
Ini?" wajah Lin Tian berubah saat merasakan tekanan yang ada di alam ke enam itu.
Tekanan disana tiba-tiba menjadi tiga kali lipat dari tekanan di alam sebelumnya hal itu membuat Lin Tian pada awalnya kesulitan untuk terbang.
Pantas saja Sheng Ju dan yang lainnya ragu untuk naik ke alam ke enam ini, jadi karena inilah kebanyakan dari orang-orang yang keluar dari alam rahasia akan berbeda dari sebelumnya.
Sayang nya hal itu hanya dapat menekan Lin Tian sementara saja sebelum dia dengan santai berhasil menahan tekanan gravitasi yang ada di alam ke enam tersebut dengan mudah.
Swisshh....
"Kemana aku harus mencoba mencari mereka!" tanya Lin Tian dengan wajah kebingungan.
Sheng Chu'er mungkin saja dalam bahaya karena itulah dia berharap bisa segera menemukan dia, bagaimana pun dia adalah hati para generasi muda alam kehidupan.
Jika sampai sesuatu terjadi kepada wanita itu mungkin saja generasi sekarang akan merasakan rasa bersalah yang luar biasa dalam hidup mereka.
"Cih! kenapa semua ini bisa terjadi?" ucap Lin Tian dengan wajah marah.
Lin Tian tidak sadar perlahan di matanya ada energi gelap yang benar-benar berbeda dengan elemen kegelapannya, yang membuat dia merasa semakin cepat marah saat itu.
Swish....
......................
Di luar pintu...
"Apakah kalian menemukan mereka dan bagaimana mereka bisa masuk?" tanya Bai kecil.
"Cih! itu sangat sulit, mereka benar-benar lincah dalam bersembunyi" jawab Su Kun.
Di dalam hutan ke empat pria terlihat sedang minum disana, setelah beberapa hari ini mereka mencoba mencari jejak orang-orang misterius tapi semua tidak sesuai dengan apa yang mereka fikirkan.
Mencari orang-orang itu sangat lah sulit sampai-sampai mereka benar-benar kesulitan padahal menurut fikiran mereka, orang-orang yang menjaga atau bersembunyi di alam kehidupan ini mungkin saja sebagai pasukan untuk mundur bagi orang-orang itu.
"Menurutku sepertinya kali ini kita harus serius, ah..! Bai kecil anggur siapa ini? kenapa enak sekali? Bau nya seperti ada Bau bunga dan rasanya benar-benar Waw!" ucap Bing Zhao.
__ADS_1
"Ehem! itu anggur mahal jadi jangan sampai di habiskan aku pun sulit untuk mendapatkannya" balas Bai kecil dengan wajah agak kaku.
Ke empatnya terlihat asyik minum di hutan yang di terangi oleh api unggun disaana, tapi jika ada yang melihat nya dari dekat mereka dapat melihat kalau beberapa binatang iblis sedang berlutut di depan mereka berempat dengan ketakutan.
Semuanya adalah binatang iblis yang di pukuli oleh Bai kecil saat mencari beberapa informasi di hutan, iya bisa di bilang meskipun Bai kecil dalam wujud manusianya tapi tetap saja nakalnya masih ada.
"Huf...! untung mereka tidak tahu" ucap Bai kecil di dalam hatinya.
"Jadi kita harus bagaimana?" tanya Long Aotian kepada yang lain.
Bing Zhao terdiam sambil dengan santai menggoyangkan botol anggur di tangan nya, dia seperti sedang memikirkan sesuatu.
Tak lama akhirnya dia pun bicara dan dengan tenang menjelaskan rencana yang ingin dia sarankan, setelah mendengar dengan baik dan merasa tidak ada masalah mereka semua setuju.
"Baiklah mari kita lihat seberapa yakin mereka bisa bersembunyi dari kita" ucap Bai kecil tersenyum.
Yang lain juga tersenyum lalu meminum kembali anggur mereka, tidak ada yang tahu rencana apa yang sedang di siapkan oleh ke empat saudara itu.
