Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
324. Ketulusan


__ADS_3

"Hm.. Apa kalian pernah pergi ke dalam lahar gunung tersebut?" tanya dewa neraka menatap ketiganya dengan marah.


"Apa maksudmu? tentu saja....".


"Tidak pernah bukan? kalian itu masih terlalu bodoh, terlebih kamu Jenderal Nan! seharusnya kalian lihat masuk ke dalam gunung itu, palingan jika memang benar itu markas mereka kalian hanya akan mati atau tidak sekarat". Ucapan dewa neraka sontak membuat ketiga kesal dan emosi, tapi melihat ada Lin Tian menatap mereka dengan serius jadi ketiganya diam dan tidak menjawab.


"Apakah ada yang aneh dengan lava gunung itu?" tanya Lin Tian.


Dewa neraka dengan santai menjelaskan kalau gunung api itu tidak seperti gunung api lainnya, karena saat dia sekali kesana api di dalam lava itu tidak panas dan dia juga tidak pernah mendengar kalau lava gunung Huangwu meluap keluar. Dan yang paling anehnya di saat malam lava itu tidak seperti lava, harusnya meskipun gelap pasti akan kelihatan Lavanya tapi saat dia memeriksa lava itu juga ikut menjadi gelap.


Dia pernah mencoba turun tapi gagal karena dia merasakan kepalanya akan semakin pusing saat dia semakin rendah ke dasar lava itu. Lin Tian tersenyum, dia besok akan segera pergi untuk melihat bagaimana tempat itu dan apa yang ada disana. jika benar dewa penghancur ada disana, dia akan sedikit bertindak kasar padanya. Mungkin dulu dia bukanlah lawannya, tapi sekarang tentu tidak masalah bagi Lin Tian untuk melawan dewa penghancur.


"Kaisar apa kami harus ikut?" tanya Mo Gui serius menatap Lin Tian.


"Tidak! aku ingin kalian tetap disini dan mempersiapkan seluruh pasukan kita untuk perang yang sebenarnya" jawab Lin Tian serius.


"An'er apa maksudmu perang yang sebenarnya?" tanya Ying Huanhuan serius menatap anaknya itu.


"Perang iya perang ibu, aku telah menghancurkan portal dimensi orang itu tapi aku yakin tidak lama dia akan siap menciptakan lagi portal lainnya. Jadi sebelum pasukan mereka datang ke dunia dewa, biarkan kita yang datang mengunjungi mereka dulu!".

__ADS_1


Lin Tian menjelaskan dengan senyum di wajahnya tapi ada keseriusan yang jelas di matanya saat menatap ke depan. Dewa kegelapan dan dew penguasa lainnya yang masih disana mengerti kenapa Lin Tian bermaksud untuk menyerang mereka duluan sebelum mereka yang menyerang dunia dewa. Lin Tian bermaksud untuk berperang di tata Surya itu karena disana tidak ada makhluk yang hidup jadi mereka bisa dengan leluasa menggunakan kekuatan penuh disana.


"Baiklah! sampai disini dulu pertemuan kita, dewa neraka akan membawa seluruh orang-orang dari alam bawah sebelumnya kembali ke alam bawah, dan jika para leluhur atau generasi yang berasal dari alam kehancuran ingin kembali ke alam kehancuran maka biarkan mereka kembali kesana. Soal kutukan, aku telah membebaskan mereka semua mulai sekarang dan menerima mereka kembali dengan tangaj terbuka" ucap Lin Tian menatap seluruh penguasa yang benar-benar setia kepadanya.


"Terima kasi Kaisar atas kemurahan hatimu" semua penguasa memberi hormat tulut kepada Lin Tian atas sifat pemaafnya itu.


"Tidak perlu berterima kasih, kita semua adalah keluarga! dan juga, aku sedikit pusing kalau harus mengurusi suku batu suci yang bodoh itu jadi aku berharap kepadamu paman". ucap Lin Tian menatap Dewa neraka.


