Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
106. Perdebatan


__ADS_3

Seketika wajah Tuan muda alam angin menjadi jelek saat mendengar suara yang muncul itu.


Semua orang melihat ke arah pintu yang telah lama hilang itu, sesosok pria berdiri dengan bangga di sana.


Pria itu sangat tampan dengan rambut hitam nya yang panjang, serta mata hitam nya membuat dia terlihat lebih tampan dari pria lainnya.


Bahkan beberapa wanita disana kagum dengan ketampanan Lin Tian tersebut, Sheng Lien tersenyum saat melihat Lin Tian yang telah kembali itu.


Dia juga dapat merasakan kalau cucunya itu memiliki beberapa perubahan pada dirinya, yang bahkan dia pun agak merasa bahaya saat melihat Lin Tian.


"Jadi kamu kaisar kehancuran? kamu memang pria yang sangat muda" ucap salah satu penguasa disana.


"Ho? iya, aku adalah kaisar dari alam kehancuran, Lin Tian! ada masalah?" jawab Lin Tian sambil tersenyum dengan santainya.


Mendengar jawaban Lin Tian yang sangat santai membuat penguasa itu sedikit mengerutkan keningnya, pemuda ini tidak menghormati dia yang adalah dewa penguasa tingkat menengah.


Tapi dia tidak dapat memperlihatkan ketidak senang nya sekarang, karena Dewi kehidupan serta beberapa dewa penguasa kuat lainnya melihat dia dengan tatapan permusuhan.


Jika dia salah berbicara sedikit maka nyawanya adalah taruhan dari kata-kata nya tersebut.


"Aku mendengar kalau kamu membantai seluruh orang dari alam angin? apakah itu benar?" tanya Dewa angin dengan serius ke arah Lin Tian.


Lin Tian masih tenang sekarang kekuatan nya sudah meningkat, meskipun dia belum dapat sepenuhnya bersaing dengan dewa penguasa tingkat menengah dan tinggi tapi setidaknya jika mereka ingin membunuhnya itu tidak akan mudah.


"Ho? apakah mereka pantas membuat tangan ku kotor?" tanya Lin Tian dengan jijik.


"Apa maksud mu?" tanya Dewa angin dengan agak kesal.


"Maksud ku adalah Di mataku orang-orang mu tidak pantas masuk ke mataku! mereka terlalu lemah dan jika aku ingin membantai orang-orang mu kenapa aku harus repot meninggalkan anak iblis mu itu hidup-hidup?" jawab Lin Tian dengan niat membunuh menatap tuan muda alam angin.


Di tatap oleh Lin Tian seluruh tubuh tuan muda alam angin bergidik ketakutan, dia dapat merasakan perasaan tercekik dari aura yang di keluarkan oleh Lin Tian tersebut yang bahkan berbeda dari beberapa tahun lalu saat dia bertarung dengan Lin Tian.


"Sial!" keluh Tuan muda alam angin di dalam hatinya, sekarang dia mungkin harus menemukan cara untuk kabur dari sini jika tidak setelah Lin Tian mengatakan yang sebenarnya mungkin dia akan mati.

__ADS_1


"Apa maksud mu? berani sekali kamu!" teriak dewa angin dengan marah, dia menahan aura dari Lin Tian yang mencekik anaknya tersebut.


Dan langsung memberikan tekanan yang kuat kepada Lin Tian tanpa peduli dengan resikonya, lalu para penguasa yang juga tidak puas dengan Lin Tian juga mencoba menekan Lin Tian di saat itu juga.


"Berani!" teriak Sheng Lien, Ming Bi'er, Sheng Qiu dan juga Mu Chao serentak.


Ketiganya langsung mengeluarkan aura mereka juga yang sangat kuat untuk membantu Lin Tian, dan disana pun terjadi lah adu aura antara kelompok Sheng Lien dan dewa angin.


BOOMM...


Hal itu membuat tanah disana bergetar dengan hebat, bahkan beberapa orang dengan tingkat kultivasi yang berada di bawah alam dewa penguasa langsung roboh dan mencoba menjauh dari sana.


