
"Apa maksudnya dengan kematian mereka yang tidak wajar?" tanya Lin Tian.
"Apa kalian tidak aneh dengan bagaimana kematian pangeran mahkota dan para pangeran dan putri yang lainnya saat itu?" tanya jenderla Dong melihat ke arah dewa angin serta jenderal-jenderal yang hidup di masa keiasa langit itu.
Jenderal Dong menjelaskan kalau kematian mereka tidak wajar karena saat dia melihat mayat dari permaisuri, selir serta anak-anak kaisar langit itu wajah mereka telah hancur. Bahkan selama penyelidikan yang di lakukan dengan tiga jenderal lainnya mereka tidak menemukan ada jejak pukulan atau pertempuran di tubuh mereka.
Mereka jelas mati dengan hanya satu pukulan di wajah mereka saat itu, tapi kenapa orang-orang misterius itu hanya menghancurkan wajah mereka untuk membunuh? kenapa mereka meninggalkan mayat keluarga kaisar langit disana saat itu? bukankah lebih baik mereka menghancurkan semua bukti daripada meninggalkan bukti yang jelas?.
Saat itu dia pernah mencoba untun berbicara dengan orang misterius tersebut, tapi dia hanya mendapatkan jawaban yang membuat wajahnya benar-benar tidak senang mendengarnya. 'Itu bukan urusanmu! dan di antara kita tidak ada lagi kerja sama jadi kenapa aku harus memberitahu orang luar dengan apa yang kami lakukan' itulah jawaban yang dia dapat dari orang tersebut saat itu.
"Hanya ini yang dapat ku beritahu, aku ingatkan kalian untuk berhati-hati dengan orang misterius itu dan satu hal lagi aku curiga kalau dewa laut darah adalah komplotan dari orang itu" ucap jenderal Dong.
"Apakah kamu tidak ingin hidup?" tanya Lin Tian.
"Tidak! hidupku telah berakhir, dan apa yang aku lakukan saat itu adalah dosa besar dalam hidupku! mungkin kalian berfikir kalau aku melakukan hal buruk tapi sebenarnya aku juga terpaksa melakukan itu semua karena orang itu benar-benar tidak lagi pantas di sebut kaisar langit. Tapi untuk sekarang aku yakin denganmu kaisar kehancuran tidak kaisar langit! aku harap kamu tidak seprti dia juga! dan cepat lah menjadi kuat karena tidak ada banyak waktu yang tersisa sampai bencana besar terjadi" jawab jenderal Dong dengan senyum di wajahnya memandang Lin Tian.
Pada akhirnya dia menutup matanya dan mati di bawah tatapan banyak orang disana, wajahnya pun tidak terlihat menyesal bahkan ada senyum lega di wajah jenderal Dong setelah mengatakan semua hal yang harus dia katakan.
Meskipun keluarganya hancur dia juga tidak menyesal, di dalam hatinya jelas dia melakukan itu semua untuk alam langit bahkan bisa di bilang dia tidak berniat berkhianat saat itu tapi keadaan yang membuat dia melakukannya.
Lin Tian masih bingung dengan ucapan jenderal Dong sebelumnya tentang kaisar langit yang tidak pantas disebut sebagai kaisar langit, dan juga kenapa jenderal Dong berani berkhianat kepada kaisar langit saat itu.
__ADS_1
"Apakah ini sebuah teka-teki? kenapa semuanya semakin rumit saja!" ucap Lin Guang yang benar-benar bingung dengan semua ini sekarang.
Pada akhirnya Lin Tian meminta semua jenderal dan pasukan lainnya untuk mengadakan pemakaman untuk seluruh mayat keluarga Dong yang masih utuh maupun tidak, dan setelah sehari kemudian saat semua siap Lin Tian sendiri yang melakukan upacara pemakaman untuk jenderal Dong dan keluarga Dong.
Dia membakar seluruh mayat itu secara bersamaan untuk menghormati kesetian mereka kepada alam langit, meskipun Lin Tian tahu kalau jenderal Dong telah melakukan hal yang salah tapi tujuannya masihlah untuk kedamaian alam langit apalagi ucapan terakhir dari jenderal Dong masih membekas di hatinya.
