
Di suatu alam yang di kenal alam api...
"UM..UM...!".
Roh api terlihat di rantai oleh rantai emas dan juga mulutnya di letakan jimat yang membuat dia tidak bisa berbicara. Bukan hanya itu saja, tubuh roh api itu juga tidak dapat bergerak yang membuat dia hanya terkurung di dalam tempat tinggalnya sendiri.
"Sial! kedua orang ini terlalu brutal bukan?" fikir Roh api dengan kesal.
Dia telah di perlakukan seperti ini sejak sepuluh tahun yang lalu, bahkan orang yang melakukannya membuat alam api tersegel dan tidak ada satupun berita yang masuk ke alam api. Yang lebih membuat dia kesal adalah adanya klon yang mirip dia menggantikan tugasnya sebaga roh api palsu alam api.
Di rumah hiburan alam api yang sangat terkenal dan besar..
"Haaa...! Hidup harus seperti ini, dan tidak ada yang namanya kebahagian selain bersenang-senang disini" ucap sosok pria paruh baya dengan janggut putih.
Meong...
Seekor kucing biru terlihat sedang duduk manis di pangkuan seorang wanita cantik. Kucing itu terlihat sangat senang di husap lembut oleh wanita cantik itu, sedangkan pria terlihat menikmati minumannya sembari di kelilingi banyak wanita cantik di sampingnya.
"Tuan, ayo minum lagi! ini adalah minuman terenak kami untuk hari ini" ucap si wanita cantik mengisi gelas milik pria janggut putih itu.
"Hahaha, ayo isi! aku ingin mencoba minuman terbaik rumah hiburan ini" ucap pria berjanggut putih itu.
Meong!.
"Tuann kucing, ini minuman untukmu juga". ucap wanita yang di pangkuannya itu ada kucing biru.
Pria dan kucing yang terlihat sangat akrab itu tentu adalah Lin Tian dan Bai kecil. Mereka sebenarnya berhasil lari dari ledakan Huang Sheng sepuluh tahun lalu dengan keadaan terluka parah. Saat Bai kecil dan Lin Tian merobek ruang, membuat mereka sampai di alam api.
Awalnya roh api ingin memberi informasi setelah mengetahui seluruh alam langit mencari mereka berdua, tapi Lin Tian dan Bai kecin mengunci mereka dan membuat dia tidak dapat bergerak maupun berbicara. Bahkan saat naga kecil dan beberapa saudara dari Lin Tian datang kesini yang menyambut mereka bukan dia tapi roh api lain yang dibuat oleh Lin Tian.
__ADS_1
"Haaa! kakak ini benar-benar hidup, aku merasa sangat bahagia sekarang" ucap Bai kecil melalu pikiran ke pikiran Lin Tian.
"Iya! sepuluh tahun ini hidupku merasakan kegembiraan seorang pria" jawab Lin Tian yang tengah menyamar menjadi pria berjanggut putih.
"Hei.. aku sudah bilang kalau hidup ini memang harus seperti ini kak".
"Ya, tapi tidak baik juga karena banyak orang yang sedang mencari kita sekarang" ucap Lin Tian berfikir sedikit.
"Hei.. ayolah kak, kita tunggu sepuluh tahun lagi baru kita kembali, ah! enak sekali." ucap Bai kecil dengan santai.
"Hmmm..! baiklah, kalau begitu saat kita kembali nanti harus menutup rapat mulut roh api itu" ucap Lin Tian berfikir sejenak.
Sebenarnya setelah lima tahun mereka disana juga ingin kembali tapi mereka malah menunda lima tahun lagi seperti sekarang yang mereka lakukan. Jelas kalau keduanya menikmati hidup mereka yang santai seperti sekarang, apalagi mereka tidak kekurangan uang karena Lin Tian sendiri membangun beberapa restoran di alam api untuk mencari uang.
"Kakak, apakah kakak serius menciptakan api yang akan digunakan nanti oleh penguasa alam api ini?" tanya Bai kecil.
