
Melihat semua jenderal yang berlutut dihadapan dirinya membuat dewa kegelapan menghela nafas. Orang-orang ini telah mengikutinya sejak dulu sampai sekarang dengan tulus, tidak seperti dewa laut dara, jenderal Dong dan beberapa orang lainnya yang hanya mempedulikan keinginan pribadi mereka sendiri.
Walaupun kadang dia juga membantu orang-orang bermasalah ini, tapi itu semua murni karena dia memiliki rencana sendiri. Kalau tidak, dia tidak akan pernah mau membantu mereka.
Dan masalah dengan bawahan atau prajurit kecilnya juga dia tidak terlalu peduli karena dia tidak pernah menganggap mereka sebagai bawahan atau keluarga. Mereka semua hanyalah orang-orang yang ingin memanfaatkan dia demi kenyamanan kultivasi dan juga balas dendam. Sebab itulah dia juga menggunakan beberapa teknik untuk mengendalikan mereka agar tidak memberontak atau mengungkapkan rahasianya keluar.
Dewa penghancur membuka penutup kepalanya dan jimat yang ada di dadanya. Wajah sosok cantik dengan rambut pirang dan mata biru terlihat dihadapan para jenderal yang berlutut itu. Melihat sosok cantik itu, semua jenderal sangat bersemangat dan juga merasakan kerinduan yang telah lama mereka harapkan.
"Aku tidak akan mengecewakan kalian atau mereka! dan bisa dipastikan semua yang aku lakukan nantinya seminimal mungkin tidak ada korban di keluarga kita".
Wanita cantik itu tersenyum lembut dan mengucapkan hal yang membuat mereka semua bahagia. Bagi mereka sosok wanita ini sangatlah berarti bahkan lebih dari hidup mereka sendiri.
"Lakukan! Mulai rencana kita, biarkan aku bertemu dengan kaisar langit baru itu! aku ingin melihat dia atau aku yang lebih kuat, dan apakah aku atau dia yang layak menjadi Dewa tertinggi dari segala dewa yang ada" ucap wanita itu dengan tegas memandang mereka semua.
"Kami siap melaksanakan perintah Tuan" ucap semua jenderal itu.
"Bagus, pergi!".
Setelah mendapatkan perintah, mereka semua langsung pergi memulai rencana yang telah di siapkan oleh wanita tersebut. Tidak berselang lama setelah ruangan itu kosong, sosok bayangan muncul lalu berdiri di belakang wanita tersebut. Sosok yang muncul terlihat sudah tua tapi aura yang di tampilkan pria itu benar-benar tidak terduga.
"Apakah kamu tidak lagi menyembunyikan identitasmu ke dunia luar?" tanya pria tersebut menatap wanita cantik itu dengan penasaran.
"Iya! Sudah saatnya mereka tahu siapa aku, dan sudah saatnya untukku bertemu secara tatap muka dengan kaisar langit baru itu. Alasan aku dulu menutip wajahku bukan karena aku takut tapi aku tidak ingin orang-orang tahu kalau di antara keluargaku masih ada yang hidup" jawab Wanita dengan nada tenang.
"Kami telah di anggap mati oleh dunia luar, dan juga dulu mereka memberikan semua kekuatan kepadamu! berharap kamu bisa hidup dengan baik tanpa balas dendam. Tapi, sepertinya hatimu tidak pernah bisa melupakan dendam itu bukan?".
"Paman, aku melihat mereka semua mati di depan mataku! aku melihat saat-saat terakhir mereka dengan mata kepalaku sendiri. Dan meskipun mereka sudah tahu akan mati tapi mereka tetap masih mau menyelamatkan aku bahkan memberikan semua pelatihan mereka kepadaku! kalau bukan karena mereka mana mungkin aku bisa mencapai tingkat seperti ini sekarang?"
__ADS_1
Mendengar ucapan wanita di depannya membuat dia menghela nafas, wanita yang ceria, baik hati dan penuh kasih sayang telah berubah menjadi wanita yang dingin dan juga penuh ambisi akan balas dendam.
