Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
304. Mengambil tindakan


__ADS_3

Mendengar hal itu para penguasa langsung mengecilkan leher mereka, sepertinya penguasa alam langit sekarang lebih mengerikan daripada apa yang mereka bayangkan. Bahkan dewa kegelapan serta beberapa dewa yang satu bendera dengannya juga kaget setelah mengetahui kalau Lin Tian sendiri bisa melihat dan memikirkan semua yang terjadi disini.


"Ini..?" Dewi bunga dan Dewi air bahkan saling pandang dengan wajah agak bingung.


"Jangan terlalu kaget, anakku memang memikirkan semua yang terjadi disini tapi juga tidak semua! seperti kedatangan saudara Bai itu sudah di luar perkiraan anakku" ucap Lin Dong dengan santai.


Tapi tetap saja meskipun begitu dapat menentukan apa yang terjadi dan mengambil langkah seperti ini sudah benar-benar di luar perkiraan para penguasa tersebut. Jelas, bahkan seorang jenderal belum tentu bisa menyusun strategi perang tanpa melihat situasi di Medan perang itu sendiri. Tapi Lin Tian dapat melihat serta merencanakan tindakan yang tepat tanpa dia tahu keadaan beberapa hari selanjutnya.


"Kalian harusnya tahu hukuman bagi para penguasa yang menentang kaisar langit bukan?" tanya Lin dong dengan suara dingin.


"A..aku!" semua Penguasa itu terdiam dan tidak dapat mengatakan apapun. Jelas mereka juga takut dengan tindakan Lin Dong selanjutnya atas semua tindakan lancang mereka sebelumnya.


"Saudara Lin, lepaskan mereka dulu untuk saat ini! dan mari kita bahas hal yang lebih penting" ucap Bai Wutian yang terlihat tidak menyukai para penguasa sok pintar tapi otak udang tersebut.


"Baiklah! kalian kembali duduk ke tempat kalian, jika kalian banyak tingkah lagi mungkin dua saudaraku tidak sengaja dan membunuh kalian disini".


Lin Dong terlihat setuju dengan saran Bai Wutian bagaimanapun rapat ini harus di mulai segera karena tujuan anaknya dalam rapat ini adalah agar alam langit dapat bersatu dan tunduk di bawah kepemimpinannya.


"Jadi Dimana anak angkatku sekarang? apakah dia sedang dalam pelatihan tertutup?" tanya Bai Wutian serius.


"Dia sedang sibuk dan tidak dapat datang kali ini. Dan rapat ini di adakan untuk menangani masalah kelompk dewa penghancur serta musuh kuat yang masih berada di dalam gelap".


Ucapan Lin Dong langsung membuat para penguasa yang lebih mengerti dan juga lebih mementingkan ke damain seluruh alam langit dan dunia yang ada menjadi serius.


"Apakah kamu tahu siapa orang ini sebenarnya?" tanya Bai Wutian.


Lin Dong Hanya menggelengkan kepala dan dia menjelaskan apa infomasi yang dia dapat dari Lin Tian. Setelah mendengar hal itu, Bai Wutian menjadi semakin penasaran dengan identitas asli dewa penghancur serta musuh besar bagi kedua alam maupun seluruh dunia yang ada tersebut.


"Saudara Bai, aku tahu kamu adalah dewa yang hidup di zaman kuno. Jadi, aku ingin tahu apakah kamu apa itu meteor perak?" tanya Lin Dong kepada Bai Wutian.


"Meteor perak?".

__ADS_1


Bai Wutian langsung kaget dan berdiri menatap Lin Dong dengan bingung. Dia tentu tahu apa itu meteor perak, karena di zamannya meteor seperti itu ada di tata Surya dimana dia hidup dulu. Bahkan meteor perak itu banyak bertaburan di sistem tata Surya zaman kuno dulu.


Tapi setau dia itu hanyalah meteor biasa dan kenapa tiba-tiba Lin Dong menanyakan hal tersebut kepadanya secara tiba-tiba. Tentu pasti ada sesuatu hal aneh dari meteor tersebut yang tidak diketahui oleh Bai Wutian.


"Tunggu! apakah itu...!"


