Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
108. Kesedihan Seorang Ayah


__ADS_3

Suara ledakan keras terdengar dari hasil pukulan tuan muda alam angin tersebut, wajah semua orang dari alam kehancuran berubah menjadi kesedihan.


Bahkan ada yang berlutut karena tak tahan melihat Kaisar mereka yang telah mati disana, mereka benar-benar telah gagal melindungi kaisar mereka lagi.


"Tidakkkkk!" teriak Lan Jingyi dengan gila.


Sheng Lien juga sangat marah sampai dia mengeluarkan kedua roh nya disana, Mu Chen juga sudah menjadi berbeda dari biasanya dia memaksa menghancurkan formasi yang mengurung dia disana.


"Ahhh!" Lin Fang berteriak gila ke langit karena marah, auranya pun semakin tak terkendali saat itu.


Saat orang-orang berfikir Lin Tian mati anehnya tidak ada darah di tempat itu, dan saat debu menghilang semua orang melihat sesosok wanita cantik menggunakan cadar Menahan pukulan tuan muda alam angin itu dengan satu tangannya.


Bahkan tuan muda alam angin yang di rasuki itu pun terkejut melihat sosok yang muncul di hadapannya tersebut.


"Kamu fikir semudah itu menyentuh anakku selama aku di sini?" ucap sosok cantik yang mana dia adalah Bai Yu.


"Kamu...? bagaimana mungkin?". ucap tuan muda alam angin tidak percaya melihat apa yang dia lihat.


"Bagaimana tidak mungkin? ku lihat kamu masih menggunakan hal licik sama seperti dulu kepada orang lain;" ucap Bai Yu dengan mengejek.


"Bai Yu.....! kamu masih hidup? aku tidak percaya?" teriak tuan muda alam angin dengan gila.


Dia tentu tahu Bai Yu apalagi dia dulu sangat ingin membunuh Bai Yu karena dia juga telah menghancurkan rencana yang dia buat dulu.


"Kamu masih sama seperti dulu, sayang nya hanya jiwa mu yang datang jadi kita tidak bisa sedikit bermain lebih lama" ucap Bai Yu dengan tatapan tenang memandang tuan muda alam angin.


"Bai Yu! apa kamu fikir bisa menang melawanku? dulu kamu masih bisa terluka parah olehku dan tentu sekarang aku bisa membunuhmu!" ucap tuan muda alam angin.


"Sayang sekali, itu tidak akan bisa lagi! masa lalu iya masa lalu, sekarang adalah masa depan dimana sebentar lagi mungkin kamu yang akan mati" balas Bai Yu.


Lalu tanpa menunggu perkataan Tuan muda alam angin lagi, Bai Yu langsung menggunakan energi nya merobek seluruh badan dari tuan muda alam angin itu.


Dengan hanya mengeluarkan sedikit energi dari tubuhnya tersebut, Bai Yu bahkan berhasil menghancurkan jiwa dari orang hitam misterius tersebut.


"Bai Yu! semua belum berakhir!" teriak sosok hitam itu dengan marah sebelum menghilang sepenuhnya.

__ADS_1


"Puf!" tuan muda alam angin muntah darah dan hampir jatuh ke tanah.


Tapi Lin Tian muncul di depannya dan menarik kembali mata roh takdir milik Sheng Chu'er dengan teknik rahasia yang di berikan oleh Bai Yu padanya.


"Ah!" teriak Tuan muda alam angin yang kehilangan mata takdir.


Lin Tian juga tanpa ampun langsung menusuk tuan muda alam angin tepat di jantung yang membuat dia langsung sekarat di tanah.


Swishh...


Para dewa penguasa yang tersegel pun bebas dari formasi yang di buat orang misterius itu, mereka menatap tuan muda alam angin dengan marah.


Tapi dewa angin muncul di depan putranya tersebut dengan wajah sedih, dia memandang putranya yang sekarat itu sambil berkata.


"Kenapa kamu melakukan semua itu?" tanya Dewa angin.