Tapi yang pasti setelah sedikit gerakan tangan si Bai kecil semua binatang disana langsung kabur, bukan mereka lari tapi jelas mereka telah mendapatkan perintah dari Bai kecil.
"Ha..! saatnya kita menunggu dan melihat hasilnya, yah... mungkin akan butuh waktu lama keluar dari alam rahasia itu jadi kita punya waktu" jelas Bai kecil.
"Hahahaha!" ke empatnya tertawa di hutan itu tapi mereka tidak tahu atau memang sengaja berpura-pura tidak tahu kalau ada tiga wanita yang sedang memandang mereka dari langit.
"Apakah begini jika mereka semua berkumpul?" ucap Xing Xing'er penuh dengan kebingungan melihat empat pria yang mabuk di bawah mereka itu.
"Aku juga tidak tahu, tapi iya... mungkin saja ini adalah cara mereka dalam mempererat persaudaraan mereka" jawab Dewi air yang juga baru tahu sifat suami nya itu saat bersama saudara dia.
Dewi Elf hanya tersenyum melihat kepada ke empat pria yang mabuk itu, dia juga tidak akan melarang pria nya untuk berkumpul dengan saudara dia sendiri.
"Yah! yang penting mereka paati akan mengubah alam langit, tidak mungkin membuat alam langit jatuh ke dalam perubahan" ucap Dewi Elf.
Kedua wanita yang lain juga mengangguk setuju, ke empat pria ini bukan lah pria yang biasa saja meskipun kadang mereka terlihat konyol tapi jika mereka ingin maka dimanapun mereka berada tidak ada yang tidak dapat mereka lakukan.
"Terlebih saudara kecil mereka itu, oiya adik Xing bukan kah kamu sudah bertemu dengan adik kecil itu? bagaimana jika kamu menceritakan sedikit pada kami?" ucap Dewi Air melihat ke arah Xing Xing'er.
__ADS_1
Mendengar dia di panggil adik oleh Dewi air Xing Xing'er agak malu, jelas kalau itu karena hubungan dia dan Bing Zhao maka dari itu Dewi air dan Dewi Elf dapat memperlakukan dia seperti sekarang.
"Jangan malu begitu bagaimanapun sekarang kita bersaudara, jadi jika pria-pria ini nanti membuat masalah selama kita bersatu maka kita bisa mudah mengalahkan mereka" jelas Dewi Elf.
Mendengar hal itu Xing Xing'er setuju, bagaimana pun tingkah ke empat ini sama dengan berandalan jelas akan ada masalah jika mereka bersama nantinya.
Jadi dia tentu butuh orang lain yang dapat membantunya juga dalam mengatasi itu, tentu dengan bersatu bersama Dewi air dan Dewi Elf maka mungkin itu bisa membantu dia.
Ketiga wanita itu pun tidak peduli dengan empat pria itu dan pergi mencari suasana baru sambil mendengar cerita dari Xing Xing'er tentang Lin Tian.
......................
Alam bunga...
"Dewi..Dewi..!" teriak beberapa peri yang bersayap.
Mereka adalah peri yang menjadi penjaga serta pembantu terpercaya Dewi bunga, dan mereka benar-benar sangat setia kepada Dewi bunga bahkan mereka pasti akan suka rela mengorbankan nyawa mereka jika itu di perlukan untuk melindungi Dewi bunga.
"Ada apa peri hijau? kenapa wajah mu terlihat bingung?" tanya Dewi bunga.
"Itu..itu... anggur yang kami peri hijau buat hilang" ucap peri hijau dengan wajah cemas.
"Hanya anggur kenapa ribut sekali?" ucap Dewi bunga yang masih santai menyirami bunga di taman.
"Ta..tapi...!"
"Sudah! biarkan saja hanya beberapa anggur, kembali lah" ucap Dewi bunga yang berfikir bahwa itu hanya beberapa anggur hilang.
"Tapi... hampir setengah yang hilang dan semua itu sudah berusia puluhan juta tahun" ucap peri.
Prang...!
"Apa?"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...----------------...
...****************...