Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
302. Pertemuan Negeri langit


__ADS_3

Di alam langit...


Lin Dong telah membawa dua istri dan saudaranya ke alam langit. Dia juga tidak bertemu dengan keluarganya karena dia langsung ke negeri langit untuk memimpin pertemuan yang telah di rencanakan Lin Tian itu.


Juga, demi melancarkan pertemuan tersebut bahkan Lin Dong tidak membiarkan dua istrinya untuk kembali dulu ke alam es maupun pedang. Malah dia membawa mereka ke negeri langit agar tidak ada satupun orang yang tahu kalau nanti yang memimpin pertemuan itu adalah dia.


Tentu tiga jenderal serta Dua bawahan terpercaya Lin Tian tahu akan hal itu tapi mereka dengan keras merahasiakan semua informasi kembalinya dewa alam dari dunia luar. Termasuk kembalinya Sheng Chu'er dan juga Ling Xu'er istri-istri Lin Tian.


Kebetulan hari ini satu Minggu sejak Lin Tian pergi dan tepatnya pertemuan diadakan. Lin Dong dengan pakaian putih masih diam menunggu informasi dari jenderal Zao masalah kehadiran alam lainnya di aula.


"Bagaimana?" tanya Lin Dong kepada Mo Gui.


"Sepertinya ada lebih dari sepuluh alam yang tidak datang kesini atau mungkin mereka sedang merencanakan untuk datang terlambat untuk menekan kepemimpinan tuan muda" jawab Mo Gui dengan hormat kepada Lin Dong.


Dia tahu kalah pria yang duduk di depannya adalah ayah dari tuannya sendiri. Awalnya dia sedikit ragu dengan ayah tuannya ini tapi setelah merasakan kekuatan ayah tuannya barulah dia sadar kalau ketidaknormalan tuannya berasal dari ayah tuannya sendiri.


Lalu ada juga ibu tuannya yang juga memiliki kekuatan satu tingkat di bawah Lin Dong. Dan juga dua saudaranya yang juga memiliki kekuatan sama dengan dua istri Lin dong.


"Sungguh keluarga mosnter" ucap Mo Gui dalam hatinya.


Dia butuh waktu lama untuk bisa mencapai ranah yang sekarang dia miliki tapi.. Lin Dong dengan santia mengatakan kalau dia baru saja menaikan kekuatan ramahnya satu Minggu yang lalu membuat dia dan Zi Yanling hampir pingsan di tempat saat mendengarnya.


"Baiklah! mari kita lihat pertunjukan apa yang akan mereka perlihatkan nanti. Tentu aku juga ingin memberi mereka kejutan jadi.. Mari bandingkan kejutan mana yang lebih spektakuler di antara aku dan mereka" ucap Lin Dong dengan senyum dingin.


Mendengar ucapan Lin Dong entah kenapa Mo Gui merasakan seluruh tubuhnya menjadi dingin. Apa yang dia rasakan sekarang sudah melebihi dengan perasaan saat dia bersama dengan Lin Tian.


Jika dia terus berfikir maka mungkin Lin Dong akan lebih kejam daripada Lin Tian dalam mengurus orang-orang yang tidak mau menerimanya itu..

__ADS_1


"Dewa elemen, sudah saatnya" ucap Jenderal Zhao masuk menemui Lin Dong.


"Ayo" ucap Lin Dong berdiri sambil tersenyum.


Dia berjalan diikuti dengan Mo Gui dan Jenderal Zhao dibelakang mereka. Dua saudaranya yang berdiri di pintu saling tersenyum sebelum mengikuti Lin Dong juga dari belakang.


"Apakah kaisar baru ini meremehkan kita?" ucap salah satu dewa penguasa yang sedang duduk di aula negeri langit.


"Kau diamlah!" ucap Ming Bi'er dengan marah memandang dewa tersebut.


Melihat Ming Bi'er yang marah dewa itu langsung diam dan duduk kembali dengan kepala mengecil. Lin Sang tersenyum saat melihat Ming Bi'er marah itu, dia tahu kalau istrinya sangat menyayangi Lin Tian jadi dia termasuk nenek yang paling cepat marah jika ada yang mengejek Lin Tian.


