Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
340. Mata Emas meledak


__ADS_3

Melihat wajah ketakutan Mu Xuanyin, Tian Hunhu dan berandalan bingung. Mereka saling mengerti sifat Mu Xuanyin, dia adalah wanita yang lembut tapi juga tegas dan tidak pernah memasang wajah ketakutan selama ini. Tiba-tiba saja menghilang dengan wajah seperti itu tentu membuat mereka kebingungan.


"Hei! menurut kalian kenapa kakak menghilang begitu saja?" tanya Tian Hunhu.


"Aku tidak tahu juga, selama ini Mu Xuanyin tidak pernah memperlihatkan ekspresif seperti itu kepada kami. Jadi kami pun bingung apa yang terjadi tadi" jawab Bing Zhao serius menatap Tian Hunhu.


Tian Hunhu yang mendengar jawaban Bing Zhao juga setuju, dulu kakaknya juga tidak pernah menampilkan ekspresi seperti itu bahkan di saat pasukannya kalah dalam perang. Bai kecil masih diam dan terus berfikir apa yang bisa membuat Mu Xuanyin memasang ekspresi aneh seperti itu.


"Apa kalian tidak ingat kalau hanya satu hal yang dapat membuat Mu Xuanyin memasang wajah seperti itu?" tanya Long Aotian menatap mereka.


"Apa itu?" tanya Tian Hunhu penasaran.


"jangan-jangan?" wajah Bing Zhao dan berandalan lain langsung sadar apa yang di maksud oleh Long Aotian. Berbeda dengan Tian Hunhu, mereka sangat mengetahui kalau hal yang dapat membuat Mu Xuanyin gelisah hanya satu yaitu Lin Tian.


"Apa terjadi sesuatu dengan kakak?" Bai kecil sontak langsung melepaskan auranya dan menghancurkam rantia yang mengikatnya itu. Karena Mu Xuanyin tidak lagi mengendalikan rantai yang mengikat semua berandalan itu, membuat mereka dengan mudah melepaskan diri dari ikatan rantai tersebut.


"Apa kalian semua tidak takut kakak marah?" tanya Tian Hunhu menatap semua berandalan ith dengan marah. Jika sampai kakaknya tahu kalau semua berandalan kabur dan dia tidak menghalangi mereka, bisa-bisa dia di hukum lebih para lagi oleh kakaknya.


Yang tidak diketahui oleh Tian Hunhu, semua berandalan itu sangat cemas memikirkan Lin Tian. Mereka bahkan tidak mendengar sedikitpun ucapan Tian Hunhu dan langshng terbang keluar mencari keberadaan Mu Xuanyin dan Lin Tian.


"Hei tunggu!" ucap Tian Hunhu tiba-tiba berdiri untuk mengejar semua berandalan itu. Tapi dia terlambat karena mereka semua sudah menghilang dari pandangan Tian Hunhu.


"Kenapa mereka begitu cemas?" fikir Tian Hunhu yang masih bingung.


"Hei..hei.. Tidak mungkin bukan?" ucap Tian Hunhu sadar akan sesuatu. Dia juga langsung terbang mengikuti semua berandalan dari belakang. Tentu melihat putri mereka lari juga, semua tetua tertinggi keluarga Tian langsung mengikutinya dari belakang.

__ADS_1


Swiss...


"Tidak..tidak..." ucap Mu Xuanyin dengan cepat muncul di tempat dimana Lin Tian berada. Melihat tangga yang menuju ke bawah, Mu Xuanyin bersiap untuk turun tapi dia melihat ada tangan yang tiba-tiba muncul dari tangga itu.


Pakaian sosok itu di penuhi oleh darah, Mu Xuanyin perhatikan tidak ada luka di sekujur tubuhnya. Dia terus melihat ke arah dimana darah itu berasal dan menemukan kalau darah itu berasal dari mata sosok pria yang tidak lain Lin Tian itu. Tapi Mu Xuanyin tidak dapat mengetahui kenapa mata Lin Tian mengeluarkan darah.


"Suami!" teriak Mu Xuanyin berlari menuju Lin Tian.