"Begitulah! api yang menggantikan roh api itu adalah api terkuat gabungan dari api Dewa kaisarku dan Api iblis milik Huang Sheng yang aku serap, Dan itu masihlah cangkang kosongnya saja. Aku sedang berfikir bagaimana cara mencari penguasa yang cocok untuk alam api ini" ucap Lin Tian setelah berfikir sejenak.
"Yap! bukan hanya itu saja, dia akan tumbuh sesuai dengan kekuatan pemiliknya nanti. Dan aku juga memberi beberapa pengetahuan tentang seni beladiri yang berhubungan dengan api serta alkimia di dalamnya." jawab Lin Tian dengan santai.
"Jadi begitu, setidaknya pemik dari api ini haruslah orang yang telah mengalami kesusahan hidup dan berjuang untuk mengubah takdirnya sendiri, bukankah begitu kak?".
"Iya! Hehehe, aku menantikan calon pemilik api ini nantinya. Aku berencana secara acak menjatuhkan api itu ke dunia menengah atau tinggi, agar nantinya orang yang menjadi pemilik api ini dapat berjuang untuk maju ke alam langit" jelas Lin Tian menyampaikan isi fikirannya kepada Bai kecil.
"Yah! kalau begitu aku menantikannya juga kak".
Keduanya kembali melanjutkan kebahagian hidup mereka sebagai seorang pria tanpa sedikitpun khawatir dengan perasaan keluarga mereka. Bagaimanapun juga Lin Tian telah bekerja keras dan juga tidak pernah sesantai ini sejak dia mendapatkan warisan kaisar langit maupun saat dia menjadi kaisar langit.
"Ummmm!".
__ADS_1
"Sial! aku harus melakukannya dengan baik" ucap Roh api yang terikat oleh rantai emas. Dia berusaha mengeluarkan sedikit rohnya dari dalam tubuhnya sendiri agar dapat kabur dari ikatan Lin Tian dan Bai kecil itu.
BAAAMMM..
sedikit roh dari roh api berhasil keluar, tapi roh api tahu kalau sedikit rohnya itu tidak dapat bertahan lama. Jadi dia segera memberi perintah agar roh itu berangkat secepatnya menuju negeri langit untuk menyampaikan pesan kepada Mo Gui atau yang ada disana.
Segera tanpa Lin Tian dan Bai kecil sadari roh api telah mengirimkan berita tentang mereka kepada negeri langit. Sedikit roh api melewati portal yang menghubungi alam api dengan Negeri langit dengan cepat.
Roh itu segera keluar dari portal Negeri langit lalu segera menuju ke tempat Mo Gui, tapi saat dia baru saja sampai di depan gerbang istana sosok pria muncul dan menangkap roh api itu.
"Apa yang kamu lakukan disini?" tanya sosok yang tidak lain adalah Lin Xiao. Saat dia akan keluar dari gerbang, merasakan kalau ada sedikit untaian roh yang tiba-tiba ingin menorobos masuk ke dalam istana membuat dia curiga jadi dia segera menangkap roh api kecil itu.
"kaisar langit dan kaisar harimau masih hidup! mereka berada di alam api sekarang, cepat beritahu Kaisar agung Lin Dong dan yang lainnya" ucap Roh api sebelum hancur di depan Lin Xiao yang kaget dengan berita itu.
"Ke..ponakan masih hidup?".
"Kakak! kakak ipar! keluar untukku!" tiba-tiba Lin Xiao tidak sabar dan berteriak keras ke arah istana yang membuat seluruh orang di istana tersentak kaget dengan teriakannya.
Akibat suaranya itu juga Lan Jingyi dan Mu Xuanyin terganggu, dan semua yang ada istana itu segera keluar untuk melihat apa yang terjadi sehingga menyebabkan Lin Xiao berteriak seperti orang gila.
"Ada apa kau berteriak keras seperti itu? telingaku jadi sakit" ucap Lin Diao yang pertama bertanya.
"Keponakan masih hidup!".
"Apa?".
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
__ADS_1
...****************...