"Hahaha...! bagus kalian berani menyentuh keponakan ku? ayo bermain kalau begitu!" ucap suara yang dingin muncul di sana.


BOOOMMMMM....


"Ugh!" aura yang tiba-tiba sangat dingin membuat beberapa dewa penguasa yang tidak kuat muntah darah dan mundur dari pertempuran aura tersebut.


Orang yang muncul adalah Mu Chen, melihat siapa yang datang wajah para penguasa lain nya sangat jelek mereka tentu sangat tahu dengan Mu Chen yang memiliki julukan sebagai Sang tombak es.


BOOMM...


Akhirnya semua aura yang ada disana pun runtuh kecuali aura yang di miliki oleh kelompok Lin Tian.


Wajah semua orang kaget saat melihat siapa yang datang, si kilat dan tombak es adalah dewa penguasa yang sangat kuat sebanding dengan Dewa kegelapan.


"Kalian berani menggertak kami? apa kalian tidak takut untuk kami laporkan kepada empat jenderal istana langit?" ucap dewa angin.


"Empat jenderal? bah! kalau begitu maka panggil ke empat orang itu kesini! aku fikir pantat mereka sudah sembuh jadi aku ingin memukulnya lagi" ucap Lin Fang.


"Jangan lakukan hal itu lagi! dia masih adik ipar ku!" ucap Dewi air yang hanya diam saja sejak tadi tiba-tiba berbicara.


Mendengar itu Lin Fang melihat ke arah dewi air, dia cukup terkejut melihat Dewi air yang berada disini.

__ADS_1


"Yo! Dewi air sudah lama! siapa yang beruntung mendapatkan hatimu? sehingga kamu mau keluar dari alam air mu yang indah itu?" goda Lin Fang tanpa takut sedikitpun.


Orang ini memang gila! itulah yang di fikirkan semua orang disana, memang Lin Fang di kenal sebagai salah satu dewa penguasa yang tidak takut kepada apapun bahkan mereka pernah mendengar kalau Lin Fang berdebat keras dengan kaisar langit.


Tentu itu tidak jauh berbeda dengan Mu Chen yang bahkan jarang memperlihatkan kekuatannya tapi juga pasti di akui sendiri oleh kaisar langit kalau orang ini sangat kuat.


"Aku tidak ingin mendengar kamu bicara lagi tentang masalahku!" ucap Dewi air dengan agak kesal.


Dia pun pergi menjauh dari sana karena memang tidak ingin terlibat dengan masalah ini, kecuali jika Long Aotian sendiri meminta dia untuk terlibat.


Bahkan Dewi Elf juga mundur dari sana, karena menurutnya dia belum pantas untuk ikut campur kali ini.


"Kalian itu bodoh atau apa?" tanya Lin Tian.


Mendengar hinaan Lin Tian wajah para penguasa itu semakin marah, tapi mereka kaget melihat sesuatu di tangan Lin Tian.


"Itu...?"


"Mari ku perlihatkan apa yang terjadi disana pada kalian, karena sebenarnya aku sudah tahu apa yang terjadi setelah aku keluar dari alam rahasia itu" ucap Lin Tian sambil tersenyum.


Lalu bola biru di tangan Lin Tian menampilkan sebuah gambar di langit, gambar itu adalah Lin Tian dan semua proses yang terjadi di dalam saat Lin Tian bertarung dengan tuan muda alam angin.


Seketika itu wajah dewa angin berubah sangat jelek, tentu semua dewa penguasa yang tadi marah ke arah Lin Tian menatap Dewa angin dengan marah.


Sekarang mereka mengerti kalau tuan muda alam angin lah penyebab semua insiden di alam rahasia tersebut.


"I..itu palsu!" ucap Tuan muda alam angin dengan cemas.


"Palsu? apakah kamu fikir dengan keluar dari Alam rahasia kau bisa aman? tidak! jikapun itu ayah mu yang melindungi mu aku pasti akan membunuh!" ucap Lin Tian dengan niat membunuh yang luar biasa.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2