
"Tempat yang benar-benar tandus, tapi sayangnya itu juga tempat yang bagus untuk menjadi tempat tinggal". Lin Tian behenti tepat di perbatasan masuk ke gunung Huangwu.
Dengan mata kaisar, dia melihat ke depan dimana tepat di perbatasan gurun itu ada formasi yang kuat terpasang. Formasi itu memang tidak berfungsi untuk membunuh, hanya berguna untuk mengingatkan seseorang yang memasang formasi. Tapi menurut Lin Tian ini benar-benar formasi yang bagus, karena tanpa mata kaisarnya tidak mungkin bagi dia untuk melihat ada formasi disana. Dan sudah pasti dia akan ketauan saat menginjakan kakinya ke atas gurun itu.
"Hei... Bukankah sebelumnya kalian membuat kekacauan di alam langitku? mari aku tunjukan apa itu kekacauan yang sebenarnya". Lin Tian tersenyum melihat gunung besar di depannya itu.
Tiba-tiba Lin Tian memanggil armor kaisar dan tombak kaisarnya, dan senyum manis tampak di wajah Lin Tian sebelum dia terbang masuk dengan cepat ke arah gunung Huangwu.
Swisshh..
"Disinilah? hm?". Lin Tian sampai tepat di atas lava gunung, tapi pandangannya tiba-tiba menjadi aneh saat melihat sebuah bola kecil berwarna biru tergeletak di gunung itu.
Mengambil bola biru, sebuah pesan muncul di atas bola kecil. Bola itu adalah benda yang di lemparkan oleh Bing Zhao diam-diam saat dia dan yang lainnya di tangkap. Saat Lin Tian membaca pesan Bing Zhao entah kenapa dia tidak bisa tertawa atau menangis, dia tidak menyangka kalau semua berandalan itu akan lari sampai kesini. padahal dia sudah memberitahu Bai Wutian Dimana posisi berandalan ini, sayangnya mereka benar-benar masih dapat kabur dengan muda meski Lin Feng'er ikut bersama Bai Wutian.
"Mereka benar-benar suka membuat masalah! sampai-sampai pura-pura di tangkap hanya untuk bersenang-senang". ucap Lin Tian menghela nafas.
"Tapi ini benar-benar menarik, ternyata lava di bawah hanya sebuah formasi yang menutupi kota bawah tanah yang sangat besar dan megah disana".
Lin Tian mengangkat tombaknya, lalu energi emas perlahan naik ke langit dan berubah menjadi naga emas yang sangat besar. Naga emas itu memandang ke arah bawah lava, dia seperti mengerti dengan niat Lin Tian.
ROAARR....!
Suara raungan naga itu membuat seluruh tanah tandus bergetar, bahkan semua pasukan dewa penghancur yang berada di bawahnya kaget dengan raungan itu. Mereka dengan cemas melihat ke atas dan melihat seorang pria dengan naga yang amat besar di langit sedang memandang ke bawah lava dengan tatapan dingin.
"Itu tidak mungkin bukan? apakah pria ini mengetahui tempat kami bersembunyi?" tanya salah satu bawahan dewa penghancur saat melihat Lin Tian tiba-tiba tersenyum.
"Tidak mungkin! formasi kita adalah formasi kuno, bahkan jika pria ini mengetahuinya dia tidak akan bisa masuk begitu saja kesini apalagi jika ingin menghancurkannya itu leboh tidak mungkin!" teriak yang lain. Mereka tidak percaya kalau Lin Tian dapat menghancurkan pembatas formasi kuno yang di buat oleh tuan mereka.
"Nah! Naga emas sahabatku, sepertinya mereka tidak mempercayai kekuatan kita. Bagaimana pendapatmu?" tanya Lin Tian ke arah naga emas yang tidak lain adalah roh dari tombak kaisar itu sendiri. Karena peningkatan kekuatan Lin Tian membuat tombak emas itu juga meningkat lebih jauh dan sekarang dia bukan hanya roh dari tombak itu, tapi naga emas sudah seperti naga asli yang memiliki kekuatan setara dengan Setengah dewa kaisar tingkat menengah seperti Lin Tian.