Dewa neraka yang mendengar nama suku batu suci tercengang, dia tadi lupa karena senang tentang masalah itu. Suku batu suci adalah suku terbodoh yang di letakan oleh kaisar langit terdahulu disana, walaupun dia juga yang paling ingin mereka disana.


"Sepertinya hidupku tidak akan mudah lagi jika harus kembali kesana" ucap dewa neraka dengan sedih.


"Sial! Kamj hanya sedang tersenyum dengan nasib burukku bukan?". Akibatnya kedua orang itu langsung ribut lagi disana membuat Lin Tian dan Lin Dong menghela nafas, kepala mereka berdua pusing melihat tingkah konyol keduanya itu.


"Hei, jangan bertengkar! begini saja, biarkan jenderal Nan ikut membantu kamu untuk beberapa tahun kedepan mengurus istana pengadilan. Bukankah itu lebih baik antar saudara? kalian bisa minum terus untuk beberpaa tahun kedepannya bersama". ucap Lin Tian menatap jenderal Nan dengan mata tajamnya.


"Ka..kaisar, aku ini sudah tua dan tidak cocok tinggal disana. Jadi biarkan Anakku yang kesana, bagaimana? dia muda dan memiliki IQ yang lebih tinggi dariku" ucap jenderal Nan mencoba lari dari tanggung jawab itu, dia juga sangat jelas kalau ada hubungannya dengan suku batu tidak akan ada yang dapat tahan dengan mereka walau selama satu hari penuh.


"Bagus! kaisar memang yang terbaik dan mengerti dengan diriku, saudaraku! mohon bantuanmu untuk beberapa tahun ke depan, hahahaha!" Dewa neraka tertawa puas melihat nasib sial Jenderla Nan. Tapi dia tidak merasa kasihan dengan jenderal Nan bagaimanapun dia akan dapat teman untuk mengurus suku batu bodoh itu.

__ADS_1


"Pergilah, temani dia untuk beberapa tahun kedepan. Meskipun dia terlihat bahagia sekarang tapi hatinya masih merasakan sakit akan kehilangan seluruh saudaranya. Jika dia sendirian di alam bawah hanya akan membuat dia terus merasakan kehilangan jadi aku sangat berharap kepadamu jenderal Nan" ucap Lin Tian yang hanya jenderla Nan dapat mendengarnya.


Jenderal Nan sontak terdiam, lalu dia memandang dewa neraka. Dia menghela nafas berat jika mengingat empat saudara yang hampir seperti adik baginya itu. Selalu membuat masalah dimanapun mereka berada, tapi mereka memiliki sifat yang sangat baik dalam ikatan bersaudara.


"Baiklah, kali ini aku akan ikut denganmu! tapi aku tidak ingin jika makanku disana dingin dan harus ada anggur yang enak saat kita minum" ucap jenderla Nan menunjuk hidung dewa neraka.


"Tenang saudaraku, semuanya akan tersedia nanti khusus untukmu!". Dewa neraka merangkul jenderal Nan sembari menjanjikan kondisi tadi kepadanya.


"Bagus! kalau seperti itu kami juga akan pergi kesana untuk menemanimu minum, bagaimana?" tanya Jenderal Zhao yang tiba-tiba berbicara menatap dewa neraka.


"Sial! aku juga ingin minum, oh! dewa neraka jika anggurmu tidak enak jangan panggil aku saudara" ucap jenderal Bei memeluk pundak dewa neraka.


"Aku juga akan berkunjung kesana jika semua orangmu sudah kembali kesana". dewa kegelapan juga ikut berbicara, dan semua penguasa lain juga ikut mengatakan niat mereka untuk berkunjung ke alam bawah.


"Hahaha.. tenang saja semuanya ada! aku akan mengadakan pesta disaat alam bawah telah kembali seimbang seperti dhlu" Entah kenapa dewa neraka merasa bahagia dengan melihat teman-teman yang begitu tulus kepadanya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2