Tentu yang lain juga mengadakan upacara untuk orang-orang yang gugur disisi mereka juga, meskipun ada yang tidak mau menerima kenapa Lin Tian mengadakan pemakaman untuk keluarga Dong tapi mereka tidak menolak permintaan Lin Tian itu.
Setelah beberapa hari sesuatu terjadi lagi di alam bawah, cermin reinkarnasi telah muncul tepat di tengah ibukota alam bawah. Lin Tian dan Bai kecil yakin kalau itu semua juga perbuatan Bai Wutian jadi mereka tidak terkejut dan hanya memerintahkan pasukan untuk menjaga setiap perbatasan dan mengizinkan setiap roh untik menuju cermin reinkarnasi.
Lalu di alam bawah, semua roh yang mendengar kalau cermin reinkarnasi telah muncul lagi membuat mereka semua snagat senang dan berbondong-bondong menuju ibukota alam bawah. Karena banyak roh dari berbagai kalangan masuk ke ibukota..
Setelah sebulan, semua roh yang terjebak lama di alam bawah muncul di ibukota dan tentu bentuk mereka tidakagi seperti sebelum mereka mati tapi bentuk mereka hanyalah seperti roh atau api berwarna biru tanpa bentuk. Jelas kalau alam bawah sudah mulai memulihkan peraturan lama mereka setelah cermin reinkarnasi muncul dan jembatan takdir kembali seperti semula.
Dan dari empat jembatan itu berbagai roh yang mati telah mulai bermunculan yang membuat Lin Tian merasa lega dengan kenormalan alam bawah, dia belum membuka formasi alam bawah karena masih menunggu beberapa waktu sebelum dia yakin sepenuhnya alam bawah benar-benar kembali dengan sistemnya sendiri.
"Kakak, apakah kita benar akan ke ujung jembatan takdir itu?" tanya Bai kecil yang sedang berbaring malas di kepala Lin Tian.
"Iya, aku penasaran dengan maksud dari ayahmu itu dan juga bukankah kamu juga penasaran bagaimana roh-roh mati itu bisa muncul di sini?" jawab Lin Tian sambil juga bertanya lagi kepadanya.
"Cih! tua Bangka itu adalah orang yang terlalu banyak berbicara, harusnya kakak tidak terlalu percaya dengan dia!" jawab Bai kecil agak cuek.
__ADS_1
"Jika ada orang yang harus tidak aku percayai sepenuhnya adalah kamu empat berandalan! tidak lima berandalan sekarang" ucap Lin Tian dengan kesal.
Bai kecil tidak menjawab, dia tidak ingin salah berbicara dan membuat Lin Tian marah karena jika Lin Tian marah maka dia pasti akan di lemparkan ke tangan Mu Xuanyin dan ibunya setelah dia kembali ke alam langit.
"Jangan marah kak, aku hanya bercanda" ucap Bai kecil menghibur Lin Tian.
Lin Tian tidak terlalu peduli dengan perkataan Bai kecil, dia hanya berjalan keluar dari ruangan itu untuk melihat keadaan alam bawah sekarang. Tentu Bai kecil tidak mengejar Lin Tian malah dia kabur ke arah lain untuk melakukan sesuatu hal lain lagi.
Swishh...
"Hm? aku merasakan bau anggur yang begitu wangi dari sini, dan wangi ini lebih membuatku bersemangat dari anggur yang pernah aku temui" ucap Bai kecil muncul di sebuah ruang penyimpanan dari keluarga Jenderal Bei.
Bai kecil langsung masuk dengan mudah ke dalam penyimpanan tersebut, dan apa yang dia lihat di dalam membuat dia sangat bahagia sampai meloncat-loncat disana.
"Hehehe, inilah namanya hidup di surga! tentu tua Bangka itu tidak akan pernah merasakan hal seperti ini"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...****************...
__ADS_1