Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
50. Masa Lalu Yang Terbayang


__ADS_3

"Kamu terlihat sangat santai?" ucap Dewi bunga.


"Bukan aku terlihat santai cuman aku bisa mengerti kenapa semua hal itu muncul di sana," ucap Bai kecil.


Dia yang pernah bertemu dengan sosok itu tahu kalau hal ini berkaitan dengan orang tersebut, dan dia yakin kalau ini hanya lah awal dari apa yang akan orang itu lakukan untuk menguji Lin Tian.


Jika dia tebak sekarang orang itu pun pasti telah tahu Lin Tian sejak mereka berada di alam langit, dan dia hanya terus memperhatikan bagaimana Lin Tian akan berjalan dan menuju kemana dia pergi.


"Suatu saat jika aku menemukan orang yang tepat maka pintu ini akan terbuka, dan sebelum itu maka tentu aku akan menguji orang itu" ucap sosok di hadapan kaisar harimau dulu.


"Orang terpilih? apakah kamu yakin orang seperti itu ada?" ucap Kaisar harimau.


"Tentu saja, dan mungkin suatu saat dia adalah cahaya yang akan menerangi alam langit ini" ucap sosok itu.


"Kalau ada orang seperti itu maka aku ingin melihatnya" ucap kaisar harimau saat itu tanpa fikir panjang berbicara


"Kamu pasti akan melihatnya" ucap Sosok itu menghilang perlahan di depan kaisar harimau.


Saat Bai kecil mengingat hal itu wajah nya terlihat serius, dia tidak menyangka kalau dia pun akan ikut dalam melihat cahaya untuk alam langit ini.


Tapi dia pun tidak pernah menyesal, karena bertemu dengan Lin Tian dia memiliki hidup dan waktu yang baik kalau tidak mana mungkin dia akan bisa menjalani waktu yang baik seperti sekarang.


"Kakak! sejauh apa yang kamu bisa itu tergantung kamu, aku hanya akan bertugas untuk membuka jalan untuk mu" ucap Bai kecil memandang langit di alam bunga.


Mata Bai kecil terlihat tenang tapi entah kenapa ada keseriusan di dalam matanya saat mengatakan hal itu, jelas dia sudah yakin dengan apa yang dia pilih sekarang.


"Apapun keputusan mu, aku akan mengikuti semuanya" ucap Dewi bunga lembut kepada Bai kecil.


"Terima kasih" ucap Bai kecil kepada Dewi bunga dengan lembut.


.....................


Alam kehancuran....

__ADS_1


"Permaisuri alam rahasia telah muncul, dan itu berada di alam kehidupan" ucap salah satu penjaga yang memakai seragam perang lengkap menghadap ke arah wanita berambut putih dan cantik duduk di kursi kaisar.


Wanita itu terlihat dingin, tapi di matanya jika ada orang terdekat yang melihat ada sedikit jejak kelembutan disana.


"Persiapkan orang-orang kita, kita akan menuju alam kehidupan untuk membiarkan mereka masuk mencari jalan menuju ke tingkat lain" ucap Wanita itu.


Wanita itu adalah Lan Jingyi yang sudah mulai membantu kekaisaraan sejak Lin Tian tidak ada, di bantu dengan Mu Jing'er dan Juga Nenek Lin Tian Ming Bi'er disana membuat alam kehancuran maju ke tingkat yang baru.


"Sesuai perintah permaisuri" ucap prajurit itu dengan hormat, lalu mundur dari aula besar itu perlahan.


"Semuanya! alam rahasia telah di buka, untuk empat keluarga kirimkan beberapa orang muda kuat kita kesana yang berada di laam dewa ke atas" ucap Lan Jingyi dengan tenang menghadap ke seluruh pemimpin yang ada disana.


"Lalu aku sendiri yang akan memimpin masuk ke alam rahasia itu nanti untuk menggantikan Kaisar yang masih dalam pengasingan" ucap Lan Jingyi dengan wajah tegas.


