Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
243. Di mulainya kehancuran


__ADS_3

Lin Tian menjelaskan apa kegunaan cincin itu, dan dia telah membuat hanya Mo Gui yang bisa membuka serta mengambil seluruh yang ada di dalam cincin tersebut.


Dan setelah menerangkan beberapa hal kepada Mo Gui, dia menyuruh Mo Gui melakukan hal yang dia perintahkan tadi tanpa fikir panjang dan curiga Mo Gui langsung pergi untuk menjalankan sumpahnya itu.


Lin Tian dan Ye Lihua kembali ke kota dan naik kereta lagi bersama-sama yang membuat Hunhu menjadi kesal menunggu mereka, bahkan dia juga penasaran kemana keduanya tadi pergi.


Lin Tian dan Ye Lihua sudah sepakat kalau mereka tidak akan mengatakan hal-hal yang menyangkut bencana kedunia luar, karena itu bisa saja menyebabkan kepanikan serta sesuatu yang tidak di inginkan terjadi.


Sebenarnya Lin Tian melakukan hal itu agar tidak mengubah takdir yang ada, bukan karena dia takut menimbulkan masalah kepada Ye Lihua tapi memang ada sedikit rasa ingin menyelamatkan dunia ini di hati Lin Tian.


Hanya saja dia tahu kalau dia tidak bisa mengubah sesuatu yang harusnya terjadi karena itu akan menganggu masa depan yang ada sekarang.


"Kita akan kembali ke kaisaran sekarang, biarkan Unicorn terbang" ucap Ye Lihua.


"Eh? benarkah kakak? kenapa tiba-tiba?" tanya Hunhu.


"Tidak apa-apa, aku hanya lelah" jawab Ye Lihua sambil tersenyum menghelus kepala adiknya tersebut.


Mereka kembali langsung ke istana dengan kuda yang tadinya hanya kuda biasa tapi sekarang telah berubah menjadi unicorn, bahkan kereta Ye Lihua berubah menjadi kereta yang sangat mewah dan juga lebih indah dari sebelumnya.


Di Kota yang besar dimana tempat itu adalah Ibukota dari kekaisaran malam, Unicorn turun dari langit dan berhenti tepat di depan pintu masuk istana. Lin Tian dan dua wanita itu turun dengan posisi Hunhu duluan dan dia setelah Hunhu, barulah Ye Lihua turun terakhir degan bantuan Lin Tian.


Lin Tian terlihat benar-benar seperti pelayan bagi Ye Lihua, tapi dia tidak kebertana karena memang dia datang kesini hanya untuk mencari tahu kebenaran dari perang di zaman ini.


"Hei Zhang! temani kakakku masuk ke istana" ucap Hunhu dengan suara marah menunjuk hidung Lin Tian.


"Kenapa aku?" tanya Lin Tian.

__ADS_1


"Kamu sekarang adalah pelayan pribadi dari kakakku, jadi sudah seharusnya kamu mengikuti kakakku bukan? apa? apa kamu tidak ingin bekerja disini? kalau begitu pergilah!" terang Hunhu dengan senyum dingin kepada Lin Tian.


Lin Tian sadar kalau wanita ini masih marah dengan dirinya, dan bermaksud untuk membalas apa yang telah dilakukan Lin Tian sebelumnya. Lin Tian agak kesal dengan sikap wanita itu tapi dia hanya tidak berdaya dan hanya dengan terpaksa menerima hal tersebut.


"Zhang, kamu ikuti aku masuk! aku ada beberapa hal yang ingin aku katakan kepadamu" ucap Ye Lihua.


"Baik permaisuri" jawab Lin Tian yang akhrinya mengikuti Ye Lihua masuk ke istana.


Melihat hal itu Hunhu tersenyum licik, dia sengaja membiarkan Lin Tian ikut bersama dengan kakaknya tentu saja memiliki tujuan dan tujuannya dia sangat ingin melihat bagaimana reaksi Lin Tian setelah tahu apa tujuannya itu.


Lin Tian terus mengikuti Permaisuri selama hidup di istana malam, dan dia memiliki sedikit kaget setelah tahu kalau wanita ini walaupun di panggil Dewi malam tapi kekuatan sesungguhnya berhubungan dengan elemen es.