Bai Wutian sadar kalau dunianya hancur katena meteor tersebut, dan sesuatu yang diluar nalarnya muncul mengisi fikiran Bai Wutian yang sekarang menatap Lin Dong tidak percaya.


"Iya! meteor itu hidup, bahkan bisa lebih kuat dari kita yang ada disini".


Jawaban Lin Dong membuat Bai Wutian gemetar karena kaget. Dia sepertinya sadar akan sedikit dari kenapa dunianya hancur saat itu dan kenapa dewa kaisar Kematian melakukan Pengkhianatan kepada mereka saat itu.


"Apakah semua itu dapat di percaya?" tanya Bai Wutian sekali lagi di bawah tatapan bingung semua orang disana.


"Iya! Mo Gui dan An'er telah bertarung dengan mereka beberpaa kali" jawab Lin Dong menegaskan fikiran Bai Wutian.


Setelah itu dia mengangguk dan menerangkan semua yang terjadi di zamannya saat itu kepada penguasa yang hadir disana. Tentu hal tersebut membuat semuanya kaget tidak terkecuali Leluhur alam binatang suci serta empat saudara Lin Tian tersebut bahkan tidak termasuk Bai Yu kaget dengan identitas asli suaminya tersebut.


......................


BOOMM..


BOOMM..


"Semut sialan!" teriak Singa perak manusia yang sangat marah dengan Lin Tian dan Dewa neraka.


Serangan keduanya terus saja menjadi lebih kuat dan kuat yang membuat dia kewalahan, bahkan dia juga bertambah kesal dengan apa yang dilakukan oleh dewa kaisar Kematian.


Dewa kaisar Kematian telah berhasil merobek ruang didepannya meskpun itu masih kecil. Dan terlihat dia masih terus mencoba merobek lagi dan lagi agar mereka dapat pergi dari sini dengan segera.


"Kamu sudah berkembang dengan baik. Bagus, pilihan dia tidak salah!". Dewa neraka terlihat sangat memuji Lin Tian karena menurutnya kekuatan Lin Tian Benar-benar telah jauh berkembang dari apa yang dia prediksi.

__ADS_1


"Tentu! aku tidak akan mengecewakan orang-orang yang percaya kepadaku" jawab Lin Tian santai.


Mendengar hal itu dewa neraka merasa senang sekaligus lega dengan sifat Lin Tian yang jauh melebihi kaisar langit terdahulu. Bahkan dia merasa konyol bila Lin Tian di bandingkan dengan kaisar langit atau tepatnya saudaranya sendiri.


"Mari kita tahan dulu orang ini! jika kita bisa, bunuh!".


"Tidak! aku membutuhkan dia untuk meningkatkan kekuatanku. Jadi kalau bisa biarkan aku mengisapnya masuk ke dimensi melahap ku sendiri".


Dewa neraka mendengar hal itu sedikit mengerutkan kening karena bingung, tapi setelah Lin Tian menjelaskan apa kegunaan dari meteor itu untuknya membuat dewa neraka setuju tanpa syarat sedikitpun.


Bagi dia jika itu bisa meningkatkan kekuatan Lin Tian kenapa tidak? dan jika mungkin untuk membantu banyak penguasa alam langit untuk naik kelevel yang lebih jauh mengapa tidak?.


"Baik! ikuti aku". Dewa neraka langsung memimpin untuk menyerang singa perak manusia yang di ikuti oleh Lin Tian di belakangnya.


......................


"Grrrrrr!"


"Kamu benar! ini sudah sangat lama" ucap Sosok berpakaian biru dengan suara dingin.


Dia berdiri dan melihat ke arah dimana Lin Tian dan dewa neraka sedang bertempur. Tiba-tiba ada senyum dan juga tawa hangat keluar dari pria berjubah biru tersebut setelah melihat Lin Tian dan dewa neraka dari jauh.


"Hahaha. Baiklah! biarkan aku untuk menyelesaikan mereka semua sekaligus!" ucap pria berjubah biru tersebut dengan tawa hangat.


"Grrrrr!"


"Kita tidak memerlukan dia lagi disini jadi biarkan dia mati ditangan ku, bisa di anggap berkah untuknya" ucap sosok itu sebelum menghilang dari planet perak itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2