"Xuanyin?" Lin Tian yang mendengar suara Mu Xuanyin berusaha terus merangkak ke arah Mu Xuanyin. dia juga berusaha berdiri tapi semua sia-sianya gagal karena rasa sakit di matanya membuat dia tidak dapat mengeluarkan sedikitpun energinya.


Swiss...


Semua berandalan muncul di tempat itu juga, di ikuti dari belakang Tian Hunhu dan juga semua tetua tertinggi keluarga Tian. Mereka melihat Lin Tian yang penuh darah itu kebingungan, saat Mu Xuanyin telah sampai di depan Lin Tian. Dia membantu Lin Tian bersandar di pangkuannya, saat dia menurunkan tangan Lin Tian, betapa terkejutnya Mu Xuanyin saat melihat mata emas Lin Tian terus saja mengeluarkan darha tanpa henti.


"Suami apa yang terjadi?" tanya Mu Xuanyin bingung, dia mengeluarkan sapi tangannya mencoba menghapus darah yang mengalir itu.


"Kakak!" Bai kecil dan naga kecil berlari mendekati Lin Tian. Tapi saat mereka mendekati Lin Tian, wajah Lin Tian tiba-tiba menjadi tegang. Dan secara tiba-tiba Lin Tian berteriak keras karena kesakitan oleh mata emasnya.


"Ah!" Lin Tian terus berteriak kesakitan. Dan perlahan bola mata emas Lin Tian menyelimuti setiap sisi di dalam matanya itu.


"Suami..suami.." ucap Mu Xuanyin mencoba menenangkan Lin Tian.


"Ah!".


BAAMMM...

__ADS_1


Mata emas Lin Tian tiba-tiba meledak dan menyemburkan banyak darah ke pakaian Mu Xuanyin yang masih terdiam dengan apa yang baru saja terjadi terhadap Lin Tian. Bahkan Bai kecil dan naga kecil juga terkena dari darah mata Lin Tian yang meledak itu.


Lin Tian langsung jatuh tidak sadarkan diri akibat efek fatal yang di alaminya saat ini, semua tetua keluarga Tian menatap Lin Tian yang tidak sadarkan diri itu dengan bingung.


"Cepat bantu bawa kembali Adik kecil, saudari ayo pergi! kita harus meletakan adik kecil di tempat yang baik dulu baru memeriksa keadaannya" ucap Bing Zhao cemas membantu menggendong Lin Tian yang tidak sadarkan diri itu.


"Ayo!" Mu Xuanyin tidak banyak berbicara, dia ingin langsung memeriksa keadaan Lin Tian. Sayangnya dia bukanlah tabib atau master alkimia yang hebat.


"Ikuti aku" ucap Tian Hunhu langsung merespon ucapan Bing Zhao. Dia terbang duluan dan di ikuti oleh Mu Xuanyin serta Bing Zhao yang menggendong Lin Tian di punggungnya.


"Ayo!" ucap Lang kecil mengejar mereka berdua.


Semuanya mengikuti Mu Xuanyin dari belakang, saat itu Tian Hunhu membawa mereka ke kamar yang besar dan juga mewah itu. Tentu saja itu adalah kamar milik Tian Hunhu, dia tidak pernah membiarkan pria masuk ke kamarnya tapi untuk sekarang Lin Tian berada dalam kondisi kritis.


Bing Zhao meletakan Lin Tian di kasur besar itu, dan mulai memeriksa seluruh tubuh Lin Tian. Yang paling penting termasuk meridian dan juga tubuh dalam Lin Tian, setelah Bing Zhao melihat tidak ada kelainan di dalam tubuh Lin Tian. kecuali di mata Lin Tian yang sekarang telah tidak ada lagi, hal ini membuat Bing Zhao sangat bingung.


"Tidak ada yang aneh dengan tubuh kakak, tapi kenapa mata emas kakak tiba-tiba meledak begitu saja?" ucap Bai kecil bingung.


"Apakah suadara Lin buta?" tanya Tian Hunhu gemetar karena sedih memandangi pakaian Lin Tian yang penuh darah.


"Tidak! ini benar-benar tidak mungkin" ucap Mu Xuanyin dengan wajah sedih. Dia tidak percaya kalau Lin Tian akan mengalami bencana seperti ini yang membuat kedua matanya rusak dan tidak bisa melihat lagi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2