
Perubahan dari dewa ular membuat Bai kecil dan tiga lainnya mengerutkan kening mereka, itu telah mengingatkan mereka di saat melawan naga kecil yang dulu juga berubah seperti itu.
Di tambah lagi mereka juga ingat kalau saat itu dewa api iblis menyatu dengan naga kecil untuk mendapatkan kekuatan yang luar biasa kuatnya, bahkan sekarang mereka berlima dapat merasakan kekuatan dari dewa ular itu tapi tidak begitu jelas dengan ranah apa dia sekarang.
"hampir mencapai tingkat itu?" fikir naga kecil dengan serius saat merasakan dengan baik kekuatan dari dewa ular atau bisa disebu dewa naga berkapal sembilan.
Dia adalah seseorang yang telah hidup id zaman kuno jadi tentu dia lebih mengetahui ranah dari dewa ular tersebut dari yang ada disini, bahkan bisa dibilang dia dulu adalah salah satu dari orang-orang itu.
ROAARRR...
"Hahaha, akhirnya tubuhku sempurna" ucap dewa naga berkepala sembilan dengan suara yang keras.
"Kalian tidak akan bisa lagi mengalahkan aku, ini adalah kekuatan asliku yang bahkan tuanku hanya dapat seimbang saat melawanku dulu" ucap dewa naga berkepala sembilan.
"Jadi waktu itu darah dan energi yang di berikan oleh orang itu adalah milikmu?" ucap naga kecil dengan serius.
"Hahaha, iya! dulu tuan sengaja inginr guji apakah darahku layak untuk di pakai oleh makhluk lainnya apa tidak dan kebetulan saat itu kau kalah dari kaisar harimau yang membuat tuan mempunyai kesempatan untuk menjadikanmu tikus percobaan" jawab dewa naga berkapal sembilan menatap naga kecil.
Mendengar hal itu wajah naga kecil menjadi merah karena marah, dan dia akan menyerang dewa naga berkepala sembilan itu tapi di hentikan oleh Bai kecil yang memegang pundaknya.
"Jadi kau yang membuat saudaraku menjadi begitu? aku benar-benar sangat ingin membunuhmu sekarang" ucap Bai kecil yang sekarang auranya penuh dengan kebencian.
"Hahah, kaisar harimau kau jangan terlalu sombong! bukankah kamu bertarung dengan dia dulu? dan karena kau lah dia menjadi begitu" ucap dewa naga berkepala sembilan dengan jijik.
"Aku memang mengalahkannya dulu tapi aku tidak pernah menghinanya karena sejak aku bertempur Pertama kali dengan saudaralu itu, aku sudah menganggap dia sebagai saingan yang layak untukku" jawab naga kecil dengan nada dingin.
Mendengar ucapan Bai kecil wajah naga kecil menjadi lembut, dia tahu kalau Bai kecil memang bersikap nakal sepanjang waktu seperti dia tapi di saat ini jelas apa yang dia katakan adalah apa yang ada jauh dari lubuk hatinya. Naga kecil merasa menyesal dengan apa yang dia lakukan dulu, dia membenci Bai kecil karena selalu kalah dengannya dan membuat dia jatuh ke dalam jalan kegelapan.
__ADS_1
Tapi dia juga bersykur karena apa yang dia lakukan dulu dapat membuat dia mempunyai saudara-saudara yang layak untuk dia akui.
"Kau lucu! kalian sungguh lucu! saingan? sahabat? teman? keluarga? apa-apaan itu? hal itulah yang membuat kalian lemah! karena itulah kalian selalu menjadi makhluk rendahan, hati kalian benar-benar terlalu lembut" teriak dewa ular yang sangat menyukai menghina kaisar harimau dan naga kecil.
"Hati yang lembut? itu juga bagus, tapi kamu salah satu hal! apa yang kau katakan tadi adalah hal yang menjadi kekuatan bagi kami semua jadi, meskipun hal itu menghalangi mu menjadi kuat tapi bagi kami semua itulah yang menjadi kekuatan kami" balas Bai kecil dengan senyum bangga terlihat di wajahnya yang tampan.