Walaupun ada Sheng Lien disini tapi jelas dia lebih sabar daripada Ming Bi'er. Lin Sang yang tersenyum sedikit mengerutkan keningnya saat merasakan aura yang berbeda dari para penguasa lain muncul.


Meskipun aura ketiganya berbeda tapi dia sangat mengenal aura tersebut. Dan di sisi lain juga ada dua aura yang juga dikenal oleh Mu Chao, dan Dewa penguasa alam pedang.


"Sepertinya ada seseorang yang tidak menyukai anakku disini yah?" ucap suara pria dengan pakaian putih masuk bersama dua pria lain dan juga di ikuti oleh jenderal Zhao serta Mo Gui yang paling belakang.


Di sisi pintu lain dua sosok cantik juga keluar dengan penampilan yang menarik seluruh para penguasa tidak terkecuali wanita juga.


"Ka...kau..! dewa elemen!" ucap salah satu dewa penguasa yang kaget melihat Lin Dong.


"Iya! itu aku? ada masalah?" tanya Lin Dong yang masih berjalan dengan santai dan duduk di takhta yang seharusnya di duduki Lin Tian.


Dua istrinya duduk di belakang Lin Dong dengan posisi kiri dan kanan dan di samping Lin Dong juga duduk dua saudaranya Lin Diao dan juga Lin Xiao dengan sikap mereka yang angkuh memandang semua penguasa disana.


"Anakku! kapan kamu kembali?" tanya Ming Bi'er gembira melihat Lin dong.

__ADS_1


"Satu Minggu lalu saat An'er turun ke dunia dewa" jawab Lin Dong dengan sedikit tersenyum memandang orang tuanya.


Ling Qingzhu memandang ayahnya dan hanya mengangguk sebagai isyarat dia telah kembali. Tentu Saja Ling Hun sangat bahagia saat melihat anak satu-satunya itu telah kembali, apalagi jika ini bukan di tempat umum maka dia sudah lama memeluk anaknya itu.


Tidak terkecuali Mu Chao, Mu Chen dan Sheng Lien yang melihat Ying Huanhuan dengan senyum bahagia.


"Baiklah! katakan kepadaku kenapa hanya kalian yang datang dan dimana sepuluh alam lainnya?" tanya Lin Dong dengan suara dingin.


Melihat betapa sombongnya Lin Dong membuat beberapa penguasa menjadi marah. Mereka tahu kalau Lin Dong adalah penguasa alam elemen tapi dia dulu di anggap paling lemah di antara dewa Penguasa jadi mereka merasa harga diri mereka terhina dengan sikap Lin dong itu.


"Hahaha.. Maaf kami terlambat" ucap seseorang dari luar pintu masuk. Dari pintu itu terlihat sepuluh pria masuk dengan sikap santai dan tidak merasa bersalah sedikitpun meski mereka telah terlambat datang.


"Tidak masalah, silahkan duduk" ucap Lin Dong yang terlihat santai


"Ho? dewa elemen kamu masih hidup ternyata! dan berani sekali kamu duduk disana! apakah kamu tidak tahu kalau itu adalah kursi kaisar langit?" ucap sosok pria yang memimpin para dewa penguasa yang terlambat itu.


Mendengar ucapan pria itu, Lin Dong hanya tersenyum dan memilih tidak menjawab. Dia kembali menatap semua penguasa itu dengan senyum di wajahnya sambil mengucapkan kalimat yang semakin membuat beberapa penguasa dan sepuluh penguasa yang baru saja datang marah.


"Apa semua penguasa sekarang semakin lemah dan juga bodoh?" tanya Lin Dong dengan senyum mengejek.


"Dewa elemen!" teriak salah satu penguasa dengan marah berdiri dan mengeluarkan auranya menekan Lin Dong.


"Kau sudah keterlaluan!" ucap yang lainnya dengan marah memandang Lin Dong.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2