
"Aku? Malaikat maut mu!" ucap sosok yang tidak lain adalah Bai kecil. Wajahnya sangat marah memandangi meteor perak mesum itu, saat dia keluar dari lubang antar dimensi, dia merasakan kalau Bai Ying dalam bahaya jadi dia segera terbang dengan cepat menuju tempat Bai Ying berada.
Untung dia masih sempat kalau tidak entah apa yang terjadi kepada anaknya ini, dan pasti istrinya Dewi bunga akan terpukul jika sesuatu terjadi kedapa Bai Ying.
"A..ayah" panggil Bai Ying dengan suara serak.
"Tenang, ayahmu disini! tidak ada yang bisa menyakitimu, bahkan jika langit runtuh ayahmu pasti berdiri melindungimu" ucap Bai kecil menatap anaknya itu dengan lembut.
"Sial! lepaskan!" teriak meteor perak dengan suara dingin.
"Ho? pasti kalian suku meteor perak bukan? kebetulan sekali aku sangat membutuhkan kalian dalam jumlah banyak" ucap Bai kecil dengan senyum dingin.
Aura Bai kecil terus naik yang membuat meteor itu mulai gemetar ketakutan, kekuatan Bai kecil baru berhenti di ranah setengah dewa kaisar tingkat menengah tahap puncak. Jelas kalau kekuatannya sama dengan kekuatan Lin Tian sebelumnya, tapi Bai kecil sangat jarang menunjukan kekuatan aslinya jika tidak dalam perang atau benar-benar sangat marah.
"Aura ini?" wajah singa perak tersentak kaget melihat Bai kecil di langit yang sedang memegang meteor perak mesum itu.
"Kau akan jadi yang pertama! ucap Bai kecil.
ROAARRR.. .!
Raungan harimau membuat semua meteor perak dan juga pasukan dunia dewa jatuh karena tertekan, hanya Bai Ying yang baik-baik saja karena di lindungi oleh Bai kecil. Wajah singa perak juga terlihat snagat jelek, karena dia tidak menyangka kalau di dunia dewa ada orang sekuat dia disini. Padahal orang-orang ini hanya ada di alam langit, dan itu pun hanya beberapa.
Bayangan kepala harimau muncul di atas kepala Bai kecil, bayangan harimau itu membuka mulutnya lalu menelan meteor perak yang masih dalam keadaan panik itu.
"Tidaaakkkk!".
Gluk!.
Kepala harimau itu hilang setelah sepenuhnya menelan meteor perak mesum. Melihat temannya di telan oleh Bai kecil, semua meteor perak menjadi gemetar ketakutan. Entah kenapa mereka seperti telah menemui musuh alami mereka, singa perak yang melihat Bai kecil juga ikut kaget dan dia mengingat pria muda yang menelan beberapa temannya dulu.
"Sial! apakah orang ini satu kelompok dengan pria itu?" fikir singa perak.
"Kalian benar-benar berani menyentuh anakku, apakah kalian semua bosan hidup?" ucap Bai kecil memandangi seluruh pasukan meteor perak.
__ADS_1
"Siapa kau?" tanya singa perak.
"Ha? apa perlu bertanya lagi? aku adalah orang yang akan memangsa sukumj" jawab Bai kecil dengan senyum dingin memandangi singa perak.
"Sial! siapa mereka? apakah mereka benar-benar satu kelompok?" fikir singa perak dengan suara dingin dan penuh kebencian.
Swisshh..
Tidak lama Naga kecil dan Lin Dong muncul di langit, melihat Lin Dong muncul wajah seluruh pasukan dunia dewa bsangat senang. Mereka seperti melihat harapan telah datang untuk mereka, dua kaisar juga tersenyum saat memandang Lin Dong yang muncul itu.
"Sepertinya kalian terluka" ucap Lin Dong memandangi dua kaisar.
"Hahaha, hanya luka kecil! bagus kalau kau bisa datang" jawab Kaisar Chu dengan ramah.
