Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
222. Jenderal Xiannu


__ADS_3

"Haaa.. tidak masalah, aku juga bosan tidak ada yang menghiburku" jawab Lin Sang dengan santai.


Melihat bagaimana santainya Lin Sang si wanita hanya dapat tersenyum, dia mengetahui dengan jelas kalau dia bukanlah lawan dari Lin Sang atau alam elemen karena itulah dia hanya akan berusaha menahan Lin Sang untuk membantu negeri langit bukan mencoba mengalahkannya.


"Oh! aku tidak melihat dewi Ming kemana dia?" tanya Wanita itu.


"Jangan tanya itu, mari berbicara lebih serius sekarang, bagaimana jika kita duduk dulu?" tanya Lin Sang yang sebenarnya masih duduk di meja tepat di depan perbatasan ibukota dari alam elemen itu.


Tahu kalau Lin Sang mengundangnya untuk duduk si wanita itu tidak ragu dan turun dari langit, tapi tiba-tiba suara dari belakang mencegahnya untuk turun menemui Lin Sang sendirian.


"Jenderal, kamu harusnya tidak turun sendirian" ucap bawahannya itu.


"Tenang saja, dewa Lin bukan orang seperti itu! dan aku lebih paham sifat dia daripada kalian semua" jawab Wanita tersebut menyuruh bawahnnya untuk mundur.


Akhirnya dia pun turun dari langit, dan duduk berhadapan dengan Lin Sang. Lin Sang dengan santai meminta dia meminum teh yang ada di mejanya itu, tentu si wanita tidak menolak dan meminum teh tersebut.


"Teh yang enak!" ucap Si wanita.


"Hahaha, apa nona tidak takut kalau ada racun di dalamnya?" tanya Lin Sang.


"Tentu saja tidak, dan juga jika Dewa Lin ingin mengalahkan ku hanya sedikit usaha kecil bagi dewa Lin jadi kenapa harus repot-repot untuk menaruh racun di dala. teh?" jawab si wanita.


"hoo.. kalau begitu apa aku boleh tahu siapa nona ini?" tanya Lin Sang.


"Tuanku memberi nama Xiannu, atau di kelompokku sering di panggil sebagai jenderal Xian" jawab Xiannu.

__ADS_1


"Hahaha, Xiannu bukankah artinya peri? memang nama yang bagus, tuan nona Xian memang mempunyai selera humor yang bagus" ucap Lin Sang.


jenderal Xian tidak menjawab dia hanya tersenyum membalas perkataan Lin Sang, saat para pasukan di sisi jenderal wanita Xian melihat kalau Dewa Lin Sang tidak bergerak melihat kedatangan dari banyak pasukan ini membuat mereka agak kagum.


Memang alam elemen adalah alam yang paling tenang dan misterius dari alam lainnya, bahkan meskipun mereka tahu kalau ada perang tapi tidak ada satupun pasukan yang datang untuk bersiap bertempur dengan mereka. Bahkan mereka hanya melihat dua tetua dan Lin Fang yang berdiri dengan tenang agak jauh dari Lin Sang saat ini.


Dan dari gaya mereka bertiga tidak ada tanda-tanda ingin bergerak untuk menyerang mereka, tentu jenderal Xian juga berfikiran sama dengan pasukannya tapi dia sedikit lebih mengerti kenapa dewa Lin Sang seperti ini.


Itu karena Lin Sang dan alam elemen tidak pernah menempatkan dia serta pasukan yang dia bawa di mata mereka, jika mereka ingin maka itu akan sangat mudah menghancurkan mereka. Mungkin beberapa dewa penguasa berfikir alam elemen yang terlemah tapi dia sebagai jenderal yang dekat dengan tuannya sudah tahu kalau ada alam yang berbahaya maka itu adalah Empat alam.


Yaitu Elemen, es, kehidupan dan pedang, di antara empat alam itu alam elemenlah yang terlihat jelas sebagai pemimpinnya dan jika alam elemen tidak ikut berperang maka tiga alam lainnya juga tidak akan menyerang mereka.