Dan selama dia di istana, mungkin dalam beberapa tahun di dunia itu kejadian aneh terjadi untuk pertama kalinya. Yaitu kehancuran kekaisaran Bo, kehancuran sekte Bulan dan berbagai kehancuran yang terjadi di berbagai dunia lainnya.


Bahkan ada satu dunia yang tiba-tiba saja meledak tanpa mengetahui apa masalahnya, padahal sebelum itu dua dunia tersebut masih dalam keadaan baik-baik saja.


Sedangkan Ye Lihua yang selalu di ikuti oleh Lin Tian sadar kalau dia memiliki sebuah perasaan terhadap Lin Tian, tapi dia belum pernah memperlihatkan wajahnya baik kepada Lin Tian maupun ke dunia luar selama ini.


"Apa yang terjadi kepadaku? kenapa aku merasakan ini?" tanya Ye Lihua dengan wajah aneh di dalam ruangan kerjanya.


"Kakak kamu kenapa?" tanya Hunhu dengan penasaran melihat wajah cantik kakaknya yang tidak karuan itu.


"Tidak ada apa-apa, bagaimana situasinya di benua tengah? apakah terjadi hal aneh disana?" tanya Ye Lihua.


"Sebenarnya telah terjadi pertempuran besar di benua tengah, dan di kabarkan kalau dewa harimau suci telah menghilang beberapa waktu lalu.."


Kata-kata Hunhu terhenti saat dia mendengar sendiri berita itu, akibat hilangnya dewa harimau suci kekacauan besar terjadi di empat suku suci. Mereka berusaha mencari keberadaan dewa harimau suci tapi itu gagal, mereka juga tidak bisa mencari ke dunia luar sekarang karena hal-hal aneh yang terjadi baru-baru ini.

__ADS_1


Bahkan dikatakan kalau dewa iblis, Dewi Phoenix, dewa kura-kura hitam, Dewi kehidupan, dewa kematian serta dewa naga langit sibuk membicarakan masalah tersebut. Hanya saja di antara delapan dewa Dewi, dewa takdir tidak mau ikut campur masalah tersebut karena dia hanya ingin mengikuti takdir yang telah dia lihat.


"Apakah orang itu akan membiarkan begitu saja kehancuran ini terjadi?" fikir Ye Lihua agak aneh.


Tapi karena dia tidak di benua tengah membuat dia hanya bisa berteriak dan tidak dapat banyak bicara, apalagi jika berhadapan dengan ke enam dewa Dewi itu! meskipun dia bisa sejajar jika satu lawan satu tali jika melawan sekaligus tentu dia tidak akan bisa menang begitu mudah.


"Ada satupun kabar lain yang aku dengar dari pasukan kita, apakah kakak ingin mendengarnya juga?" tanya Hunhu serius.


"Katakan saja" jawab Ye Lihua.


Hunhu lalu mengatakan ada informasi kalau muncul dewa yang menyebut dirinya sebagai sang hakim, lalu dengan pasukan yang berada di bawahnya membuat ancaman kepada seluruh dunia kalau mereka akan melawan seluruh dunia yang ada dan bahkan menantang delapa dewa Dewi bertarung dengan dia.


"Kakak, aku harus pergi ke perbatasan sekarang!" ucap Hunhu berdiri sambil menatap kalanya itu.


"Kenapa? bukankah tidak ada masalah disana? dan juga kamu adalah penjaga kakak sekaligus putri dari kekaisaran malam bukankah tidak baik bagimu jika ke perbatasan?" ucap Ye Lihua agak menolak adiknya pergi ke perbatasan.


Entah kenapa saat adiknya mengatakan kalau dirinya akan pergi ke perbatasan membuat dia memiliki firasat buruk, tapi dia tidak tahu apa maksud dari firasat tersebut.


"Kakak, aku harus pergi kesana! jika tidak maka pasukanku tidak ada yang mengontrol mereka" ucap Hunhu membujuk kakaknya.


"Baiklah, tapi kamu harus hati-hati! dan kembalilah secepat mungkin!" ucap Ye Lihua.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2