Tidak ada yang membantah atau menjawab, mereka tahu kalau wanita ini memang pantas untuk masuk ke dalam alam rahasia itu juga.


Dan jika permaisuri mereka berhasil maju ke dewa penguasa maka mereka alam kehancuran akan mempunyai tambahan ahli dewa penguasa lain selain leluhur yang telah berjuang untuk beberapa tahun ini.


"Tidak apa-apa ayah, aku yakin! hanya dengan ini maka alam kita akan maju lagi ke tingkat yang baru" ucap Lan Jingyi dengan penuh keyakinan.


Demi perkataan nya dulu kepada Lin Tian dia akan berjuang untuk maju agar alam Kehancuran lebih baik dari sebelumnya, dan membiarkan Lin Tian tahu kalau alam kehancuran bisa dia andalkan.


Bukan hanya bisa selalu di lindungi oleh dia, alam kehancuran bisa untuk maju dan mundur bersama Lin Tian dan itu lah tujuan Lan Jingyi untuk masuk ke alam rahasia.


"Kalau begitu baiklah, kami setuju" ucap Kepala keluarga yang lain.


Mereka cemas jika terjadi sesuatu kepada Lan Jingyi maka alam kehancuran tidak akan ada pemimpin, apalagi sekarang kaisar mereka sedang dalam pengasingan juga.


Lan Jingyi menganguk lalu keluar dari aula dengan langkah tenang, dia terlihat sangat cantik menggunakan pakaian istana berwarna putih dan bercorak naga.


Swish....


"Saudara ipar apa kamu yakin akan masuk?" ucap wanita lain yang muncul setelah Lan Jingyi keluar dari aula.

__ADS_1


"Iya! bagaimana dengan mu?" tanya Lan Jingyi.


"Aku akan ikut dengan mu, akan sulit jika sesuatu terjadi padamu dan kakak pasti akan sedih" ucap wanita itu yang mana dia adalah Lin Niao.


"Orang itu..." ucap Lan jingyi dengan senyum masam, terlihat ada sedikit kelelahan di matanya sejak beberapa tahun ini, dia tidak berhenti melakukan banyak hal untuk alam kehancuran ini.


Bahkan baik Lin Niao, Mu Jing'er, dan Ming Bi'er sudah tidak tahu apa yang harus mereka katakan kepada wanita ini yang sangat tegas dan juga dapat di percaya dalam berbagai hal untuk mengatur sebuah alam.


"Baiklah, mari temui nenek dan yang lainnya" ucap Lan Jingyi.


"Iya!" jawab Lin Niao mendesah berat.


Apa yang di lalui wanita di depan nya ini sudah cukup membuat Lin Niao kagum dan berani memanggil nya Saudari ipar.


Meskipun tanpa sedikitpun jawaban dari Lin Tian, wanita ini masih mau melakukan semua itu untuk Lin Tian, dimana ada wanita seperti ini di alam langit? wanita yang tulus dan sangat percaya dengan seorang pria.


Yang Lin Niao tahu adalah kebanyakan dari wanita lain mungkin hanya akan menggunakan kekuasaan yang dia dapat kan dari pria untuk melakukan banyak hal yang hanya memuaskan dirinya, lain dengan Lan Jingyi yang tidak peduli dengan hidupnya jika itu untuk Lin Tian saudaranya.


"Kamu datang?" ucap Ming Bi'er sambil tersenyum melihat Lan jingyi muncul di tempat nya.


"Em! nenek aku akan ke alam kehidupan setelah dua hari" ucap Lan Jingyi.


"Em! lakukan apa yang menurut mu benar, tapi jangan sampai membuat dirimu terluka" ucap Ming Bi'er terlihat berbeda dari waktu pertama dia melihat Lan Jingyi.


Dia lebih lembut dan penyayang kepada Lan Jingyi itu pun karena dia telah melihat semua apa yang di lakukan wanita ini di sini di depan matanya, jadi wajar dia seperti itu pada Lan Jingyi.


"Em! aku akan baik-baik saja nek" balas Lan Jingyi lembut.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2