Bahkan naga kecil dan tiga saudaranya yang lain juya tersenyum seolah mereka setuju dengan pendapat Bai kecil, hanya wajah dewa naga berkepala sembilan yang agak jelek melihat sikap tegas mereka.
"Hahaha, apa yang dikatakan saudaraku benar! sekarang mari kita tunjukan apa yang disebut kekuatan ikatan!" ucap Long Aotian dengan senyum bangga di wajahnya.
"Semua, sudah saatnya kita serius! ingat kataku tidak ada lagi yang harus di sembunyikan dari alam ini" ucap Bing Zhao yang berdiri di tengah mereka.
"Hahaha iya! mari kita buktikan kalau empat tidak! lima berandalan jauh lebih kuat dari dulu" tambah Su Kun dengan tertawa bahagia.
Kelimanya merasa sangat senang dan bangga memiliki ikatan satu sama lain jadi bagi mereka bertarung bersama adalah hal yang indah dalam hidup mereka semua.
"Baiklah! akan ku tunjukan apa itu naga langit" ucap naga kecil dengan senyum bangga.
ROAARRR....
AROOOOAAAARRRR....
AAAAAAA!
Bai kecil dan naga kecil tiba-tiba berubah ke wujud asli mereka, di dahi Su Kun tiba-tiba muncul sebuah tanda seperti panah yang diikuti dengan perlahan tubuh Su Kun yang tiba-tiba berubah menjadi Serigala putih raksasa dan wujudnya itu sama besar dengan wujud Bai kecil dan naga kecil yang telah berubah ke bentuk asli mereka.
AWWUUUUUUUI!
__ADS_1
Di saat teriakan serigala itu menggelagar di langit langsung menggelap dan petir pun turun ke bawahnya. Di Alam elf saat Dewi Elf sedang berdiri memandangi musuh yang menghalangi jalannya dengan wajah kesla tiba-tiba menjadi bergetar.
Dia melihat ke pohon yang berada jauh di dalam tempat segel leluhur elf berada, pohon itu adalah tempat dimana Su Kun dulu pernah berlatih di dalamnya.
BOOMM...
Pohon itu bergetar dan warna dari pohon itu juga berubah, cuaca di alam elf seketika itu juga turun salju merasakan hal itu seluruh leluhur dan tetua tertinggi suku elf langsung melihat ke langit.
"Si..siapa yang menggunakan kekuatan leluhur? Tidak mungkin! ini adalah tanda seseorang berubah menjadi Dewa Serigala salju!" ucap salah satu leluhur.
Semua orang termasuk kelompok dewa pemusnah tidak mengetahui apa yang dimaksud oleh leluhur tersebut, Hanya Dewi Elf tiba-tiba tersenyum dan berkata dengan tenang disana.
"Dia Suamiku, suamiku ternyata telah benar-benar menguasai teknik paling kuat dari suku elf kita bahkan dia telah mewarisi darah dari leluhur dewa serigala salju yang menjadi simbol dari suku elf kita" ucap Dewi Elf dengan wajah penuh kebanggaan.
"Itu dia? hahahaha! pantas, pantas! akhirnya suku elf ku memiliki ahli waris untuk menjadi dewa serigala yang baru" teriak leluhur suku elf dengan air mata penuh kebahagian.
"Dengarkan aku! pergi, serang mereka semua bunuh mereka semua! tidak, kamu para leluhur yang akan membunuh mereka untuk menghormati dewa serigala suku elf yang baru" ucap leluhur yang menjadi pemimpin lama dari suku elf.
BOOMM...
Seluruh leluhur yang mendengar perintah dari pemimpin lama mereka tidak menolak, bagi mereka dewa serigala yang baru adalah berkah untuk suku elf mereka dan lambang dari kejayaan suku elf.
"Kalian ingin melawan kami?" tanya jenderal yang memimpin pasukan dewa pemusnah.
"Iya! dengan begitu kami bisa datang dan membantu dewa berkah kamu" ucap leluhur suku elf dengan serius.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...----------------...
...****************...