"Karena aku hanya menginginkan kekuatan!" ucap tuan muda alam angin tanpa sedikitpun merasa bersalah di ujung hidupnya.


"Kamu!" dewa angin marah dan menunjuk ke arah tuan muda alam angin.


Dewa angin terjatuh berlutut disana mendengar perkataan dari tuan muda alam angin, perlahan tawa tuan muda alam angin itu perlahan menghilang sebelum dia benar-benar mati di sana.


Semua orang disana tidak dapat berkata apa-apa dengan semua yang terjadi di depan mata mereka, seorang anak yang haus kekuasaan dan bahkan rela membunuh saudaranya sendiri demi kekuatan betapa kejamnya itu?.


Dewa angin berlutut seperti telah kehilangan nyawanya disana, dia tidak menyangka kalau anaknya sendiri berani melakukan hal sekejam itu.


"Apa ini kesalahanku?" fikir dewa angin.


Untuk beberapa saat dewa angin terdiam di depan mayat anaknya dia tidak bergerak sedikitpun dari sana.


"Para penguasa yang ada disini aku minta maaf atas apa yang di lakukan oleh anak ku" ucap dewa angin.


"Dan aku ingin membawa anakku kembali ke alam angin untuk di kuburkan! kali ini semua adalah tanggung jawab ku sepenuh nya" ucap dewa angin.


Semua orang disana tidak mengatakan apapun, mereka hanya dapat menghela nafas melihat semua yang terjadi kepada dewa angin.

__ADS_1


"Baiklah! bawalah anak mu kembali" ucap Sheng Lien pada akhirnya, dia mengerti perasaan dari dewa angin.


Bukan hanya kehilangan anaknya bahkan dia di benci oleh anaknya sendiri, betapa sakit hati seorang ayah yang mengalami hal seperti itu? tapi jelas kalau dewa angin adalah seorang ayah yang menyayangi anak nya jadi dengan harga diri nya yang tinggi dia bahkan rela memohon di hadapan semua orang disini tanpa takut reputasi nya hancur sebagai penguasa alam.


"Terima kasih" ucap dewa angin dengan tulus kepada Sheng Lien.


Dewa angin akhirnya membawa kembali mayat anaknya bersama dengan beberapa utusan yang dia bawa ke alam kehidupan.


Setelah dewa angin pergi semua penguasa melihat ke arah Lin Tian dengan tatapan yang ragu di mata mereka.


"Apa kalian ingin menyentuh anakku? kalau begitu aku tidak akan membiarkan kalian lebih baik dari ini!" ucap Bai Yu dengan tatapan serius.


Aura nya menyelimuti area di sekitar dia berdiri, dengan dia berdiri di depan Lin Tian itu benar-benar terlihat seperti harimau yang sedang melindungi anak nya tanpa takut jika harus melawan dunia.


ROAARR....


Bayangan harimau putih bersayap muncul dan mengaum disana yang membuat hati seluruh orang bergetar hebat, mereka sekarang tahu kalau wanita ini adalah binatang suci.


Tapi bagaimana bisa...?


"Pintu telah tertutup! kalian bisa kembali ke alam masing-masing, atau mungkin kalian ingin aku mengirim kalian pergi?" ucap Bai Yu lagi.


Dengan sedikit gerakan sebuah lubang hitam mengerikan muncul di langit, lubang hitam itu sangat besar bahkan lebih besar dari lubang hitam yang pernah di buat oleh Lin Tian.


"Ibu itu...?" Lin Tian juga kaget melihat lubang hitam besar itu, karena itu adalah salah satu teknik melahap yang dia buat sendiri dulu.


"Apa? jika anak ibu bisa kenapa ibu tidak bisa?" ucap Bai Yu menoleh ke Lin Tian dengan mata yang lembut.


Mendengar itu Lin Tian tersenyum manis ke arah Bai Yu, semua para penguasa disana yang melihat lubang hitam itu pun menjadi ngeri dan segera pergi dari alam kehidupan membawa orang-orang mereka.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2