Jika dulu hal itu tidak terjadi, mungkin wanita ini masih akan tersenyum dan juga bersikap nakal kepada dia dan keluarganya yang lain. Sayangnya, semua yang kita lihat semua yang kita dapatkan bukanlah sesuatu yang abadi, karena semua itu pasti akan menghilang ke udara tipis. Seperti wanita ini yang mengubah hidupnya karena hal keji dan juga kejam yang dia lihat dengan mata kepalanya sendiri.
"Baiklah, aku akan mengikutimu dan juga mindungimu" ucap pria di belakan wanita cantik.
"Terima kasih paman" jawab Wanita itu dengan lembut. Pria di belakangnya juga adalah satu-satunya keluarga yang memiliki darah sama dengannya. Pria ini jugalah yang menyelamatkan dia dari kehancuran keluarganya saat itu dan membantunya membangun kekuatan tersembunyi dia sendiri untuk balas dendam.
"Tidak maslaah, ini sudah tugasku sebagai paman dan satu-satunya keluarga yang masih hidup".
Pria itu juga tersenyum ke arah si wanita sebelum menghilang dari belakang wanita itu dengan anehnya. Melihat pria itu menghilang si wanita cantik hanya menghela nafas sambil menatap ke langit, tidak tahu entah kenapa tiba-tiba air matanya menetes membasahi wajahnya yang cantik.
"Aku sangat merindukan kalian, tunggu sebentar lagi dan aku pasti akan membalaskan dendam kalian". ucap si wanita dengan suara yang lemah. Air matanya yang selama ini tidak pernah jatuh sekarang sudah jatuh ke wajahnya yang cantik.
Tidak jauh dari aula itu, pria tua melihat kalau wanita yang bisa disebut keponakan bagi dirinya itu menangis menghela nafas berat.
"Iya, jika kita tidak melakukan itu maka dia akan tetap terjerumus dalam penjara yang dia buat sendiri seumur hidupnya".
Pria tua itu mengucapkan hal seperti itu bukan karena dia egois tapi dia telah melihat sendiri sifat wanita cantik itu sejak dia kecil sampai dewasa. Dan dia bisa mengerti apa yang sedang diusahakan oleh si wanita itu.
"Aku harap kita tidak perlu melakukannya" ucap sosok pria yang memiliki wajah pucat tersebut.
......................
Di tata Surya tempat Lin Tian dan dua lainnya bertempur dulu, terlihat sosok manusia yang terbang melintasi tata Surya itu dengan sangat cepat. Manusia dengan wujud pria itu mengeluarkan bola kristal lalu mengarahkan bola itu ke depan luar angkasa kosong itu.
Swishh...
__ADS_1
Tiba-tiba sebuah lubang hitam muncul di depan pria yang tidak lain adalah singa perak yang telah mendapatkan wujud sempurna selama bertarung dengan Lin Tian dan dewa neraka.
"Sial! aku pasti akan membunuh kalian semua!' ucap Singa perak yang sedang dalam ruang menuju portal dunia dewa.
Dia telah berencana untuk membunuh seluruh makhluk hidup dunia dewa agar membuat Lin Tian keluar dan membuat dia merasakan nikmatnya manusia serta dewa yang ada disana.
"Sudah lama sejak aku tidak mencicipi makhluk hidup" ucap singa perak sambil menjilat bibirnya.
Saat Singa perak terus melewati lorong ruang itu, dia melihat berbagai mayat makhluk yang telah mati dan itu semua adalah buatan yang diciptakan tuannya sendiri.
"Sial! semua pelayan yang dibuat oleh tuan benar-benar mati oleh dia".
Singa perak sangat marah melihat semua itu, tapi dia tidak terlalu peduli dan terus maju. Saat dia akan mencapai lorong dimensi untuk keluar dari ruang itu, wajahnya tiba-tiba berubah dan dia langsung berhenti tepat di lubang tersebut dengan wajah ketakutan.
"Sial!"
BOOMM...
......................
Kakak semua, maaf jika andai besok aku tidak crazy up. karena beberapa hari ini aku sibuk dan kurang istirahat. Tapi aku pastikan usahain tetap lebih dari 2chap updatenya untuk besok kak, hanya tidak seperti Minggu kemarin. Maaf kakak semua atas ketidaknyamanannya.🙇🙇🙇
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...****************...
__ADS_1