasakan kalau apa yang dia dengan tadi adalah sebuah tawa.
"Sial!" teriak Bai kecil dengan marah memukul leluhur Dong dengan keras hingga terpental jauh, dia lalu segera menyerang ke arah tuan muda angin yang masih dalam perubahan itu.
"Hancurlah!" teriak Bai kecil menggunakan kekuatan pukulan petir ke arah kepala tuan muda alam angin.
"Hehehe, sayang sekali kau terlambat kaisar harimau!"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...****************...
__ADS_1