Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
94. Kekejaman


__ADS_3

Apa yang di katakan Sheng Lien membuat ke dua Dewi itu terdiam, alam angin? bisa di bilang alam angin tidak pernah masuk di mata kedua Dewi itu.


Tentu itu termasuk untuk Sheng Lien, bagi nya alam angin dapat dia kalahkan dengan mudah dan juga dengan pasukan yang dia miliki tanpa dia pun dapat membuat alam angin menjadi kacau.


"Apa maksud mu kalau itu ada hubungan nya dengan orang-orang misterius itu?" ucap Dewi Elf.


Sheng Lien mengangguk dari yang dia dengar kalau tuan muda alam angin bertingkah sangat aneh saat di depan istana, dan semua itu di katakan oleh cucu nya sendiri kepada yang lain.


Maka dari itu karena cucunya merasa akan ada bahaya di dalam, meminta mereka keluar dari sana sekarang dari pada nanti terlambat.


"Gawat! generasi muda ku masih di dalam" ucap Dewi Elf dengan cemas.


Jika hal itu benar maka pasti ada hubungan antara alam angin dengan orang-orang misterius itu maka tujuan mereka sudah dapat di tebak yaitu membunuh orang-orang yang masuk ke dalam alam rahasia itu sendiri.


Dewi air juga menjadi cemas karena orangnya juga berada di dalam alam rahasia itu, mereka berdua sangat ingin menangkap dewa angin tapi di cegah oleh Dewi kehidupan.


"Kenapa kamu menghalangi kami?" tanya Dewi Elf sedikit marah.


"Jangan bertindak sembrono, kita belum pasti tahu apakah dewa angin benar-benar menjadi kaki tangan mereka atau hanya anaknya saja yang benar-benar menjadi kaki tangan orang misterius itu" jelas Sheng Lien dengan serius.


"Lalu kamu membiarkan kami untuk duduk diam kehilangan anggota kami?" terlihat jelas kalau Dewi Elf marah.


"Kalian tenang saja, cucu ku berada di dalam... Aku yakin dia akan melindungi orang-orang mu juga apalagi dia tahu kalau mereka termasuk ke dalam kelompok saudara-saudaranya" jelas Sheng Lien dengan tenang.


Keduanya langsung terdiam, mereka baru ingat kalau Lin Tian berada di dalam alam rahasia itu dan mereka juga jelas mendengar beberapa hal tentang Lin Tian juga dari pria mereka.


Jadi setelah mendengar penjelasan Sheng Lien keduanya menghela nafas dan tenang kembali, mereka juga memang tak bisa terburu-buru untuk menentukan dan mereka memutuskan untuk melihat situasi keadaan dulu sebel bertindak.


"Semoga saudara kecil suamiku bisa melindungi orang-orang ku" ucap Dewi air dengan tenang.


......................


Swish....


"Saudara Tian? apakah kita langsung masuk?".


Terlihat Hei Son bertanya kepada Lin Tian, karena dia merasa Lin Tian sangat cocok menjadi pemimpin dalam kelompok mereka yang terdiri dari sepuluh orang ini.


"Tidak akan begitu mudah". ucap Lin Tian sambil melihat ke depan pintu tersebut.

__ADS_1


Mendengar itu sembilan lainnya juga melihat ke arah pintu istana tersebut, lalu wajah mereka berubah karena mereka melihat banyak kelompok dari alam lain terjebak oleh suatu formasi.


"Formasi ini?" wajah Zu Fi'er berubah saat melihat formasi itu.


"Berhenti!" ucap Lin Tian menghentikan mereka di tempat.


"Apakah itu formasi dari orang-orang misterius?".


Lan jingyi berkata seperti itu karena dia pernah melihat formasi yang sama dengan yang di gunakan oleh orang-orang misterius, tapi dia merasakan kalau formasi ini sangat kuat dari formasi yang dia temui sebelumnya.


Lin Tian juga terdiam melihat formasi di depannya itu, untung kelompok dia yang paling belakang untuk masuk ke dalam pintu kalau tidak mungkin dia dan yang lain juga terjebak di dalam.