__ADS_1
ROAARR...
"Hahahaha, kalau begitu ayo! kita tunjukan kekuatan kaisar langit yang sesungguhnya kepada para pembangkang ini". ucap Lin Tian sambil tertawa.
ROAARRR...
"Teknik tombak naga emas! Tombak pembunuh dewa!" ucap Lin Tian dengan suara dingin.
Dia langsung melesat ke arah lava itu dengan ujung tombak mengarah langsung ke lava tersebut. Di belakang, naga emas mengikuti Lin Tian dengan cepat lalu menelan tubuh Lin Tian. keduanya seperti saling menyatu yang membuat kekuatan serangan gabungan mereka mungkin tidak dapat dibayangkan oleh pasukan dewa penghancur.
BOOMM...
"Hahaha, lihatlah! aku sudah bilang bukan? orang ini tidak akan bisa menembusnya!".
"Kamu benar! meskipun dia dapat membentur formasi kuno dengan kuat, sayangnya dia tidak akan dapat menembus begitu saja. Sekarang dia akan menyesal sendiri setepah tuan dan para jenderal yang lain datang".
Para pelayan dari dewa penghancur meledek Lin Tian satu persatu dengan mengatakan kalau dia bodoh, tapi mereka tidak tahu kalau itu hanyalah awal dari kematian mereka sendiri. Karena saat itu Lin Tian yang berada di dalam tubuh naga emas menggunakan kekuatan elemen esnya dan menekan lagi formasi itu dengan kekuatan penuh.
KRACKKK...
"I..itu!" salah satu orang disana menunjuk ke atas Dimana ada retakan yang mulai menyebar ke semua formasi itu.
KRACKKK...
"Hancur untukku!" teriak Lin Tian.
ROAARRR....!
KRACKKK...
__ADS_1
BOOMM....
"Lari!". Semua pasukan dewa penghancur berhamburan mencoba melarikan diri saat formasi itu hancur.
Lin Tian yang tanpa belas kasihan tetap menyerang ke bawah tanah itu dengan sangat keras, hal itu membuat ledakan besar dan menghancurkan banyak rumah di sekitaran dalam gunung tersebut.
BOOMM...
"Apa yang terjadi?" ucap Dewa Penghancur merasakan getaran yang amat besar terjadi dari luar sana.
"Sepertinya ada seseorang yang menghancurkan formasi kita tuan" ucap pria tua yang selalu disisi dewa penghancur. Wajahnya terlihat pucat dan ada noda darah di bibirnya, tentu dewa penghancur kaget dengan keadaan orang tua itu.
"Paman, kamu tidak apa-apa? apa yang terjadi paman?" tanya Dewa penghancur dengan bingung.
"Seseorang menembus formasi kita, dan serangannya juga telah menyebabkan banyak prajurit kita mati di luar sana". jawab orang tua itu sambil memuntahkan darah tidak terkendali.
"Paman! istirahat disini, biarkan aku dan yang lainnya melihat keluar" ucap dewa penghancur membiarkan orang tua itu menelan Pill penyembuh untuknya.
"Behati-hatilah! jika memang itu berbahaya, mari bersiap untuk lari dari sini! entah kenapa aku merasa kekuatan orang ini lebih kuat dari kita semua yang ada disini" ucap orang tua itu sambil mengingatkan Dewa penghancur.
"Aku mengerti paman" dewa penghancur mengggigit bibirnya dengan marah, dia benar-benar tidak menyangka akan ada orang yang menemukan tempat persembunyiannya.
Di ruang tahanan, Bai kecil yang merasakan getaran tersenyum dan keluar dari pakaian Bing Zhao. Bing Zhao juga tersenyum melihat Bai kecil, dan saudaranya yang lain. Karena mereka sudah mengetahui siapa yang datang kesini tanpa melihat ke luar sedikitpun.
"Sudah saatnya?" tanya Lang kecil yang juga akhirnya keluar dari pakaian Lin Guang.
"Iya! ayo, mulai membuat rusuh!" jawab Bing Zhao dengan santai menghancurkan rantai di tangannya dan mengeluarkan aura membunuh yang luar biasa.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...----------------...
...****************...