"Jadi apakah peperangan di negeri langit sudah di mulai?" tanya Lin Sang.


"Iya, aku datang kesini untuk mencegah dewa Lin mengirim bantuan kesana jadi maafkan aku" jawab Jenderal Xian.


"Dan apa dewa Lin?" tanya Jenderal Xian.


"Dan selama dia tidak membutuhkan kami untuk membantunya maka kami juga tidak akan membantunya, tapi jika dia ingin kami kembantunya maka maaf aku terpaksa bertarung dengan Nona Xian" lanjut Lin Sang.


Mendengar ucapan dari Lin Sang, jenderal Xian sedikit aneh dia tidak mengerti kenapa alam elemen sangat mematuhi kaisar kehancuran meskipun dia tahu kalau Lin Tian cucu mereka tapi baik dia dan tuannya tidak terlalu mengetahui informasi sesungguhnya.


Itu karena sangat sulit untuk mencari informasi di alam elemen dan tiga alam lainnya, saat alam es itu bermasalah pun sebenarnya berada di luar perkiraan mereka kalau bukan karena Mu Chen menderita bagaimana mungkin Mu Chao bisa tertipu begitu mudah.


"Haa! alam ini akan berubah" ucap Lin Sang sambil tersenyum aneh ke langit,jenderal Xian terdiam dia tidak mengerti maksud dari ucapan Lin Sang.

__ADS_1


Tapi memang benar kalau alam langit akan berubah karena tuannya akan mulai bertindak, sebenarnya maksud Lin Sang bukanlah karena tuan dari si jenderal Xian tapi itu saat Lin Tian kembali maka alam langit akan benar-benar berubah.


......................


Di alam kegelapan tidak seperti di alam elemen, banyak pasukan dari orang-orang misterius bertarung dengan pasukan dewa kegelapan. Meskipun pasukan dewa kegelapan seperti menang di luar tapi sebenarnya mereka gagal dalam menghancurkan seluruh pasukan musuh mereka. Bahkan dewa kegelapan tertipu dengan rencana licik mereka.


"Aku tida menyangka kalau sebenarnya rencana kalian hanya ingin menahan kami" ucap dewa kegelapan memandang pria yang menggunakan topeng naga di langit.


Terlihat juga beberapa disisi yang berbeda beberapa kelompok berdiri membuat sebuah formasi yang mengurung dewa kegelapan dan pasukannya.


"Hahaha, tujuan kamu memang hanya mengurungmu dan padukanmu! aku juga tahu kalau jika bertarung dengan pasukan alammu hanya akan merugikan dipihakku, jadi aku hanya melakukan sedikit penipuan agar bisa memasang formasi ini" ucap pria bertopeng naga itu.


"sedikit? mengorbankan bahkan hampir ribuan nyawa pasukanmu di anggap sedikit?" tanya Dewa kegelapan dengan heran memandang pria bertopeng itu.


Pria bertopeng naga tidak menjawab dia hanya tersenyum ke arah dewa kegelapan, bagi dia berapapun banyak pasukannya mati tapi selama tugas dari tuannya berhasil dilaksanakan dengan baik maka semuanya sepadan.


"Ais, sepertinya akan menarik jika aku ke alam elemen atau tiga alam lainnya" ucap pria bertopeng itu melihat ke arah dewa kegelapan.


"Apa kamu ingin tahu kenapa? itu karena mereka yang pergi kesana lebih memiliki waktu baik daripada aku yang ada disini, bahkan wanita itu malah minum teh dengan dewa elemen" ucap pria bertopeng naga dengan senyum di wajahnya, jelas kalau dia sedang mengejek dewa kegelapan dan pasukannya.


Mendengar perkataan dari pria tersebut dewa kegelapan tahu kalau baik alam elemen, es, kehidupan dan pedang tidak akan bergerak jika Lin Tian belum memberi mereka perintah. Serta menurut dia jika pun Lin Tian kembali dia tidak akan meminta bantuan dari ke empat alam itu selama dia bisa menyelesaikan masalah dengan pasukannya sendiri.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2