"Hm?" Lin Tian melihat semua orang disana tapi tidak melihat ada Tuan muda dari alam angin.


"Apakah orang itu sudah masuk? dan apa benar dia tidak ada hubungannya dengan semua ini?" fikir Lin Tian di dalam hatinya.


Swisshh...


Swissh....


Banyak sosok hitam yang tiba-tiba muncul di sekitar formasi, jumlah mereka memang tak banyak tapi kekuatan mereka semua berada di alam dewa surgawi tingkat tinggi, tentu hal itu mengubah seluruh wajah kelompok dari berbagai alam tersebut.


"Sepertinya ada yang aneh dengan mereka" ucap Lan jingyi dengan serius menatap semua orang berpakaian hitam itu.


Lin Tian mengangguk setuju dengan ucapan Lan Jingyi, dia benar-benar tidak merasakan ada hawa kehidupan dari orang-orang ini bagaimana bilangnya itu seperti mereka semua adalah boneka.


"Kalian bisa menghadapi yang di tahap rendah, serahkan yang berada di tahap puncak kepadaku" ucap Lin Tian.


Bagaimana pun dia harus membantu kelompok yang terjebak di dalam formasi itu, dia akan mencoba untuk membiarkan semua oran itu keluar dari alam rahasia ini karena dia pun merasa jika masuk ke dalam akan lebih berbahaya untuk mereka.


Bukan karena dia tidak ingin orang-orang ini mendapatkan keberuntungan mereka tapi pembukaan alam rahasia kali ini dia merasakan ada yang aneh, sejak dia tidak mendapat kan token serta berbagai pintu ke tingkat alam lebih tinggi yang terletak berbeda-beda.


"Aku mengerti" ucap Hei Son, hanya itu caranya sekarang karena dia juga sudah melihat betapa kuatnya kekuatan fisik Lin Tian.


Dan dia juga yakin kalau kekuatan asli Lin Tian lebih kuat dari mereka yang ada disini, jadi karena itulah dia berani menyerahkan semuanya kepada Lin Tian.


Lan Jingyi mengingat kan Lin Tian untuk berhati-hati, dan dia pun menyerang duluan di ikuti oleh yang lain dari belakang.


"Huf... mari kita mulai" ucap Lin Tian mengeluarkan pedang elemen nya dan bersiap menyerang ke arah dewa surgawi tingkat tinggi.

__ADS_1


Swisshh..


BOOOMMMMM...


BOOMM...


Lin Tian menyerang orang-orang yang berada di alam dewa surgawi tingkat tinggi tahap puncak dengan cepat, dan benar saja apa yang selanjutnya di temukan oleh Lin Tian membuat dia merasa terkejut.


"Bagaimana mungkin? ini benar-benar sangat kejam!" ucap Lin Tian melihat ada beberapa dari mata orang-orang ini telah tidak ada.


Dan yang lebih parahnya lagi dari sepuluh yang dia serang ada yang dadanya hanya memperlihatkan tulang dari tubuh mereka saja.


"ARRRRRRR!"


Salah satu dari pria yang rak memiliki mata berteriak kesakitan, lalu simbol aneh muncul di keningnya.


Lin Tian yang melihat itu langsung menyerang nya dengan kekuatan petir yang membuat orang itu langsung menjadi abu.


"Benar-benr kejam! bahkan masih ingin menggunakan tubuh mereka untuk melawan orang lain..." ucap Lin Tian dengan serius.


BOOMM...


BOOMMM....


"ARRRRRRR!"


"Ini?" wajah Hei Son yang sedang melawan orang misterius kaget dengan simbol yang muncul di kening lawannya.


Lin Tian yang juga tadi sedang bertarung mengubah wajah nya karena semua lawan nya mengeluarkan simbol yang sama dengan yang tadi.


"Mundur!" teriak Lin Tian.


Semuanya langsung mundur dari semua musuhnya termasuk Lin Tian yang seketika itu langsung merobek ruang.


"ARRRRRRR...!"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2