"Iya, biarkan aku menyelesaikan masalah disini dulu sebelum kita mengobrol" ucap Lin Dong dengan senyum.
"Kenapa aura orang ini berbeda dengan pria sebelumnya? dia jauh tidak terduga dari naga kecil di sampingnya itu, apa yang terjadi di dunia ini?" fikir singa perak dengan kebingungan.
"Kalian ternyata berani muncul di dunia dewa, kalau begitu.... Jadilah sesuatu yang berguna untuk kami" ucap Lin Dong dengan suara tegas.
"Sial, apakah dia pemjmpin dari dunia dewa?" fikir singa perak.
Swisshh.
"Aku merasakan aura kakakku di tubuhmu, apakah kamu orang yang menyakitinya saat itu? kalau begitu, aku akan memberi pelajaran yang baik untukmu" ucap naga kecil yang muncul di hadapan singa perak.
ROAARR....
Naga kecil meraung tepat di depan singa perak membuat dia langsung terlempar jauh ke belakang, lalu naga kecil berubah ke wujud manusianya dan terus memukul singa perak. Melihat jenderal mereka di pukul, semua meteor yang tersisa menyerang ke arah Lin Dong dan sebagian juga membantu singa perak.
BOOMM..
BOOMM..
__ADS_1
"Percuma" ucap Naga kecil dengan suara dingin.
"Kalian fikir hanya kakakku yang punya teknik itu bukan? aku juga bisa!" teriak naga kecil marah melihat lusinan meteor perak menyerangnya secara bersamaan.
"Teknik Naga langit, menelan segalanya!" ucap naga langit. Dari langit, muncul lubang hitam besar dan saat semua meteor itu mendekati naga kecil, mereka seperti tersedot ke dalam lubang hitam terdebut.
"Hei, apakah kamu ingin menelan mereka utuh?" tanya Bai kecil dari jauh yang sedang membantu pemulihan anaknya.
"Tenang saja kakak, mereka hanya akan tersegel di dalam dan terombang ambing layaknya sebuah meteor biasa" jawab Naga kecil dengan santai.
"Sial! kalau begini hanya itu caranya" ucap singa perak yang juga merasakan dirinya di tarik masuk ke dalam lubang hitam.
Dari belakang punggungnya, beberapa tentakel keluar langsung pergi menempel ke balakang leher beberapa meteor perak tersebut. Beberapa meteor perak yang terasa ada yang menempel di belakang leher mereka sedikit aneh, tapi saat mereka sadar apa itu wajah mereka sangat jelek memandang singa perak.
"Jadilah milikku" ucap singa perak lalu menyerap beberapa meteor tersebut.
"Jenderal kamu!".
Beberapa meteor itu perlahan mengering, tubuh yang mereka tempati juga mulai keriput dan pada akhirnya menghilang ke dalam debu. Lin Dong yang telah selesai menarik semua meteor ke dimensi melahapnya melihat kalau beberapa dari meteor itu di tarik masuk agak tidak menyangka.
"Ternyata suku ini benar-benar makhluk sempurna yang di buat oleh orang itu, dan jelas kalau mereka adalah hasrat dari pria tersebut atau bisa aku bilang mata emas itu" ucap Lin Dong di dalam hatinya.
"Hahaha, akhirnya aku menjadi kuat lagi" ucap singa perak.
Tapi tiba-tiba tubuh Singa perak menjadi aneh, dia merasakan kalau energi yang dia terima terlalu banyak dan jika terus di biarkan bisa-bisa dia meledak disini.
"Sial, aku terlalu rakus" ucap singa perak dengan dingin. Dia akhirnya keluar dari area naga kecil, dan hanya dapat terus mempertahankan energi di dalam tubuhnya untuk sementara waktu agar tidak menghancurkan dirinya.
"Kau butuh bantuan? kalau begitu biarkan aku membantumu, tuan rakus".
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
__ADS_1
...****************...